
Setelah semua beres dan juga nama Quera kembali bersih . Kedua gadis itu mengikuti pelajaran dengan tenang tanpa memperdulikan bisik bisik yang dilakukan oleh orang yang ada disekitarnya .
" Qila habis ini kau akan kemana ... aku hari ini tidak kerja aku masuk nanti jam 7 malam . Ayo aku akan menemani mu ." Ucap Kelly dengan semangat .
" Eemm... antarkan aku ke kafe tempat ku kerja . Nanti biar Reygan yang menjemput ku disana ." Tulis Quera .
" Oke ... let' s go ... kita berangkat ." Sahut Kelly .
Setelah Quera mengirim pesan kepada Reygan .Mereka berdua pun berangkat ketempat tujuan mereka .Didalam perjalanan mereka diikuti oleh sebuah mobil Van berwarna hitam .Quera masih dengan tenang dia ingin melihat apa yang akan dilakukan oleh mobil ini .
Samapi lah mereka disebuah bangunan kafe yang cukup ramai .Dan juga mobil itu merasa aman untuk menjalankan rencananya .
Dena
gan gerakan yang sangat cepat tiba tiba saja Quera ditarik kedalam mobil Van . Dengan cepat pula mereka membiusnya .
" Tolong.... tolong ..... Agrrhh bagaimana ini tolong ...teman saya diculik tolong ...." Kelly berteriak histeris saat melihat kejadian itu membuat semua orang yang ada di kafe keluar melihat Kelly termasuk Tesya dan juga Erhan .
" Nona .... siapa yang diculik ..." Tanya Tesya mencoba menenangkan Kelly .
" Kamu ... kamu Tesya kan... tolong Aqila diculik saat baru saja turun dark motor ku." Jawab Kelly dengan panik .
" Oohh... tidak bagaimana caranya aku harus bisa mencari tuan muda pertama untuk menolong nya ..Tolong kirim cctv kepada ku atau kalian ikut aku . " Sambung Kelly dengan tergesa gesa mengendari motornya .
Dengan kecepatan diatas rata rata Kelly memacu motornya untuk segara sampai di RK .
" Permisi nona .... bisa kah aku bertemu dengan Ceo kalian tolong ini sangat penting tolong ini menyangkut nyawa teman ku ." Ucap Kelly dengan tergesa gesa .
__ADS_1
" Sebentar nona .... kami akan memberi tahu ruangan Ceo dulu ." Jawab resepsionis itu dengan acuh dan menghubungi sekertaris Ceo .
" Maaf nona saat ini Ceo sedang tidak bisa diganggu . Karena sedang meting ." Lanjutnya dengan senyum ramah .
" Sial.... kalau begitu bisakah kita bertemu dengan Tuan Reygan." Tanya Erhan yang baru saja sampai .
" Maaf anda semau bisa keluar sekarang jangan membuat keribuatan disini ." Ucap resepsionis itu .Keributan itu terdengar sampai di lift yang terlihat seorang pria keluar dari lift segera menghampiri mereka .
" Ada apa ini .... kenapa kalian ribut disini ." Tanya Alfa yang baru saja keluar .
" Maaf tuan ... mereka memaksa bertemu anda dan juga presdir .." Jawab resepsionis itu sambil menunduk .
" Anda perlu apa kalian mencari kami ." Tanya Alfa dengan acuh .
" Tolong tuan ... Aqila diculik kami tidak tahu harus minta bantuan kepada siapa.." Jawab Kelly dengan cepat .
" Iya .... jika tidak percaya kami punya rekaman cctv sebagai bukti . Jadi tolong tuan bantu kami bertemu dengan tuan Reygan ." Sahut Erhan .sambil menyodorkan rekaman yang sudah dia ambil .
" Sial .... kalian ikut aku sekarang ." Ucap Alfa membawa mereka lantai paling atas .
Yah ruangan mewah itu tak sempat meraka nikmati karena keadaan . Terlalu menegangkan saat ini .
Cklek .....
Brakkk....
" Bos .... gawat Nyonya diculik ..." Ucap Alfa saat membuka pintu .Yang diikuti oleh tiga orang Dibelakangnya .
__ADS_1
" Hemm.... kemana Kim." Reygan bertanya dengan muram ." Zack .... lacak keberadaan Quera sekarang . Aku tidak ingin terlalu lama membiarkan mereka bertingkah ." Sambungnya . Tanpa memperdulikan wajah tegang semua orang diruangan itu .
" Aku butuh waktu .... sebentar semoga saja cincin itu tidak dilepas oleh mereka ." Jawab Zack yang berusaha untuk tenang .
" Alfa hubungi Kim tanya kan dia dimana kenapa dia tidka melapor kan hal ini malah orang lain yang mencari kita kesini .
Dilain sisi mobil yang membawa Quera kini telah sampai disebuah bangunan tua yang ada dipinggir kota .
Mereka membawa Quera yang masih tidak sadarkan diri .kesebuah kamar yang mewah disana terlihat ada Pria yang sudah menantinya .
" Letak kan diranjang dan kalian keluarlah .." Ucap Pria itu sambil menyesap wine .
" Baik tuan ..." Jawab orang yang membawa Quera .Meraka segera keluar dari kamar itu .
" Hah..... apa hebatnya dari gadis culun ini . kenapa bisa membuat seorang Reygan tergila gila ." Gumam pria Rusia itu .Sambil membelai wajah Quera yang masih tidak sadarkan diri .sampai dia menemukan jika kacamata yang digunakan Quera tidak bisa dilepas olehnya .
" Sepertinya kacamata ini tidak bisa dibuka jika bukan pemiliknya .." gumam nya lagi . " Menarik sungguh ini saat menarik ha ha ha .... pantas saja ini luar biasa ." pria itu tertawa dengan senang .
Sedangkan di kantor RK saat ini Reygan menatap seorang wanita yang saat ini sedang berada di ruangan nya sambil meremas bajunya.
" Tuan bagaimana ini .... apa masih lama untuk menemukan Qila aku takut dia akan dicelakai oleh meraka." Ucap Kelly lirih dia benar tidak tahu harus berbuat apa saat ini .
Semua yang memandangnya dengan tatapan rumit .
" Kamu pulang lah jika memang nanti Qila ketemu kami akan menghubungi mu .." Ucap Alfa menjawab Kelly .
" Tidak dia akan dalam bahaya jika kau memintanya pulang .kau bawa saja dia keapartemen mu ." Sambung Reygan .Dia tidak ingin jika nanti gadis itu diculik juga karena dia saksi kunci .
__ADS_1