
" Aku tidak bercanda si kembar telah pergi dari tadi . Jika bukan Kenzo yang mengatakannya aku juga tidak tahu ." Jawab Masaya dengan wajah muram.Dia tak habis pikir dengan keduanya . Yang pergi menyerang musuh hanya bersama dengan Hunter dan trigris .
Hara segera memberi kabar kepada Zergan yang menunggu mereka diluar pulau . Hara tidak berani membawa Kakaknya masuk sebelum ada ijin dari sang king .
Mereka semua bersiap segera menyusul si kembar yang sudah berada ditengah hutan .Yang saat ini sedang berantakan kerena ulah keduanya .
" Paman ...silahkan mundur ... Saat ini markas utama kalian telah hancur . Jadi menyerah dan mundur saat ini lord muda kalian sudah berada diluar menunggu kalian ." Suara Damian kembali bergema diseluruh hutan .Yang membaut musuh tidak tahu keberadaan nya .
" Bedeb4h kecil keluar ...jangan mempermainkan orang dewasa .Jangan berbicara sembarangan markas tidak mungkin diserang ." Seru pemimpin musuh .
" Bodoh ....." Sahut Dominic dengan dingin .
" Tidak percaya coba saja kau tanya lord mu itu ." Suara Damian Terdengar lagi dengan nada mengejek . Mendengar itu pemimpin berusaha untuk menghubungi Zergan . Saat sambung telpon baru saja tersambung. Suara Zergan terdengar mengerikan mengerikan .
" Bodoh ...keluar sekarang jika ingin hidup . Kau Bodoh datang ketempat ini . Jika kalian melukai keponakan ku aku sendiri yang akan membunuh kalian ." Ruangan Zergan mengejutkan nya .
"Maaf kan kami lord kami pikir ini perintah anda . Kerena lord tua yang memberi perintah langsung .Kami tidak mungkin mundur kami disergap hewan liar . ..." Jawab Pemimpin itu dengan ragu .
" Bodoh itu bukan Hewan liar ......mundur sekarang juga ." Zergan meraung dengan amarah .
Tak lama anak anak telah menemukan lokasi di kembar yang berada atas pohon . Bersama dengan seekor jaguar yahh yang menemani mereka .Sedangkan Hunter dan trigris dengan mengawasi musuh .
__ADS_1
" Brother... kenapa kau berada di atas pohon .?" tanya Aron dengan polos nya .
" Eemm .. kenapa pergi sendiri tidak membangun kami .?" Hyuga menyambung pertanyaan Aron .
" Diam jangan berisik ..... musuh akan mendengar kita ." Xander berkata dengan melihat hewan yang berada diatas pohon bersama dengan si kembar .
" Hugo ... tetap diatas awasi Hunter dan trigris ." Ucap Damian menepuk kepala hewan itu .Setelah itu melompat dari dahan ke dahan yang lain untuk turun .
" Tenaga Xan mereka kemungkinan akan mundur .... Paman Alaska telah menarik mereka ." Damian berkata dengan santai .sambil menekan salah satu tombol dari jam tangan nya .Sedangkan para orang dewasa kalang kabut mencari mereka saat ini .
" Kak Ken ... apa kau bisa menghubungi mami untuk tidak membawa pasukan kesini .?" Tanya Damian dengan memiringkan kepala nya .
"Tentu ...aku akan ." Jawab Kenzo dengan mengeluarkan alat komunikasi bisa digunakan .
"Hah ...kau yakin dengan itu .?" Masaya bertanya untuk memastikan .
" Iya..mam jika kalian datang dengan pasukan .aku takut anak buah trigris dan Hunter akan menyerang kalian ." J
Sahut Damian dengan suara jernih .
"Baiklah ... kami akan menunggu kalian diperbatasan . kembali lah dengan cepat jangan membuat kami khawatir ." Suara Hara terdengar cemas .
__ADS_1
" Kami baik baik saja ...mam ada banyak yang menjaga kami ." Alaska mencoba menenangkan sang ibu .
"Baik kami menunggu ...." Ucap masaya belum selesai sambungan telah terputus .
"Hara ... bagaimana ini .apa kita akan berdiam diri disini menunggu mereka .?" Masaya bertanya dengan cemas .
" Aku juga tidak tahu ...tapi Zergan memang telah menarik mereka ." Ucap Hara dengan lemah . Sungguh di lelah setelah perjalanan nya . Tapi kecemasan tidak hilang dari wajahnya . Saat mengetahui anak anak saat ini berada di tengah hutan . Untuk mencegah musuh masuk kewilayahan mereka .
" Huh ...syukurlah paling tidak mereka saat ini masih aman . " Gumam Masaya dengan cukup lega .
Di lembah Quera berdiri dengan mata yang menatap nanar . Entah apa yang sedang dipikirkan nya saat ini . Begitu pula dengan Reygan yang berdiri disamping nya .
" Apa yang kalian dapatkan dengan mengorbankan nyawa seperti ini .?" Quera bertanya dengan lirih ." Bahkan benda itu belum tentu ada ." lanjut nya dengan senyum pahit .
" Kita saja tidak tahu apa yang sebenarnya mereka cari . Entah senjata apa yang mereka inginkan dari kita semua . Sampai membuat kita harus kehilangan orang tua ." Sahut Reygan dengan miris .
" Eemm .. kalian benar bahkan ayah juga tidak memberi tahu kita tentang itu . Dia hanya tertawa setiap kita bertanya tentang yang diincar mereka ." Sia menimpali ucapan Reygan dengan menggeleng tidak berdaya .
" Sebaiknya kita segera pergi dan kembali .anak anak pasti juga sudah selesai ." Ucap Reygan yang memberi arahan kepada anggota nya .
Marvel dengan Daniz masih sibuk mengobati anggota . Yang terluka mereka mengusahakan untuk tetap mempertahankan nyawa anggota nya .Keduanya bekerja dengan cepat dan untuk mereka yang menghirup racun . Sia telah memberi penawarnya .
__ADS_1
Setelah semua nya berkumpul mekar mulai bergerak menuju tempat kendaran mereka berada . Dengan helikopter dan juga mobil SUV yang mereka bawa .
Mereka pergi menuju markas mereka yang tidak jauh dari lembah . Yang sebenarnya sudah mereka siap kan untuk mengakhiri permusuhan .