
Setelah pembicaraan mereka 1 minggu yang lalu dengan keadaan Quera yang sudah stabil .Hari ini Sia dan Hans akan membawa Quera untuk melakukan perawatan .
Dari DK sendiri tidak ada yang mengikuti mereka .Bahkan Reygan saja hanya bisa memandang dari jauh saat sebuah helipad telah membawa istrinya itu .
" Bos ..... apa ini pilihan yang buruk tapi demi keselamatan nya kau harus kuat .Ini hanya Sementara ini bukan selamanya bersabarlah kami akan mengusahakan yang terbaik " Ucap Edrick mencoba untuk memenangkan Reygan .
" Eemm..aku tahu Rick . Aku akan menuggu nya kembali .Dia sudah berjanji akan kembali untuk memusnahkan mereka semau ." Sahut Reygan dengan tegas .
" Aku hanya belum terbiasa saja aku akan baik baik saja .." Lanjutnya saat Edrick memandanginya dengan intens .
" Iya .... aku tahu .Ini juga bukan pertama kalinya kau kehilangan Quera dan ini bukan untuk selamanya ." Jawab Edrick dengan senyum yang dipaksakan .
Setelah heli itu sudah tidak terlihat lagi Reygan berbalik pergi dari atap rumah sakit itu .
" Ayo kita punya banyak misi saat ini ...kita harus bisa membuka jalan sampai nanti quera kembali semau halangan sudah kita bersihkan ." Seru Reygan dengan lantang .
Semau anggota inti kini kembali kepulau untuk membahas misi kali ini .
Di sebuah apartemen mewah terlihat seorang wanita yang sedang sibuk dengan berbagai macam bahan didapur .Wanita itu begitu menikmati masak nya dengan bersenandung ria .Tanpa menyadari jika ada mata yang sedang menatapnya dengan tajam .Dan ada juga rasa kelaparan dan kehausan saat melihat wanita itu dengan cekatan didapur .
" Oh my God .... kenapa aku tidak mendengar suara mu ,Kau membaut ku terkejut ." Seru Kelly sampai melemparkan sepatula yang
dipegangnya .
" Cih ... aku sudah dari tadi disini kau saja yang tidak memiliki tingkat waspada tinggi ." Sahut Alfa dengan wajah masam .
__ADS_1
" Itu bukan salah ku tuan ...siapa suruh kau disitu membaut ku kaget ."Gerutu Kelly kembali dengan sup yang sudah hampir matang .
" Eemm...apa yang kau masak .?" Tanya Alfa dengan melirik kompor yang menyala .
" Aku sedang membuat sup dan ada beberapa masakan lainya ." Jawab Kelly dengan masih sibuk dengan sup yang sedang diaduknya .
" Coba kau cicipi jika rasanya masih ada yang kurang akan ku perbaiki ." Lanjutnya sambil menyodorkan sebuah sendok kearah Alfa.
Pria itu membuka mulutnya saat Kelly menyodorkan sup itu .
" Bagaimana ..apa masih ada yang kurang .?" Tanya Kelly dengan antusias .Dengan melihat ekspresi wajah Pria yang ada didepannya .
" Eemm....aku rasa sudah pas ... dan ini enak ." Jawab Alfa dengan tersenyum ." Aku siapkan dulu makan itu aku kan pergi mandi .Hari ini melelahkan mereka sudah membawa Quera untuk menjalani perawatan ." Sambung Alfa menuju kamar nya yang berada dilantai 2 .
" Eemm....akan aku lakukan ." Jawab Kelly dengan sedih .Akhirnya dia tidak akan bisa melihat teman nya itu diwaktu dekat .
Wanita itu dengan cepat menyelesaikan masakan yan sedang dibuatnya .Setelah selesai dia menghidangkan makan itu dimeja makan .Meski hanya masakan sederhana itu sudah cukup untuk dinikmati bersama . Selama ini Alfa juga tidak pernah pilih pilih makanan ,semau yang sudah dimasak kelly pasti akan dihabiskan oleh pria itu .
Tak lama Alfa sudah kembali dengan baju yang lebih santai .Dengan rambut yang masih setengah basah membuta pemandangan indah tersendiri bagi Kelly .
" Ayo makan ....semua sudah siap ." Ucap wanita itu dengan senyum manis yang mengembang sempurna .
Untuk sejenak Alfa tertegun melihat senyum itu ingin rasanya pria itu meraih wanita itu kedalam pelukannya .Dan menghisap bibir ranum itu itu .Alfa langsung menggelengkan kepala nya menyingkirkan semua pikiran kotor yang hinggap di kepalanya .
" Eemm..." Ucapnya dengan duduk dikursi dan mulau makan dengan tenang .sampai Alfa kembali buka suara .
" Besok aku akan kembali ke Pulau jadi kau akan sendirian disini . Jadi jaga dirimu selama aku belum kembali ." Ucap Alfa memecah keheningan diantara mereka .
__ADS_1
" Apa kan lama .... ?" Tanya Kelly setelah menelan makanannya .
" Tidak tahu paling lama 1 Minggu aku juga kan mengurus perusahaan ." Jawab Alfa meneguk air putih yang sudah disiapkan Kelly .
" Eemm..kalau begitu aku akan kembali ke apartemen ku sendiri ." Ucap Kelly dengan ragu .
" Tidak disana tidak lagi aman karena orang orang Quera sudah pergi dari sana .Kau aman selama ini karena Quera yang menjamin mu ." Jawab Alfa membuat Kelly tidak nyaman .
" Hah ... lalu apa yang harus aku lakukan saat ini ?" Tanya Kelly dengan bingung .
" Tetap lah lakukan kegiatan mu seperti biasanya .Selama kau disini akan aman,anak buah ku juga banyak yang berjaga disini .jadi tidak perlu takut jika mereka mencari mu disini ." Sahut Alfa dengan lembut .Entah apa yang sudah merasuki pria itu saat bersama dengan Kelly dia akan lembut .
Setalah pembicara itu Pada kembali kekamarnya untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang masih menumpuk apa lagi Reygan yang hampir 1 bulan ini tidak pernah menyentuh pekerjaan .
" Hah ....ini sangat melelahkan ." Gumam Alfa menghela nafas kasar .
Sedangkan disebuah pulau terlihat seroang wanita dengan tidak berdaya tengah meratapi nasibnya .Yang kini hanya memliki kaki dan tangan sebelah .Bahkan dia tidak bisa lagi berbuat apa apa .
" Setalah king kembali aku akan membawa mu pergi itu lah yang aku janji kan kepadanya untuk menukar dengan nyawa mu ." Ucap Pria yang duduk didekat ranjang wanita itu.
" Kenapa kau mau menyelamatkan ku Max ...selama ini aku hanya menyusahkan mu .Apa lagi dengan keadaan ku sekarang kenapa kau menyelamatkan ku dari amukan Demon .?" Tanya Kim dengan air mata yang tidak berhenti .
" Karena aku mencintai mu kim .... aku rela asal kau tetap hidup meski seperti ini ." Jawab Max dalam hati .
" Bagaimana pun kita dari kecil sudah bersama Kim ... tidak mungkin aku tega melihat mu meregang nyawa ." Jawab Max dengan nada ketus .
" Yah aku tahu ..."Lirih Kim Akhirnya memejamkan matanya ." Pergi lah Max aku ingin sendiri saat ini .Aku ingin merenungkan kesalahan ku ." Lanjutnya dengan pelan .
__ADS_1
" Baiklah ...aku pergi ." Jawab Max dan segera beranjak dari tempat duduk nya .