Mysterius Girl

Mysterius Girl
Tikus percobaan Daniz


__ADS_3

Entah apa yang saat ini Alexa pikirkan tidak ada yang tahu.Tapi Zergan sadar jika dirinya disini hanya akan menimbulkan kecurigaan . Bagi para musuh yang mungkin masih berada diluar sana .


" Aku serahkan mereka kepada kalian ... aku hanya berharap mereka semua mendapat kan balasan yang setimpal ." Zergan berkata dengan suara lirih. Tapi yang berada disamping masih bisa mendengar dengan jelas .


" Tanpa kau minta mereka juga tidak akan bisa lepas begitu saja . Tapi ingatlah jangan lakukan transaksi di wilayah kami ." Sahut Sam dengan cepat. Tanpa melirik sedikit pun kepada Zergan yang saat ini sedang berdiri dengan linglung .


" Tidak perlu kau pikirkan .... Selama ini mereka lah yang telah begitu lama menderita akibat keserakahan lord tua. Jadi kecewaan dan kebencian mereka sangat dalam ." Edrick menepuk pundak ipar nya . Untuk mencoba menenangkan pikiran Zergan .


" Aku tidak tahu pasti apa yang telah dilakukan oleh mereka . Tapi melihat mereka itu sudah pasti sangat menderita ." Zergan berkata dengan nanar . Pria itu tidak tahu seberapa besar kesalahan yang telah diperbuat oleh ayahnya . Sehingga mereka begitu membenci nya . Entah lah saat ini Zergan enggan untuk memikirkan nya .


" Aku akan pergi besok untuk mengurus ... kelompok yang saat ini ditinggalkan mereka . Jadi disini aku serahkan kepada mu ." Ucap Zergan dengan menahan amarahnya . Sesungguhnya diri nya ingin sekali menguliti mereka dengan tangan nya sendiri .Tapi apa daya saat ini dia hanya lah orang asing . Bukan tapi dia adalah rampasan kalah perang .


" Tenang saja.... aku pasti akan membuat mu puas dengan cara kerja kami . Pergi lah semoga kau tidak bertindak gegabah ." Edrick menepuk pundak iparnya . Dan pergi menuju sang istri yang sedang marah . Kerena anak anak yang begitu menjengkelkan saat ini .

__ADS_1


Diruang tahan beberapa orang yang sedang mengerang kesakitan.Akibat obat yang diberikan oleh Daniz .Sedangkan pria itu terlihat berdiri dengan santainya .mengamati perubahan pada setiap orang .


" CK .... sepertinya dosis nya masih kurang ." Daniz berdecak kesal. melihat reaksi para tahanan yang berjalan dengan lambat . "Sudahlah tidak masalah ...nanti aku bisa mengubah dosis nya . Tapi dengan begini juga lebih baik ." Lanjutnya dengan menepuk tangannya . Sebelum berbalik menatap pria yang sedari tadi menatap nya .


" Jadi itu akan efektif apa tidak ...?" tanya Marvel dengan nada mengejek .


" Tentu saja ...hanya saja itu akan berjalan agak lambat ." Jawab Daniz dengan bangga . Marvel mendengus kesal melihat rasa kepercayaan diri dari dokter yang telah berhasil mengalahkan nya ini. Tapi dia memang mengakui apa yang dilakukan Daniz . Memang sesuatu yang mustahil bisa dilakukan oleh dokter pada umum nya . Dia sendiri juga belum mengetahui apa yang diberikan Daniz saat ini .


"Arrghh... tolong ini sangat menyiksa . Aaahh ...tolong lepas ." Teriak salah satu tahanan.Yang saat ini sudah mulai terpengaruh oleh racun . Yang diberikan oleh Daniz . Rasa yang tidak nyaman ditubuh mereka semakin membuat mereka menggila.


" Arrghh ... apa ini Aahh ...ini aargghh ...." Kali ini teriakkan terdengar menyayat hati . Itu keluar dari mulut Lord tua dengan tubuh lemah nya . Apa lagi saat ini suhu ruangan telah meningkat .


" CK ....hanya ini kemapuan kalian . Sangat mengecewakan sekali . Aku sebentar penasaran dengan cara apa kalian bisa melumpuhkan orang tua kami dulu ..?" Marvel bertanya dengan nada acuh tak acuh .

__ADS_1


" Eemm ..aku juga penasaran jika soal racun yakin my Lady . Tidak akan terpengaruh sama sekali . Karena kami penghasil racun terbaik ." Jawab Daniz mengusap dagunya . Berpikir pertanyaan Marvel memang ada benar nya . Kemampuan mereka hanya seperti ini kenapa bisa orang tua mereka jatuh ditangan mereka .Hingga membuat mereka menjadi anak yatim piatu .


" Orang tua kalian.....hanya orang bodoh kerena percaya dengan persaudaraan . Seperti kalian saat ini ingat lah didunia ini tidak ada yang mana saudara .Yang ada hanya kekuatan dan kekuasaan ."Ucap lord tua dengan lirih . Hampir tidak terdengar oleh kedua nya .


" CK ... pantas saja..jadi begitu sungguh penghianatan seperti mu tak pantas hidup . Agar tidak mencemari udara yang ada ." Jawab Marvel dengan geram. Meski dia tahu cerita itu sejak dulu . Tapi mendengar kalimat itu keluar dari mulut pria tua itu membuat amarahnya meledak.Tanpa ba bi bu Marvel melemparkan sebuah bola kecil . Yang muncul asap menutupi seluruh ruangan tahanan.


" Uhuk .uhuk...uhuk...." Lord tua dan Asisten nya batuk berkali kali kerena asap yang menyelimuti mereka . Tak butuh waktu lama kedua nya saling menatap dengan tatapan penuh aura pembunuh .


" ARRGHH...." Teriakan dari asisten itu terdengar mengerikan . Begitu pula dengan lord tua yang tiba tiba berubah lebih beringas . Entah apa yang sudah dilemparkan oleh Marvel . Yang bisa membuat kedua nya menggila seperti ini .


" Apa kau ingin mereka saling membunuh ..?" tanya Daniz .


" Tidak ...lagi pula mereka terikat ." Jawab Marvel sekenanya .Teriakan semakin tak terkendali geram semakin menjadi jadi . Setelah hampir satu jam berlalu baru lah teriakkan itu berhenti . Suasana menjadi begitu hening hanya nafas memburu dari para tahanan . Yang masih terdengar sangat kelelahan .

__ADS_1


Saat mereka semua sadar yang berada didepan mereka semua sudah berganti orang . Yang kedua dokter gila itu telah pergi yang berada didepan mereka saat ini adalah . wanita cantik yang mereka kenal sebagai wanita dari Zergan .Dan untuk ketiga wanita lainnya mereka tidak tahu .


__ADS_2