
"Cukup rumit Ed .... kami harus membawa Queen pergi lagi .Abang sedang berbicara dengan Axe saat ini ." Jawab Sia dengan senyum sendu .
" Apa kau tega memisahkan mereka berdua lagi .?" Tanya Edrick dengan tidak percaya .
" Kami tidak punya pilihan lagi Ed ....hanya disana yang bisa menyelamatkan Quera saat ini .Jadi mau tidak mau kami harus membawanya .Setalah keadaan membaik kami akan kembali ." Jawab Sia terlihat jelas jika di mata wanita itu terlihat kesedihan .
"Jika itu yang terbaik aku tidak masalah ..semoga Axe mampu melewati ini lagi ." Sahut Edrick dengan senyum yang dipaksakan .Pria itu bis membayangkan bagaimana jika Quera pergi lagi Reygan akan menjadi orang yang tanpa hati lagi seperti sebelum bertemu dengan Quera .
" Iya .... dia harus kuat .Sekarang hanya itu yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan nyawa Quera .Hanya berpisah sebentar tidak selamanya ." sambung Sia dengan sendu .Meski tidak tega dia harus melakukanya ini demi calon penerus mereka semua .
" Iya ...aku mengerti aku bisa memperkirakan apa yang terjadi nanti jika sampai itu terjadi ." Jawab Edrick dengan wajah berubah sendu saat mendengar demi nyawa Quera .
Entah apa yang terjadi jika Quera sampai pergi untuk selamanya .Entah bagaimana nanti jika itu benar terjadi . Bagaimana Reygan akan menjalani hidup nya jika satu satu nya sinar dari hidupnya direnggut juga .
Keheningan melanda keduanya , hanya bisa diam entah apa yang sedang keduanya pikirkan .
Di kantin rumah sakit terlihat Zack sedang mencari keberadaan Reygan yang sedang duduk dengan Hans .Tidak sulit untuk mencari mereka dengan aura yang terpancar itu kan memudahkan mecari kedua pria nyaris sempurna itu .
" Bos .... aku membawa data orang orang itu . " Ucap Zack dengan pelan sambil melirik kana Kiri .
" Eemm.... aku akan melihatnya nanti ." Jawab Reygan dengan mengangkat kepalanya dengan malas .Terlihat jelas jika suasana saat inis sedang tidak baik .
" Baik lah ...." Jawab Zack dengan sedikit kikuk .Hans hanya diam tanpa ikut berbicara , Pria itu menyodorkan sebuah kotak yang indah .
"Bukalah ...dengan ini kau bisa membuka pulau yang tidak pernah kau masuki itu ." Hans angkat bicara saat menyerahkan sebuah kotak kepada Reygan .Dengan pelan Reygan menerima kotak itu dan membukanya .Terlihat sebuah cincin yang sangat indah didalamnya .
__ADS_1
" Tidak aku akan membuka nya bersama dengan Quera .Jadi biarkan cincin ini bersama nya untuk tetap menjaga nya dimana pun dia berada ." Jawab Reygan dengan tegas dia kembali mendorong kotak itu setelah menutupnya .
" Jika itu keputusan mu maka aku akan membawa nya kembali .Semoga pilihan mu tepat untuk membuka bersama dengan Quera ." Jawab Hans dengan tenang ." Sampai sekarang kami berusaha untuk menembus keamanan ditempat itu tapi tidak bisa ." Lanjutnya dengan masam .
"Kau berusaha menebus ... kau ini sudah gila ya apa yang ingin kau dapatkan dari sana.?" Zack bertanya dengan kasar dan berapi api .
"Ada sesuatu yang kami perlu pastikan saja ....semoga apa yang kami khawatirkan bukan tersimpan disana .Karena bagaimana pun Kedua orang tua mereka bersahabat .Yah bukan hanya sabahat tapi Queen Namera adalah adik angkat Daddy mu .Anak baptis dari kakek mu ." Jawab Hans dengan melipat tangan nya .Jawaban Hans membuat mereka semau kaget ini adalah berita baru untuk mereka .
" Apa aku tidak sedang membodohi kami saat ini ." Tanya Marvel dengan tidak percaya mereka tidak pernah tahu hal ini .
" Hanya kakek tua itu yang bisa menjawabnya ..kau tahu kenapa ayah mu menciptakan Demon king itu awalnya untuk melindungi queen lama kami .Sebelum akhirnya queen bertemu dengan king Lucifer ." Sambung Hans dengan mata memicing melihat reaksi pria yang ada didepannya .
" Baiklah aku....sudah bilang akan membukanya Jika Quera sudah kembali ." Jawab Reygan dengan tegas tidak ada keraguan dari ucapan itu .
" Baik .... aku akan pergi masih ada yang perlu aku lakukan . Aku harus pergi ke LL company saat ini untuk mengambil alih ." Ucap Hans sambil berdiri .Hanya Marvel yang bingung untuk apa pria itu mengambil alih LL company .
" LL Company adalah perusahaan milik mendiang orang tua Quera .Sudah tentu dia akan mengambil alih untuk saat ini tidak mungkin Quera sendiri yang mengambil alih ." Jawab Zack dengan senyum bangga .Setalah mengatakannya Casanova itu bisa mendapatkan informasi itu setelah meretas jaringan LL company .
" Eemm.... sudah lah aku juga kan kembali ayo " Jawab Reygan berdiri menuju ruangan Quera berada .
Disana masih ada Edrick dengan Sia yang tengah terdiam .Keduanya sedang sibuk memikirkan sesuatu .
" Hemm...." Suara Zack membuyarkan lamunan kedua orang yang dari tadi berdiam diri .
" Kau sudah lama disini Ed ..?" Reygan bertanya sebelum membuat pintu ruangan Quera .
__ADS_1
" Aku datang bersama dengan mereka ..." Jawab Edrick .Terlihat sendu dimata pria itu saat memandang Reygan .Yang sudah masuk keruangan Quera .
" Vel .... kenapa dengan Edrick ...apa dia habis ditolak wanita ." Tanya Zack sambil berbisik .
" Aku tidak tahu .... " Jawab Marvel setengah berbisik kepada Zack .
" Rick ...kenapa kau terlihat sedih begitu .?" tanya Marvel dengan tingkat kepo yang tinggi .
" Tidak ada ... aku akan memberikan berkas ini kepada bos setelah itu aku kan kembali ." Jawab Edrick berdiri menyusul Reygan .
Keduanya hanya bisa mengikuti dari belakang Marvel juga masih perlu memastikan jika Quera sudah dalam keadaan stabil .
🌺🌺🌺🌺🌺
Guys .....jangan lupa tinggalkan jejak kalian untuk mendukung Quera dan Reygan supaya tetap bisa Up dengan lancar .
Like comen dan vote sebanyak yang kalian bisa guys ... ditunggu oke .....
Terima kasih atas dukungan kalian ...
see you next chapter ...
Bye bye .....
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
__ADS_1