
" Rey ... apa yang harus aku lakukan saat ini .Aku tidak mungkin menggugurkan nya ." Ucap Rebecca dengan sedih .
" Tidak ... aku sudah bilang aku akan mengurusnya ." Jawab Reygan semkin dingin .Mata pria itu berkilat saat mendengar ucapan wanita yang ada dihadapannya .
" Aku akan menuruti mu ."Sahut Rebecca dengan Lirih .Diam diam dia tersenyum dengan paus saat Reygan selalu memprioritaskan dirinya .
" Ayo ... aku sudah menyiapkan tempat tinggal untuk mu ." Ujur Reygan dengan nada dingin .
Dengan senyum mengembang Rebecca bangun dan bersiap untuk pergi .Asisten kecil itu hanya bisa mengikutinya dari belakang .Sedangkan Reygan tidak perduli dengan wanita itu .Yang diam diam sudah melaporkan kepada Zergan apa yang terjadi .
Saat ini Zergan sedang duduk dikursi kebesarannya saat mendapatkan pesan dari asisten kecil itu .Senyum puas tercipta saat pria itu selesai membaca nya .
" Bagus ... dengan begini aku bisa mendapatkan cincin itu.Setelah itu aku bisa menguasai semuanya ." Ucap Zergan sambil terkekeh senang .Rencana awalnya sudah berjalan dengan lancar tinggal menunggu selanjutnya .
" Tuan ... Markas wilayah barat telah hancur semalam dan kami baru saja mendapatkan informasinya ." Lapor asisten Zergan dengan ketakutan .Dia pasti akan menjadi sasaran dari pria itu .
" Bedeb4h ... siapa lagi yang berani mengusik wilayah ku ." Zergan berteriak marah saja Asisten nya lah yang menjadi sasaran amarahnya ." Panggilkan mereka sekarang juga aku ingin dalam waktu 1 jam mereka sudah ada disini ." Lanjutnya dengan mata tajam siap untuk membunuh siapa pun saat ini .
" Baik lord ... " Jawab asistennya dengan secepat mungkin untuk menghubungi semua klan mafia yang bernaung dibawanya .
Setelah asisten nya keluar bayangan hitam itu datang dengan cepat .
__ADS_1
" Lord ... apa yang harus saya lakukan saat ini .?" Pria berjubah itu bertanya dengan tenang .
" Singkirkan siapa pun yang sudah berani mengusik ku .Krim orang untuk masuk kedalam DK dan selidiki siapa pemimpin mereka yang sebenarnya .Kenapa mereka berani mengusik ku terus menerus .?" Perintah Zergan kepada orang itu Dalam sekejap orang itu menghilang . Tanpa jejak sedikit pun saat ini hanya Zergan yang masih berada diruangan itu dengan amarah yang besar .
Di sisi lain Reygan telah mengantar Rebecca disebuah villa yang cukup besar .Melihat villa itu Rebecca cemberut dia berfikir jika Reygan akan membawa nya ke masion Romanov .Tapi semua itu dia tahan begitu saja dan juga memaksanya untuk tetap tersenyum .
" Ini ....apa kita kan tinggal disini .?" Tanya Rebecca dengan senyum manis .
" Eemm ...iya untuk sementara saja jika semua sudah selesai akan pindah ." Jawab Reygan dengan acuh .Mendengar itu Rebecca kembali semangat dia mulai berfikir jika Reygan melakukan ini untuk meninggalkan istrinya .
" Eemm... lalu kamar mana yang akan aku tempati . Aku takut nanti istri mu datang dan malah mengusir ku dari sini ." Ucap Rebecca dengan lirih suaranya hampir tidak terdengar .
" Pergi lah keatas kamar pertama tempati itu ." Sahut Reygan dengan datar ." Mereka para pelayan yang akan melayani mu selama ini disini ." Lanjutnya dengan menatap para pelayan .
" Pergi istirahat jaga dirimu dan juga bayi mu ..jika ada waktu aku akan menyempatkan kesini setiap hari ." Ujur Reygan dengan nada acuh ." Aku harus kembali ada meting dengan klien dari luar negeri saat ini . Jadi nikmati waktu mu disini ." Lanjutnya untuk segera pergi dari wanita itu .
"Tidak masalah ... pergilah dan datanglah kesini aku selalu menunggu mu ." Jawab Rebecca dengan senyum bahagia .Dia tidak menyangka jika Reygan akan begitu perhatian kepada setelah hamil .
Setelah Reygan pergi Rebecca duduk disofa dengan angkuh dan meminta pelayan untuk melayani nya .
" Kalian ... tolong siapkan air aku ingin mandi ." Ucap Rebecca kepada pelayan yang masih berdiri dengan tenang .
__ADS_1
" Baik nona ... saya akan segera menyiapkan nya ." Sahut salah satu dari mereka . Pelayan itu pergi untuk melakukan apa yang diperintah Rebecca .
" Sekarang manfaatkan waktu mu ... dan segera dapatkan apa yang diminta oleh lord .Jangan membuatnya marah saat ini banyak yang sedang mengincar mu ." Ucap Asisten kecil dengan sarkas .Dia tidak pernah menghormati Rebecca dia hanya menuruti perintah dari Zergan untuk mengawasi Rebecca .
" Aku tahu apa yang harus aku lakukan kau diam lah membuat ku pusing saja ." Sahut Rebecca tak kalah sarkas .Wanita itu pergi kekamar yang sudah ditunjukkan Reygan dia segera kesana untuk membersihkan diri .Dengan kesal dia pergi meninggalkan Asistennya yang masih berdiam diri .
Cklek ...
" Nona ... air mandi sudah siap apa ada perlu bantuan lagi ..?" Pelayan itu bertanya dengan membungkuk sopan .
" Eemm ... bisa kah kau memijit ku aku ingin berendam sambil kau memijit ku .?" Tanya Rebecca dengan senyum ramah .Dia harus mempertahankan image nya yang baik hati dan juga anggun.
" Tentu saja .. nona mari saya akan melakukan nya ." Jawab pelayan itu dengan senyum sopan .
Mendapatkan pelayanan seperti ini membuat Rebecca semakin senang. Dia merasa Reygan telah memperlakukan nya dengan sangat baik .
🌺🌺🌺🌺🌺
Hah harus kah aku kasihan dengan Rebecca yang hanya ditipu .
Like comen dan vote yah ....
__ADS_1
🌺🌺🌺🌺🌺