
Entah dari mana Kim mendapatkan sebuah pisau lipat miliknya ,.yang saat ini berada ditangan nya .Selama ini hanya Max yang masih mau merawatnya dengan penuh perhatian .
"Max ....maaf aku tidak layak mendapatkan semua kebaikan mu .Terima kasih sudah mau berada disisi mu selama ini .Maaf kan aku Max semoga kau tidak menyalahkan mu .Aku ingin kau tetap hidup dengan baik tanpa harus mengurus wanita seperti ku .Jangan menyalahkan diri mu sendiri max .King aku minta maaf hanya karena cinta buta ku membuat mu kehilangan nya .Maaf akan kau semaunya semoga dengan ini kalian bisa memaafkan ku .Aku senang bisa menjadi bagian dari kalian semau .aku Menyayangi kalian semua .Max jangan bersedih jangan salah kan siapa pun ini keinginan ku sendiri .Temukan wanita cantik yang baik hati untuk menjadi istri mu aku akan menanti hari itu ." Tulis Kim dengan berantakan .Wanita itu sudah mengambil keputusan untuk mengakhiri hidup nya .Dia tidak ingin membuat Max terbebani dengan hidup bersama dengan orang cacat . Yang sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi .
Dengan air mata yang berderai Kim mulai mengangkat pisau lipat miliknya yang ada ditangan nya dengan senyum mengembang dibibirnya
Jleb.....
Sebuah pisau menancap didada kanan Kim wanita itu tersenyum .
.
" Maaf kan ku .... semaunya telah membuat kalian kecewa .Terima kasih aku menyayangi kalian semaunya ." Ucapnya lirih dengan nafas yang sudah hampir hilang .
Disebuah helipad ada beberapa pria yang ada didalam nya .Reygan hanya bisa menghela nafas dengan pelan saat melihat Kim mengakhiri nya sendiri .
" Kau bodoh Kim ..." Bisik nya dengan pelan sedangkan yang lain hanya bisa menunduk dengan sedih .
" Beri tahu Max untuk kekamar Kim sekarang juga ." Ucap Reygan dengan dingin .Dari mata tajam itu terlihat jelas jika dia juga terluka dengan keputusan Kim kali ini .
"Eemm.... " Jawab Zack .Pria itu hanya bisa berdoa semoga Kim masih bisa diselamatkan meski itu sangat tidak mungkin .
"Kim .....kau bodoh .... bodoh " Gumam Marvel dengan gusar saat melihat Kim semakin terkulai lemas .
__ADS_1
" Ini salah ku seharusnya ku memantau nya dari tadi .Maaf kan aku ini salah ku seharusnya aku bisa memperingati Max dengan cepat jika aku dari tadi memantau nya ." Ucap Zack dengan lirih dia tidak menyangka jika Kim akan mengambil jalan ini .
" Sudah lah .....ini semua sudah menjadi takdir itu sudah keputusan Kim jadi jangan ada yang menyesali nya ." Sahut Edrick yang mencoba untuk menenangkan para saudara saat ini .
Keheningan melanda heli itu dengan sunyi membuat sarat kesedihan semakin terlihat jelas .
Setelah mendapatkan panggilan darurat dari Zack .Max dengan cepat berlari kekamar Kim ,yang hampir kehilangan nyawanya .Wanita itu masih bisa tersenyum saat matanya menangkap adanya orang yang datang .
" Kim ...kau bodoh apa yang kau lakukan Kim ." Teriak Max dengan lurus asa saat melihat Kim sudah bersimbah darah .Dengan mata tertutup dan senyum menghiasi bibir wanita itu .
" Medis ....Cepat tolong selamatkan Kim ." Max berteriak dengan keras hingga beberapa orang datang dengan membawa alat mereka .
Pria paruh baya itu memeriksa Kim dengan teliti .Tak lama pria itu menghembuskan nafas berat sambil menggelengkan kepala nya sebagai tanda Kim sudah tidak bisa tertolong .
"Kenapa kau bodoh sekali kim .... kau bodoh ." Max berteriak memaki Kim saat wanita itu sudah terbujur kaku dengan darah yang yang membasahi seluruh ranjang itu .
" Max ... bersabarlah paman menemukan ini disamping nya .Baca lah paman dan yang lainya akan segera membersihkan tubuh nya .Tenang kan dirimu King akan segera mendarat ." Ucap Pria itu sambil menepuk punggung Max dengan pelan sebagai penenang pria muda itu .
Max berdiri dari lantai pria itu memberi kecupan dikening Kim lama .Seakan dia sedang menyalurkan segala energinya kepada wanita yang sudah tidak bernyawa itu .
" Pergi lah ...pergi lah dengan tenang kami hanya kecewa dengan mu Kim kami tidak membenci mu .Begitu pula dengan King kita semua tahu jika king hanya mencintai satu wanita .Tengah disana Kim kau bisa berkumpul dengan papa mu disana begitu juga dengan yang lain.Kami menyayangi mu Kim sangat ." Ucap Max lirih sambil membelai wajah pucat itu dengan punah kasih sayang .
Tak lama Reygan datang pria itu langsung berlari kearah kamar Kim saat ini .Diikuti oleh para anggota inti ,ada banyak anggota yang bersedih saat kematian Kim .Meski Kim sudah membuat mereka kecewa tapi tetap saja kepergian Kim saat ini membuat kesedihan .
__ADS_1
Brakk....
Reygan mendorong pintu dengan keras pria itu mematung. saat melihat tubuh Kim yang bersimbah darah ,dengan sebuah belati menancap didadanya .
" King ... kau sudah datang maaf Kim ." Ucap Max sambil menyeka air matanya yang menetes .
Reygan menghampiri tubuh kaku Kim dengan bergetar .Begitu juga dengan beberapa pria yang saat ini mengikutinya dari belakang .
" Kau bodoh ....Kim kami tidak membenci mu .Kau bodoh ...gadis bodoh . "Ucap Reygan lirih ." Aku baru saja kehilangan calon anak ku dan Quera juga pergi .Kau malah menyusul nya kau kejam kim ." Ucap Reygan dengan lirih saat memandangi wajah pucat Kim yang saat ini dibersihkan oleh petugas medis .
🌺🌼🌺🌺🌺🌺
Guys ....ini part yang bikin mewek ....
Hari ini kita kena Bawang sendiri deh ...
Jangan lupa like sama come nya ....
Hu hu hu ....
Kim kau tega sekali sih ninggalin kita ....
Sedih guys ....nyesek banget
__ADS_1
🌺🌺🌺🌺🌺🌺