
Setelah menempuh perjalanan udara selama hampir 4 jam. Mereka mendarat disebuah landasan yang tersedia disebuah pulau yang terlihat indah .Mereka semua turun dengan wajah yang lelah .
" Kita akan bermalam disini sebelum besok berangkat . Anggota yang lainya sudah berada disana . Jadi kita bisa berangkat besok pagi jadi bersiap lah ." Seru Reygan dengan dingin . Kini tidak ada kelembutan dari ucapan pria itu. hanya tatapan matanya saja saat memandang Quera terlihat lembut .
" Kami siap king ...." Jawab mereka dengan serempak .
" King ...apa aku tidak perlu ikut . ?" Veronica bertanya dengan pelan .
" Tidak jaga lah anak anak ... untuk Tim dokter Marvel akan dibantu Daniz ." Jawab Quera dengan tak kalah dingin dari Reygan .
" Apa yang dikatakan Quera benar .Tetap lah disini jaga mereka . Disini ada Masaya dan Kelly yang bisa bertarung . Jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi . Kamu harus bisa menjaga anak anak dan juga Fiona . Edgar tidak bisa disini dia harus mengalihkan perhatian dari orang orang itu .Jadi aku harap kalian bisa saling menjaga ." Ucap Reygan dengan panjang lebar baru kali ini pria itu berbicara begitu banyak .Semua orang tercengang tapi tidak ada yang berani bertanya .Apa lagi dalam keadaan seperti ini ,mereka memilih untuk berdiam diri .
" Kami berdua mengerti ..Ingat lah untuk pulang . Qila jangan pernah menghilang lagi ." Jawab Kelly dengan lirih . Sudah cukup dirinya kehilangan sahabatnya itu .Dia tidak ingin kehilangan untuk kedua kalinya .
" Aku akan kembali ... jaga lah yang ada disini ." Jawab Quera dengan suara yang lembut .
" Mom ... jika kau terluka jangan salahkan aku ." Suara Damian terdengar sangat dingin . Yah kombinasi dari Reygan dan quera itu membuat mereka semua ketakutan . Bocah yang berusia 4 tahun itu sudah memiliki aura yang begitu menakutkan .
" Arthur berkata benar mom ... ingat jangan terluka . " Kali ini Dominic yang berkata dengan dingin . Auranya tak kalah mematikan dari Damian saat ini.
" Baik baik lah ...mok tidak akan terluka jadi jaga saudara kalian dengan baik ." Jawab Quera sambil memeluk kedua nya .
__ADS_1
" Mom ...tenang saja aku akan menjaga mereka ." Jawab Dominic dengan senyum manis nya .Aura dingin itu menghilang begitu saja begitu pula dengan Damian .
Mata hari semakin condong ke barat yang menimbulkan warna kemerahan . Membuat suasana semakin terasa hening untuk saat ini. Tidak ada lagi celotehan anak anak ,Meraka semua dalam keadaan siap siaga .
Makam malam Dipulau itu juga terasa berbeda dari biasanya . Meski masak yang ada dihadapan mereka saat ini juga sama .
" Makam lah dengan gembira ...jangan ada kesedihan malam ini . tunjukan senyum kalian ." Ucap Quera dengan senyum yang menawan .
" Dear ... jangan tersenyum seperti itu lagi didepan pria lain ." Seru Reygan dengan merajuk kesal.
" CK ..dasar posesif." Gumam Sam dengan mencibir .
" Cih ...dasar tidak tahu malu ." Hans ikut menimpali ucapan sang adik .
" Dad ...kau seperti anak kecil saja . Lagi pula senyum mom itu untuk kami .Dan cinta mom juga untuk kami ." Sahut Damian dengan menatap Reygan dengan tajam .
" Eemm...Dad tidak bisa melarang mom . karena mom milik kita ."Sambung Dominic dengan datar .
" CK ...kau tidak bisa bercanda Boy ... Mom itu milik Dad . Dan kalian berdua saat dewasa akan tahu itu ." Sanggah Reygan dengan menatap kedua putra nya dengan sengit .
" CK ..kalian ini sama saja . Mom miliki kalian oke .Jadi ayo makan dengan benar . Jangan bertengkar didepan makanan." Seru Quera dengan wajah yang sudah muram. Entah kenapa suami dan putra nya selalu saja ribut saat berurusan dengan dirinya.
__ADS_1
" Hah ...aku heran ini yang Anak.kecil yang mana ." Seloroh Marvel semakin membuat suasana makan menjadi ramai .
" Sudah lah ...cepat makan ,Nanti keburu dingin ." Suara Masaya terdengar geram . melihat keributan yang tidak jelas dimeja makan .
" Huh ...sayang tolong suapi suami mu yang tampan ini ." Kali ini Zack lah yang bertingkah .
" Huek ....Pa jangan membuat kami mual dengan drama mu ." Hyuga berkata dengan mengejek sang ayah .
" Eemm...kalian selalu saja ini menopoli para ibu .Huh ...kami juga bisa mendapatkan itu ." Sahut Aron dengan wajah yang memerah karena geram .
" Ya ...tuhan kenapa tidak ada anak perempuan yang cantik dan manis ." Seru Sam dengan sedikit bergurau .
"Yah kau benar .... jika ada anak perempuan itu pasti akan menyenangkan ." Sahut Zack dengan senyum melirik sang istri .
" Hah ... sepertinya kita harus lembur untuk itu " Alfa menimpali ucapan mereka dengan santai .
" Ku rasa itu benar ." kali ini Marvel juga terlihat lebih semangat .
" Yah.. buat gadis cantik ....aku serahkan kepada kalian ." Sahut Reygan dengan suara datar .Quera hanya bisa mengelus lembut tangan pria itu . Andai saja dirinya masih bisa mengandung lagi .Mungkin dia tidak keberatan .
" Jika kami punya adik perempuan yang cantik akan menjaga nya sepenuh hati ." Xander berteriak dengan senang .
__ADS_1
" Eemm ...aku setuju dia yang akan menjadi princess kita ." Sahut Aron tak kalah semangat .
Makan malam itu berakhir dengan perdebatan dari para bocah . Yang juga menginginkan seorang adik perempuan yang manis dan cantik .Para ibu hanya bisa menghela nafas kasar . Mereka sudah pasti akan lembur terus dengan permintaan para putra mereka . Yang mendapat sambutan hangat dari para ayah .