
" Jadi kau lebih percaya kepada nya dari pada Daddy . yang telah membesarkan mu dan memberikan semua nya kepada mu. Zergan Daddy kecewa kepada mu ." Ucap lord tua dengan tetap menjaga kesadaran nya saat ini .
" Ha ha ha ha ... apa aku tidak salah dengar Maera ..dia mempertanyakan kekecewannya.Ha ha ha ...." Tawa Zergan menggema diseluruh ruangan tahanan .Begitu pula dengan Hara dan Edrick rasanya ini sekali muntah .Apa sampai sekarang pria ini masih belum sadar jika dia sudah tidak punya harapan.
" Lord muda .... tolong jangan gampang percaya dengan orang luar . Apa benar wanita yang berdiri disamping anda adalah adik anda . Apa Jangga jangan hanya wanita yang disiapkan oleh mereka untuk mengelabui anda . Dan bisa mengendalikan diri anda seperti saat ini . " Asisten yang berada didalam sel berkata dengan lemah .Tubuhnya hampir saja tidak kuat menahan dinginnya suhu yang ada .
" Kau pikir aku masih anak kecil berusia 10 tahun . Sehingga aku bisa dibodohi oleh orang lain ." Cemooh Zergan dengan malas .
"Sepertinya kalian masih tidak sadar sekarang ini berada dimana . Apa kalian tidak salah kenapa bisa orang yang sudah mati bisa menculik dan melecehkan istri mu .Sungguh aku tidak habis pikir dengan otak mu saat ini." Edrick mencemooh kedua pria itu dengan sinis . Entah apa yang direncanakan oleh pria itu .
" Aahh ...iya aku lupa saat ini aku sudah mempunyai anak berusia 3 tahun lebih .Juga kamu pasti tahu akan jika saat ini anak mu Rebecca juga tengah hamil.?" Hara menatap dengan ejekan dimatanya .
"Yah kamu tahu itu ... lagi pula anak itu milik tuan pertama Romanov .Jadi kamu juga tidak bisa mengusik nya. " Lord tua berkata dengan jumawa.
" CK tsk ..Anda terlalu yakin tuan Jika king dari DK . Tidak mungkin mau menyentuh tubuh palsu putri mu . Apa lagi putri mu juga bekas.Lalu apa yang di bangga kan dari putri mu itu. Dia hanya wanita bodoh yang tidak tahu cara membedakan mana king dan mana yang palsu . " Edrick terkekeh lucu mendengar perkataan pria yang berada didalam sel . Rupa nya Zergan juga terkejut dengan fakta yang baru diketahui nya saat ini.
Menanggapi keterkejutan mereka Edrick melirik istrinya . Yang saat ini juga terkekeh karena melihat reaksi dari mereka .
__ADS_1
" Aish . kalian ini tubuh king itu terlalu berharga . Bagaimana mungkin dia menyentuh wanita bekas. " Hara tertawa sambil mencibir .
" Jadi bisakah kau sekarang faham jika saat ini aku hanya perlu menunggu saja ." Lanjut Hara dengan kejam .
Mata kedua pria itu melebar dengan sempurna. mereka berdua tidak menyangka jika akan dihianati oleh Zergan . Yang selama ini bisa mereka kendalikan untuk menjadi boneka .Tapi saat ini zergan malah memberontak melawan mereka .
