Mysterius Girl

Mysterius Girl
Misi mendapatkan kapal barang


__ADS_3

Sedangkan di sebuah dermaga tempat transaksi yang sengaja berlangsung , Max bersama dengan beberapa anggota dengan mengintai . Mereka sedang menghitung jumlah target yang menjadi sasaran nya .Dia tidak tahu jika dibelakangnya juga ada yang mengintai untuk menjalankan misi .


" Sial ....kenapa Pria itu juga ada disini ... jika begini aku tidak bisa bebas membuat ledakan ." ucap K dengan kesal .


" Bukan kah itu lebih baik kita tidak perlu turun tangan biarkan mereka yang mengurus nya ." Sahut salah satu anggota DAR .


" Eemm .. itu benar bos ." Jawab yang lainnya .


" Hah ....kalian ini dia itu juga ahli bom jika kau tidak bisa membuat seni jika ada ahli lainya ." Sahut K dengan kesal .


Sampai terdengar suara sebuah kapal mendekat yang membuat mereka mengalihkan perhatian dan juga fokus nya .


Sisi lain max tengah bersiap saat melihat kapal itu mendekat dengan hati hati .Pintu kapal terbuka yang memperlihatkan seorang pria muda dengan wajah khas Jepang .


" Selamat datang Mr .Nagato ... semau telah kami siap kan ." Ucap pria itu dengan sopan .


"Tidak perlu sopan ... barang ada dalam kapal kalian yang akan mengatur nya sendiri . Aku hanya mengantar barang itu dan tidak terlibat dengan urusan kalian ." Ucap Pria bernama Nagato dengan remeh .


Max yang melihat wajah dari pria itu terkejut bisa dipastikan jika itu adalah kembaran Masaya .dengan wajah yang identik tapi berbeda versi .


" Zack... apa ku sudah melihat foto yang aku kirim ... bagaimana ini apa kita kan teruskan misi ini.?" Max bertanya dengan khawatir .


" Max jangan bertindak .... biarkan pria itu pergi terlebih dulu baru bertindak . Kita lihat apa kah dia masih menyayangi Masaya atau tidak jika dia tidak perduli dengan Masaya akan kita akan membereskannya." Jawab Zack . Saat ini pria itu hanya melirik Reygan untuk mengambil keputusan .Dan juga Masaya tentunya siapa yang menduga jika pria itu kembarnya masaya .


" Baiklah ... pria itu juga tidak ingin terlibat dia hanya pedangan untuk saat ini .Dia sudah pergi dengan mengunakan heli ." Sahut Max dengan tenang .

__ADS_1


Setelah heli itu mengudara rombangan target pun mulai naik keatas kapal.Namun hal itu urungkan saat sebuah ledakan kecil terdengar . Mobil yang mereka gunakan sebelumnya telah meledak dengan keras .


Duar .....Duar ....


Mobil itu meledak yang membuat suasana berubah . Yang awalnya tenang kini kacau disusul dengan beberapa ledakan lagi .


"Tuan ....kita diserang ..." Teriak anak buah musuh sebelum sebuah timah panas menerjangnya .


" Agrrrhhh... " Jeritan dari musuh mulai terdengar ramai .


" Sial ... siapa yang sebenarnya menyerang kita diwilayahnya sendiri ." Umpat pemimpin dari musuh .


" Cepat .. lumpuhkan mereka cari mereka pasti masih ada didekat kita ." Teriak nya lagi dengan geram .Dia tidak menduga jika ada yang tahu tentang misi ini .


" Cih ... rupanya orang ini cukup kuat untuk berteriak ." Seru Max cukup keras . yang mampu didengar oleh musuh hanya saja mereka tidak tahu dimana posisi musuh saat ini.


Duar ... duar ...


Dor ...dor ....dor ....


" Bedeb4h sialan .... beraninya mereka melawan pegasus ." Teriak pria itu dengan marah . Dan mulai membalas serang Max .


" Tuan .... kita harus masuk kedalam kapal dan segera membawa nya pergi ." Teriak salah satu anggota .


"Iya kau benar .... cepat kalian lindungi aku kita harus pergi ." Seru pria itu dengan kesal .

__ADS_1


" Aku akan membalas pada Bedeb4h itu ..." Umpatnya sambil mengindari serang .


" Cih jangan harap untuk mencapai kapal ..." seru Max yang melepaskan sebuah granat kecil kearah mereka berlari .


Duar .....


Ledakan itu berhasil memblokir mereka untuk berlari .Hanya terdengar teriakan dan jeritan yang terdengar dari mereka .


" Huh....ingin lari itu layak kalian dapatkan . Dan ini hanya permulaan ." Max mencibir musuh nya yang kini sudah tak bernyawa .Senyum puas terpancar dari wajah Max yang berhasil dengan baik .Pria itu menekan alat yang terpasang ditelinga nya .


" Misi ... berhasil bos ...." Ucap Max dengan mengangkat senjata rakitan yang ada dipundaknya .


" Woey ...pembuat onar sampai kapan kalian akan bersembunyi hah ..?" Max berteriak sambil bertolak pinggang .


" Karena sudah beres kami harus kembali sampai berjumpa ditempat berikutnya ." Terdengar seruan yang sudah menjauh dari posisi nya saat ini.


" Hah ...aku tidak tahu jika queen bisa memiliki saudara seperti mereka ." Ucap Max membuang nafas kasar .


" Ketua .. apa kita kan pergi dengan kapal rampasan itu .?" Tanya Salah satu anggota .


Max melirik nya sambil memikirkan sesuatu .


" Eemm... yah kita harus membawanya tapi bukan markas kita ayo kita berlayar ... Alfa sudah menyiapkan yacth lain untuk kita ." Sahut Max dengan berjalan menuju kapal


tempat barang itu berada .

__ADS_1



Sorry guys jika tidak cocok


__ADS_2