Mysterius Girl

Mysterius Girl
kelegaan para ibu


__ADS_3

Anak anak itu keluar dari hutan saat matahari sudah tinggi .Para ibu masih menunggu mereka dengan cemas . Setelah mereka keluar tanpa luka para ibu lega melihat nya .Apa lagi Hara yang sejak awal sudah merindukan putra nya .Wanita itu menyambut ke datangan mereka dengan haru .


" Anak anak ....kalian tidak terluka .?" Hara bertanya dengan cemas . Dengan memutari anak anak satu persatu .


" Mam .....kami tidak terluka hanya digigit nyamuk ." Jawab Hyuga dengan wajah memelas .


" Haish ....kenapa tidak kembali semalam .Lihat kalian semua merah merah ." Hara melihat tangan anak anak itu yang merah di gigit nyamuk .


" Mam .. kami ini pria gigitan nyamuk bukan masalah ." Sahut Alaska dengan menggelengkan kepala miris . melihat ibunya yang heboh hanya kerena gigitan nyamuk .


" Oohh ..sayang putra mam . Kamu benar kalian pria tidak boleh mengeluh ." Sambung Hara dengan dramatis .


" Sudah lah hara biarkan mereka beristirahat . Mereka pasti lelah dan juga lapar ." Masaya menghentikan drama mereka .


" Ayo lah mam ... kami harus tangguh di segala situasi . Jadi tolong jangan manjakan mereka . Setelah ini dad akan mengirim mereka kepulau tersembunyi. Untuk pelatihan jadi mereka harus tahan banting ." Suara Damian mengalihkan atensi semua orang .Mereka menatap Damian yang masih nyengir dengan wajah tanpa dosa .


" Hah .... bukan saat ini juga ." Dominic menimpali ucapan adiknya dengan menggerakkan kepala .


" Kau membuat kami semua terkejut boy ..." Kelly berkata dengan mengusap lembut kepala Damian ." Ayo mami sudah menyiapkan sarapan untuk kalian semua . Setelah itu kalian bisa tidur lagi sebelum mereka semau datang ." Lanjut nya sambil menggandeng tangan Xander dan Damian .Yang lainnya mengikuti mereka dari belakang .


Tak butuh waktu lama mereka sampai dimarkas dengan selamat . Dengan patuh mereka pergi mandi karena merasa lelah . Sehingga membuat anak anak itu tidak bertingkah .


" Mam ... kami lapar . Apa ada makanan yang yang bisa Kami makan ?" Aron bertanya dengan wajah yang merah kerena uap air .

__ADS_1


" Tentu saja ... semua sudah tersedia ayo makan ." Jawab Masaya dengan mata berbinar .Wanita itu merasa kasihan tapi apa yang di katakan Damian ada benarnya .Mereka harus bisa menjaga diri dalam keadaan apa pun . Selama ini mereka masih dimanja dengan kasih sayang para ibu .


"Huh ... untung saja perut ku rasanya sudah berikan minta diisi ." Gumam Hyuga dengan suara lirih.


" CK ... bukan kah kau dihutan sudah makan banyak buah . yang diambil oleh kak Ken dan juga Danzel ."Suara Xander terdengar meremehkan saudaranya itu .


" Ooo... ayo lah itu hanya buah .Mana bisa kenyang paling hanya akan jadi pengganjal perut ." Jawab Hyuga dengan suara jernih .


" Sudah ...diam semau nya waktu nya makam . Jangan ada yang bertengkar jika masih ribut mami akan menghukum kalian." Kelly berkata dengan berkecak pinggang .Sungguh jika mereka semua berkumpul mereka akan bertengkar hanya dengan masalah sepele.


" Baik mi...." Jawab mereka dengan serempak .Kelly hanya bisa menggelengkan kepala nya melihat itu .Dia tahu apa yang sedang terjadi saat ini dibawah meja .Hanya saat melihat Danzel dan Dominic turun bersama mereka baru diam . Itu pun tidak akan berlangsung lama jika biang onar nya datang .


" Wah ...wah ...kalian makan tanpa menunggu prince ini datang .?" Seru Damian dengan berkecak pinggang saat melihat para saudaranya yang sudah makan .


" Eemm .. Aron benar bos .Jadi cepat lah sebelum habis ." Hyuga menimpali ucapan saudara dengan tanpa dosa .


" CK ...CK ...ck..." Damian berdecak sambil menggelengkan kepala nya dengan miris saat melihat Hyuga.Bocah yang suka makan itu tidak mungkin melewatkan makan enak .


" Duduk lah Art.... jangan buat keributan ." Suara Dominic terdengar pelan tapi tegas.Damian hanya bisa menuruti saudara nya itu . Para ibu yang baru datang dari dapur dengan membawa puding . Hanya bisa menghela nafas saat melihat anak anak makan .


" Tenang saja ...Jika habis koki bisa masak lagi . Jadi makan dengan tenang ,Alaska nanti ikut mom untuk bertemu dengan uncle mu ." Ucap Hara sambil meletakkan puding .


" Oke.. mi ." Jawab Alaska dengan mengangkat tangannya .

__ADS_1


" Baik cepat makan ... mama juga akan harus pergi ke pulau sebelah untuk melihat bunda dan mama vero .Jadi ada yang mau ikut .? Tanya Masaya dengan wajah cerah.


" Eemm ...aku ikut ma .." Sahut Aron putra Veronica itu juga merindukan ibu nya .


"Oke ...jadi makan dengan benar ." Kelly ikut angkat bicara .


" Mami aku ikut keluar ... aku ingin melihat mereka ." Ucap Damian dengan mengayunkan kaki nya dikursi .


" Tentu ...Yang lain ada yang mau ikut juga .?" Hara bertanya sambil memandang yang lain .


" Tidak aku ngantuk ...aku ingin tidur saja ." Jawab James dengan malas .Dia ingin sekali tidur saat ini . Sudah cukup dia semalam Tidak tidur .


" Baik lah ...yang lainya bisa tidur setelah makan ." Jawab Kelly dengan senyum tulus.


" Terima kasih mama ....." Seru mereka setelah selesai makan .


Mereka pergi ketempat tujuan masing masing . Untuk menyelesaikan urusan mereka yang lainnya .


" Kalian berdua tidur lah ... mami akan membangunkan kalian jika kita sudah berada diluar ." Ucap Hara kepada kedua bocah yang ikut bersama nya .


" Eemm ...aku akan tidur mam ." Jawab Alaska dengan cepat . Karena dia semalam juga tidak bisa tidur .


" Damian .. tidak tidur juga .?" Tanya Hara dengan melirik Damian yang sibuk dengan tablet ditangan nya .

__ADS_1


" Tidak mam ...ada yang harus aku tangani.Sebelum mom dan dad datang ." Jawab Damian dengan suara jernih . Tapi juga mengandung makna yang berbeda saat bocah itu mulai serius .Hara hanya bisa terdiam setelah mendengar jawaban Damian .Dia tidak lagi bertanya apa yang sedang dilakukan bocah itu .


__ADS_2