Mysterius Girl

Mysterius Girl
1 Minggu lagi


__ADS_3

Dengan cepat Reygan berlari untuk menuju lift .Dengan mata memerah pria itu segera dan secepat mungkin ini pergi ke LL company atau pun di QS .


Banyak mata yang menatap heran begitu juga dengan Alfa dan Edrick . Mereka juga heran dengan apa yang sedang terjadi dengan Bis nya itu .


" Ada apa bos kenapa dia terlihat kacau dan itu kan kemana terlihat buru buru ."Tanya Alfa dengan memicingkan mata .


" Aku tidak tahu .... " Jawab Edrick sambil mengangkat bahu nya cuek ." Aku akan kembali jika tidak selesai anak anak tidak akan pulang ." Lanjutnya dengan senyum mengembang .


Alfa hanya bisa menggeleng dengan miris , Sebenarnya di juga merindukan anak nya .Sudah hampir 1 bulan mereka dibawa Reygan dan mereka hanya bisa menuruti kemauan bos mereka .Saat keduanya sibuk dengan pikiran masing masing .Dering ponsel Alfa membaut pria itu kaget .


" Zack .... tumben sekali orang ini menghubungi ku ." Ucap Alfa sambil melihat ponselnya yang masih berdering .


" Hallo...katakan ada apa .?"Ucap Alfa dengan engan .


"Dimana Bos .... sekarang aku menghubungi nya tapi tidak diangkat .?" Tanya Zack dengan suara tegang .


"Bos ... baru saja pergi aku juga tidak tahu kemana dia pergi di terlihat kacau ." Jawab.Alfa dengan dingin .


" Hah .... lihat berita online sekarang juga. LL company baru saja merilis berita jika nona mereka pewaris tunggal akan kembali setalah melakukan perawatan ."Ucap Zack dengan sekali tarikan nafas .


"Apa kau .... serius pantas saja bos keluar dengan kalang kabut .Pasti dia kan kesana untuk mencari informasi itu .?" Sahut Alfa suara kaget .Tak lama hal yang sama juga dilakukan oleh Kelly yang masuk keruangan Alfa dengan nafas tersengal sengal .

__ADS_1


" Pa .... apa benar berita ini ... Aqila akan Kembali ? Tanya Kelly bertanya dengan keras saat baru saja membuka pintu .


"Aku tidak tahu tapi itu yang dikatakan mereka tidak mungkin merilis berita tanpa ada bukti . "Jawab Alfa dengan tenang ." Yah semoga saja ini benar ." Lanjutnya menghela nafas pelan .


Saat ini di disebuah pulau seorang wanita dengan balutan dress putih, dengan motif bunga sedang berdiri dipinggir pantai .


Ditemani 2 orang anak kecil berusia 4 tahun . Kedua nya memliki aura yang hampir sama dengan wajah yang berbeda .


"Mom ..Apa kita kapan pergi untuk menemui dad . ?" Tanya bocah itu dengan wajah mengemaskan .


" 1 Minggu lagi kita kan pergi .Dom ..apa kau bisa tetap menggunakan topeng itu .?" Tanya Wanita itu dengan lembut .


"Tenang saja mom ...ini tidak masalah " jawab bocah itu dengan tegas .


" Eemm ...aku tahu mom aku seorang kakak aku akan melindungi adik adik ku . Disini ada 2 orang adik dan di luar sana aku juga punya beberapa ." Jawab Dominic dengan tegas .


"Aku juga mom aku akan menjaga mom dan Dom ... jadi jangan khawatirkan kami ." Ucap bocah kecil itu dengan wajah imutnya .


" Anak anak mom ... memang luar biasa kalian tahu apa yang harus kalian lakukan ." Sahut Quera dengan bangga .Dia bersyukur memiliki mereka meski Dominic tidak lah terlahir dari rahim nya .


" Ayo kembali mom ...ini mulai panas .Nanti lady kan marah ." Ucap Damian dengan wajah yang mulai memerah karena panas .

__ADS_1


Mereka bertiga kembali dengan senyum yang menghiasi bibir mereka .


Di QS gruop Reygan yang berhenti didepan pintu masuk . Tanpa memarkir mobilnya dengan benar pria itu sudah berlari kedalam .Dan segera memencet tombol Yang ada di lift dengan cepat .


Banyak mata yang melihat itu tidak berani menegur apa lagi menyapa .


Brakk....


Reygan mendorong pintu dengan keras . Membuat orang yang ada didalam nya terkejut dan berteriak marah .


" Bedeb4h siapa yang ...." Teriak Sam berhenti saat melihat mata merah Reygan yang seperti ingin memangsa orang .


" Tidak sudah teriak ... kapan mereka kembali dan jelaskan kenapa kenapa ...kalian .?" Ucap Reygan dengan menahan sesak didadanya saat ini .


" Eemm kau tahu mereka .... tapi hanya satu punya mu .Untuk yang satunya kau bisa bertanya saat sudah sampai .Mereka akan sampai 1 Minggu lagi ." Jawab Sam dengan datar . Dia tahu apa yang sedang dipikirkan pria yang saat ini sedang bersama nya ini .


" Aku tidak bisa menjelaskan nya hanya Sia dan Daniz serta Quera yang tahu jika dia bisa selamat . Itu lah yang membuat mereka bertekad untuk membawa nya pergi .Karena keselamatan itu lah jawabannya ." Lanjut Sam di juga tidak tega melihat Reygan yang selalu meratapi kesedihan kehilangan anak nya .


"Tidak aku tidak menyalahkan mereka ...aku aku hanya bahagia yang tidak bisa aku ucap kan ... Bayi yang aku mimpikan tiap malam benar benar ada ." Ucap Reygan dengan mata semakin merah .Sam hanya bisa menunduk pundak pria itu untuk membantunya agar bisa bernafas dengan baik .


" Tenang kan dirimu ... sambut lah mereka q Minggu lagi .Kau akan tahu bocah nakal itu kan melebihi mu dan kita semua ." Ucap Sam coba menenangkan Reygan yang sedang kalut .

__ADS_1



__ADS_2