" Kenapa kau pikir selama ini aku hanya diam saja . Untuk menjadi boneka kalian ,Kenapa harus aku turun tangan sendiri untuk memusnahkan kalian . Jika aku bisa melihat kalian menderita ditangan musuh .Sebenarnya aku ingin menghabisi kalian berdua saat aku bisa mendapatkan benda yang kalian incar . Tapi seperti nya benda itu hanya lelucon yang kalian buat .Benda itu tidak pernah ada yang kalian incar adalah kekuasaan juga racun yang dimiliki mereka . Kau merasa selalu kalah dengan mereka sehingga kau memanfaatkan aku . Tapi untung nya Maera datang dan memberi tahu semua nya . Jadi aku tidak perlu susah payah .Dan aku saat ini sedang dalam suasana hati yang gembira . Bisa bersama dengan adik ku lagi . Apa lagi aku punya keponakan yang mengemaskan . Aaah ... mungkin sebentar lagi rekan mu akan datang kesini. Sekarang tunggu saja mereka disini dengan tenang ." Zergan berkata dengan panjang lebar dengan senyum seringai kejam . Suasana semakin mencekam saat ini . Tubuh kedua nya semakin menggigil bukan karena rasa dingin tapi lebih tepatnya Karena . Perasan yang ketakutan akan maut yang semakin mendekat .Juga merasa sudah dipermainkan oleh anak yang mereka rawat selama ini.
" Kau ...kau ...anak durhaka ... tega nya kau melakukan orang yang telah merawat mu selama ini. Inikah balas yang kau berikan kepada ku ." Seru lord tua dengan mata memerah menahan amarahnya . Jika saja saat ini dia dalam keadaan bebas sudah pasti . Dia akan menerjang kepada Zergan yang menetap nya dengan sinis .
Zergan seakan mengeluarkan semua perasaan yang telah dia pendam selama ini. Mencurahkan ketidak puasan dan juga penderita yang telah dia alami . Hara menatap kakak nya dengan linglung . Dia tidak menyangka jika kehidupan kakaknya tidak kalah menyedihkan dibanding dirinya .
Mereka yang berada diruangan kendali juga tercengang mendengar penuturan Zergan. Untuk saat ini mereka hanya mengawasi saja . Apa lagi saat mendengar jika Zergan telah meminta rekan lord tua datang .Mereka pun bersiap untuk menyambut kedatangan mereka . Seperti nya Zergan memang tidak main main untuk membalas dendam kepada orang yang telah melecehkan mommy nya .
" Seperti pria itu sangat marah ...sampai dengan waktu yang begitu singkat bisa mengumpulkan rekan kerja ayah nya." Zack berkata dengan mengusap dagunya.
" Eemm ...tapi kita harus tetap waspada . jangan sampai lupa lengah ." Max menyahut dengan mata yang menajam .
__ADS_1
" Apa yang dikatakan Max benar ....kita harus tetap waspada . Bagaimana pun dia saat ini masih musuh . Jadi kita tetap waspada . Lebih baik sekarang kita menyiapkan anggota yang masih sehat untuk bersiap ." Jelas Alfa pria itu terlihat menyipitkan mata .
" Emmm ....kalian atur jangan sampai musuh curiga . " Perintah Reygan dengan malas . Pria itu masih memeluk Quera yang terlihat mengantuk .
Saat suasana sedang hening terdengar teriakan dari luar . Siapa lagi jika bukan biang onar yang bertambah dengan Damian . Lengkap sudah personil biang onar hingga para inti hanya bisa pasrah . Tapi itu juga menjadi keributan tersendiri .
" Uncle .... stop ..... aku sudah tidak kuat hentikan .Ha ha ha ...." Terdengar tawa Damian yang menggema entah apa yang sedang mereka lakukan saat ini.
" Tidak bisa Dami kami kalah ..jadi terima saja oke .." Sahut J dengan gembira .
"Tapi ini sangat mengerihkan uncle....lihat saja wajah ku sudah penuh dengan tepung ." Teriakan Damian dengan kesal.
" Tidak bisa brother .... kamu harus menjalani hukuman mu ." Kali ini suara Alaska juga te dengar riang .
" Harus kita menghentikan mereka ...?" tanya Marvel dengan jengah .
" Apa kau bisa menghentikan mereka ..aku sih malas berurusan dengan biang onar itu ." Sahut Sam dengan acuh tak acuh .Jadi mereka hanya membiarkan saja pembuat keributan itu . Untuk tetap bermain dengan apa yang mereka lakukan saat ini .
__ADS_1