
" Sialan bagaimana caranya aku mengusir mereka semua . Dua anak saja sudah membuat ku kesal apa lagi sekarang mereka semau disini ." Gerutu Rebecca sambil menutup pintu dengan keras .
Rebecca bergegas untuk mandi agar dia bisa berpikir lebih jernih .Dia harap setalah dia keluar dari kamar nya anak nakal itu sudah pergi . Dan dia bisa menikmati harinya di masion yang mewah ini tanpa ada yang menggangu apa lagi Edgar dan istrinya juga sedang pergi .
Namun yang diharapkan oleh Rebecca hanya akan menjadi angan angan saja . Apa lagi saat ini para bocah nakal itu sedang menyusun rencana . Dengan Damian sebagai otak mereka . Mereka sarapan dengan penuh tawa dan juga keributan .
"Brother apa yang harus kita lakukan lagi ...?" Tanya Aron dengan wajah yang berbinar cerah .
" Iya brother kita harus menyelesaikan misi sebelum para ayah berangakat .Kita harus menjaga para ibu agar mereka tidak khawatir ." Ucap Alaska dengan tegas .
" Eemm... tenang saja lakukan sesuka kalian buat keributan sesuka kalian . Agar dia semakin stres dan bisa pergi dari sini dengan sendirinya ." Jawab Damian dengan semirik licik dar bibir imut itu .
" Lakukan dengan cepat misi kita hanya satu Minggu ." Tambahan Dominic yang dari tadi hanya diam mendengar rencana mereka .
" Siap laksanakan big bro ..." Jawab mereka dengan serempak .Setelah itu mereka melanjutkan sarapan mereka . Tak lama terdengar Auman serigala yang membuat mereka tersenyum senang . Karena bala bantuan mereka telah datang .
Berbeda dengan Rebecca yang saat ini mendengar geram binatang buas merinding . Dia mengintip dari jendela yang ada dikamarnya .Melihat Hunter dan juga trigris yang turun dari mobil tertutup .Kedua nya adalah calon raja dari kawanan masing masing . Tapi dihadapan tuan kecil mereka saat ini kedua binatang itu terlihat rukun .
__ADS_1
" Sialan siapa yang membawa binatang buas seperti mereka disini." Meski Rebecca takut dia harus memastikan siapa yang berani bertindak sembrono dengan membawa hewan buas .
" Butler ... siapa yang mengijinkan hewan buas masuk ke dalam masion ini. Apa kalian begitu lancang memasukan binatang buas tanpa ijin ." Rebecca berteriak dengan keras sehingga semua pelayan yang hanya bisa mendengus kesal .
" Mereka adalah peliharaan tuan kecil jadi apa itu bukan pemilik masion ini .?" Butler bertanya dengan mencibir sinis .
" Apa mereka ...... peliharaan tuan muda ." Seru Rebecca dengan perasan yang campur aduk saat ini . Dia semakin merinding memikirkan apa yang akan mereka lakukan saat ini . Tapi dia tidak bisa menolak atau pun melarang kerena itu milik Damian . Sehingga dia hanya bisa menelan ludah dengan kasar .
" Hunter ..... trigris kemari ." Seru Damian dengan suara yang terdengar imut .
Kedua binatang itu menghampiri majikan muda nya dengan senang hati .
Sedangkan yang lainnya hanya bisa terkekeh dengan senang hati . Saat melihat wajah Rebecca yang saat ini sudah muram penuh amarah .
" Apa..... ke- kenapa harus membawa mereka? Dan kenapa juga mereka harus tinggal dengan dilepas?."Rebecca bertanya dengan terbelalak kaget.
" Eemm .... mereka sudah terbiasa menjaga kami aunty .Bahkan mereka terbiasa tidur bersama dengan ku ." Jawab Damian dengan senyum cerah . Dengan wajah polos nya yang membuat siapa pun tidak akan tahu jika dibalik wajah imut itu . Ada iblis yang tersembunyi dengan sangat apik .
__ADS_1
Rebecca tidak bisa lagi berkata kata lagi mendengar jawaban Damian . Ingin marah pun juga percuma saat ini di harus membuat Damian mengakui dirinya .
" Eemm ... tidak apa aunty hanya merasa takut jika mereka akan menyerang orang lain ." Ucap Rebecca dengan tubuh yang gemetar saat keduanya semakin mendekat .
" Maaf aunty harus pergi dulu... hari ini ada pemoteretan jadi aunty tidak bisa menemani kalian .Tidak apa akan kalian ditemani para pelayan?." Rebecca bertanya dengan lembut .
" Tidak apa aunty sebentar lagi mami Hara akan datang . Jadi aunty bisa pergi kerja dengan tenang ." Sahut Aron dengan senyum tengil yang sangat mirip dengan Marvel .
Rebecca yang sudah kehabisan kata kata akhirnya memutuskan untuk pergi secepat mungkin . Sebelum para binatang buas itu akan membuat nya semakin ketakutan .Melihat Rebecca yang sudah lari terbirit-birit para anak kecil dan pelayan tertawa terbahak .
" Ha haha ha ..... Tuan kecil anda luar biasa lihat bagaimana wajah nya saat berlari pergi ." Seru Butler yang sudah tidak bisa menahan tawanya lagi .
" Tentu saja .... paman . Dan ini hanya permulaan sebentar lagi mami Hara dan juga mama Masaya juga kan datang . Jadi bersiap lah ." Jawab Damian dengan wajah tengilnya .
" Lalu ...apa tuan pertama juga akan kesini lagi ?." Butler bertanya lagi dengan canggung . Apa lagi dia tahu jika semalam tuan pertama berada dikamar yang sama dengan Rebecca .Dia juga mendengar ******* Rebecca yang menggema .
"Paman Daddy tidak mungkin meninggalkan mommy . Huh .. maka nya kami lah yang ada disini . Tapi kalau paman tertipu juga dengan Daddy palsu itu . Berarti uncle Habel berhasil menjalankan misi ."Jawab Alaska dengan bangga .
__ADS_1
Para pelayan hanya bisa melonggo mendengar apa yang diucapkan oleh anak kecil itu.Jadi yang semalam itu hanya palsu dan mereka juga tidak menyadari apa lagi Rebecca .