Mysterius Girl

Mysterius Girl
Pertarungan mencapai puncak .


__ADS_3

Para musuh semakin waspada dengan kemungkinan jika mereka berada didekat . Tapi setelah menunggu tidak ada lagi yang mendekat selain burung malam . Yang semakin gencar mendekati mereka . Tanpa mereka sadari jika burung itu buatan yang digunakan untuk memantau mereka .


Di pulau anak anak tertidur dengan tenang .Hanya Kenzo yang masih terjaga dengan untuk menjaga adik adik nya . Yang sangat waspada hanya Danzel yang sudah terbiasa dengan itu.


" Tidur lah Zel aku masih berjaga ....." Ucap Kenzo kepada Danzel . Tanpa dia sadari masih ada dua lagi yang tidak tidur. Bahkan tidak akan bersama dengan mereka .


" Kau kecolongan....James bangun . " Seru Danzel dengan aura yang gelap .


" Ada apa kak bukan kah kita akan bertarung besok .?" James bertanya dengan suara khas bangun tidur .


" Mereka sudah pergi ..." Jawab Danzel sambil berdiri melangkah pergi .


" CK ...sial kenapa mereka berdua selalu saja meninggalkan kita .Ini diluar rencana Kak bangun kan yang lain . Aku akan menyiapkan alat kita harus segera menyusul mereka ."Ucap James pergi menyusul Danzel . Dia melirik jam tangan nya menujukkan posisi kedua saudaranya .


Hara yang juga telah sampai Dipulau mengejutkan semua orang . Apa lagi mereka tahu seharusnya hara saat ini sedang bertempur disana .


" Nyonya ... kau kembali .?" Tanya anggota yang berjaga .


" Iya ...Dimana Masaya saat ini.?" Hara kembali bertanya dengan serius .


" Nyonya Masaya sedang memantau musuh diruangan pan....." belum anggota itu selesai Masaya sudah berteriak memanggil penjaga .

__ADS_1


" Semau bersiap ...... kita harus menyusul anak anak . Si kembar sudah pergi dari tadi sekarang anak anak yang lain juga sudah menyusul." Teriakan Masaya mengejutkan semau orang .Zaen juga terpaku dengan apa yang dikatakan Masaya .Mereka lupa jika kedua serigala muda itu akan bergerak tanpa mereka .


" Kau tidak bercanda kan ini malam seharusnya mereka tidur ....?" Hara berkata dengan panik . Dia baru saja datang kenapa dia anak anak itu sudah pergi .


Malam semakin mencekam pertarungan semakin panas .Hans berdiri ditumpukkan mayat yang dia bantai .K telah meledakan hampir seperempat bangunan yang ada . Sedangkan diruangan pribadi milik memimpin mereka . Masih berpesta tanpa tahu jika diluar sudah menjadi lautan darah .


Edrick bergerak menuju tempat itu dengan cepat. Dia membuka pintu dengan gerakan pelan bersama tim yang dia bawa . Tujuan hanya melumpuhkan pria itu dan membawanya kemarkas . seperti yang di inginkan semau orang .Saat dia masuk melihat pemandangan yang menjijikkan membuatnya mual .


" CK .... Tua bangka yang tidak tahu diri . Dia pikir putranya itu sekarang sudah mendapatkan . Apa yang dia inginkan sungguh kenapa harus manusia laknat ini yang menjadi mertua ku ." Gerutu Edrick dengan muram . Yang disambut tawa dari K dan juga yang lainya .


" Aku hampir selesai cepat .... bawa mertua mu itu .ha ha ha ha ..." Tawa K terdengar sangat senang .


" Diam bocah.... " Seru Edrick dengan suara mengeram marah .


" Ayah mertua bangun apa kau tidak akan bertemu dengan menantu mu ..." Edrick menampar mertua dengan keras .Sedangkan Asistenya sudah dibawa pergi .Dengan setengah sadar pria bangun dan menetap pria yang saat ini ada didepannya .


" Kau siapa kau .... ??" Teriak pria itu dengan geram . Ingin melawan tapi sayang tenaga nya sudah terkuras habis bersama dengan para wanita .


" Aku akan tahu nanti ..." Jawab Edrick sambil menancapkan jarum ke tubuh pria itu. Hingga kembali terkapar tak berdaya .Sehingga mempermudahkan mereka membawanya .


"Misi .. Completed ..." Ucap Edrick sambil menekan earphone yang ada ditelinga nya .

__ADS_1


" Copy right......" Jawab dari balik sana. J dan Zack yang mendapat informasi dari Edrick segara memberikan kabar kepada yang lain .Alunan seruling milik Quera ahkirnya berhenti . Setelah pertarungan sudah mencapai puncaknya. Dia turun perlahan ditemani oleh Whiteley .Sedangkan Demon bersama dengan Reygan yang membantai musuh .


" Ha haha .... pemimpin kalian telah kalah ...lihat markas kalian telah hancur lebur .Rata dengan tanah jadi kalian ingin tetap bertarung sekarang ." Teriakan Sam menggema membuat pertarungan terhenti .Dan benar saja terlihat letusan layaknya kembang api menyala dimalam hari .


Duar ....Duar ...Duar ......


Bom bom......


Serentetan ledakan menggema dikegelapan malam .Apa lagi markas berada ditengah hutan . Jadi ledakan itu tidak akan menganggu masyarakat sipil .


Meski ledakan itu terjadi beberapa mil dari mereka cahaya dari ledakan dicakrawala . Sudah menjadi pertanda mereka telah kalah total kali ini.


" Menyerah ... atau kalian bisa mati dengan sendirinya." Suara Reygan terdengar sangat dingin . Mereka sudah tidak bisa melawan apa lagi racun dari mawar hitam sudah melemahkan mereka .Sehingga mereka yang tersisa hanya bisa menyerah dengan menjatuhkan diri . Mereka masih berharap untuk tetap hidup meski kehilangan martabat mereka .


" Kami menyerah ......" Seru mereka dengan menjatuhkan senjata dan diri mereka ketanah .


" Pilihan yang tepat ...lagi pula racun itu akan membunuh kalian dengan sendiri nya ." Sahut Alexa yang masih memutar belati belati yang ada ditangan nya .


Sekujur tubuh mereka bergetar ketakutan saat ini . Apa lagi mereka telah dikepung oleh lawan .Luka mereka juga bisa dibilang cukup parah . Belum lagi racun yang telah dilepas kan oleh mawar hitam .


" Lucuti ....senjata mereka dan tinggalkan disini . Jika mereka bisa keluar dengan selamat itu nasib mereka ." Suara Quera terdengar bergema diseluruh lembah . Sehingga mereka segera membersihkan semua senjata . Mau milik lawan atau milik mereka sendiri .

__ADS_1


Butuh waktu cukup lama untu membersihkan semua senjata . Yang telah berjatuhan bersama dengan mayat yang berjatuhan .


__ADS_2