Mysterius Girl

Mysterius Girl
Wanita kami sama dengan harga diri kami


__ADS_3

"Ya tuhan ... apa yang kalian lakukan hah . tidak cukupkah . Hanya mereka berdua yang mendapat hukuman. " Teriak Hara menggelegar di penjuru ruangan . Yang saat ini ditempati para anak.


"Upss ...kami tidak bermaksud mi ... kami hanya sedang bermain saja ." Jawab Aron dengan wajah polos nya. Begitu pula dengan yang lainnya menatap Hara dengan tampang tanpa dosa mereka .


Sungguh Hara sakit kepala menghadapi mereka yang bandel nya minta ampun . Tak lama juga terdengar teriak yang tak kalah keras dari Hara . Teriak itu terdengar dari lantai bawah . Kali ini yang berteriak adalah Masaya . Yang geram dengan putra nya Hyuga .


" Hyuga ....berhenti membuat Keributan. Jika tidak ingin mendapatkan hukuman yang sama dengan Alaska ."Teriak Masaya dengan wajah merah padam .


Bagaimana tidak para ibu sudah menyelesaikan semua kekacauan . Saat ini malah anak nakal itu membuat keribuatan yang membuat sakit kepala .Hanya Kelly yang terlihat masih tenang . Hanya menatap nanar para anak yang membuat Keributan .


" Bersiap lah untuk kembali kerumah masing masing ...Dan Minggu depan mereka semua harus masuk sekolah ." Suara Quera menghentikan segala tingkah para anak


" Mom.... apa benar kita harus sekolah bersama dengan anak anak bodoh itu .?" tanya Xander dengan wajah yang menggemaskan .


"Mereka bukan bodoh ...sayang hanya kurang pintar di banding kalian . " Jawab Kelly dengan tenang . Wanita itu sungguh tidak menduga dengan apa yang dikatakan sang putra .


"CK ..kak Ken juga tidak sekolah formal . Tapi dia juga bisa mengerjakan tugas dengan baik ." keluh Aron . Putra Marvel dan Veronica itu merasa geli jika mereka harus sekolah bersama dengan anak anak yang lain.


Anak kecil itu melirik saudara nya yang hanya diam saja . Terlihat Damian yang begitu pendiam saat ini . Tapi mata jernih itu tersirat penuh dengan kelicikan .


"Oke ..kita sekolah ..." jawab Damian dengan mata dipenuhi dengan semangat .Yang lainnya saling pandang . Tidak tahu apa yang sedang dipikirkan oleh nya .

__ADS_1


" Jangan membuat ulah selama sekolah ..." Quera kembali angkat bicara .


" Tentu saja mom.....tenang saja kami akan menjadi anak yang penurut ." jawab nya dengan mata berkedip polos .


" Huh ...mulut mu sangat manis .Entah mulut siapa yang kau tiru saat ini . Perasan mommy dan Daddy mu irit bicara seperti Dominic ." Kelly menggelengkan kepala nya tidak berdaya dengan anak dari sahabat nya ini .


" Mama .... harus bersyukur dengan itu " sahut Damian dengan senyum bangga . Mereka membiarkan anak anak itu berulah . Diam diam Zergan mengamati interaksi mereka dengan cermat .


Seandainya saja dia bisa membina keluarga yang begitu rukun dengan mereka . Apa dia juga akan menemukan kebahagiaan seperti yang dia lihat saat ini. Melihat adik nya yang bahagia itu sudah cukup untuk saat ini.


" Kami saling menghargai dan juga saling menjaga satu sama lain . Selama bertahun tahun sehingga kami bisa seperti ini. Dan itu lah yang kami ajarkan kepada anak anak kami . Mereka semau harus saling menjaga saudara mereka . terutama para ibu yang menjadi harga diri kami . Jika kami gagal menjaga wanita kami itu sama saja kamu telah kehilangan harga diri kami ." Edrick berdiri disamping Zergan .


" Terima kasih telah memberikan kebahagiaan untuk nya . Dia sudah lama menderita . Aku titipan kebahagian nya kepada mu . " Lirih Zergan menatap adik nya yang tersenyum bahagia .


" Dimana kedua pembuat onar itu...?" Tanya Sam kepada salah satu anak buahnya.


" Kau tidak tahu.... kemana perginya kedua nya Ketua ." Jawab nya dengan menunduk hormat .


" CK ...jika dibutuhkan saja begitu cepat menghilang . Awas saja jika merengek minta uang . " Gerutu Sam dengan kesal . Dia sudah mencari pembuat onar itu tapi tidak ditemukan .


" Arthur ....dimana kedua paman mu saat ini ."Sam berteriak dengan keras . Alexa menutup telinga mendengar sang suami berteriak .

__ADS_1


"Mereka pergi cari uang ...papi ." Jawab Damian tak kalah keras nya dengan Sam.


" CK ...dasar para bocah laknutt . Huh awas saja ." Umpat Sam dengan geram . Mereka berdua selalu saja membuat nya sakit kepala .


" Seperti nya hukuman dari Master dan Lady membuat kedua nya tidak punya uang." Ucap Alexa dengan senyum kecil .


"Sepertinya memang begitu ..." Sahut Sam dengan lesu .


" Memang ada perlu apa sehingga kau mencari mereka berdua .?" Tanya Marvel dengan masam . Kerena kalah cepat dengan Daniz.


"Aku ingin mengirim mereka kekantor untuk mengerjakan tugas disana ." Jawab Sam dengan acuh tak acuh .


" Kau yakin kedua nya bisa mengerjakan nya dengan baik .?" Kalian ini Zack menimpali dengan tidak percaya .


" Heh ...mereka itu memiliki kecerdasan diatas rata rata. Asal mau semua akan beres ." Sahut Sam membangga kedua nya . Semau orang juga tahu itu . Tapi yah bagaimana lagi kedua nya memang suka membuat masalah .Sehingga ada banyak orang yang meremehkan nya .


" Sudah lah ....lagi pula kedua nya juga tidak ada ." Sambung Alexa dengan menatap tajam kepada Zergan .


🌺🌺🌺🌺🌺


Guys jangan lupa mampir juga di novel baru author yang satu ini .

__ADS_1



__ADS_2