
Saat matahari mulai tenggelam keadaan sudah mulai memancarkan gemerlap lampu malam .Sebuah mobil sport berhenti disebuah masion yang mewah .Seorang pria turun dari mobil dengan gagah yang membuat para wanita akan menjerit .
Pria itu keluar diikuti oleh dua anak kembar yang memiliki paras sama dengan pria dewasa itu .
Rebecca melihat pemandangan itu merasa ngilu dihatinya .Bagiamana tidak pria yang didamba kan nya untuk datang malah membawa dua bocah . Yang sudah membuat nya kesal setengah mati saat belanja dimall.
" Rey ... siapa mereka .Kenapa mereka begitu mirip dengan mu?." Rebecca bertanya dengan suara yang bergetar.
"Aahh ... iya aku lupa mereka anak ku .Untuk saat ini istri ku belum bisa ikut jadi kau hanya bisa mengenal kan mereka ."Jawab Reygan dengan datar .
" Anak ..... " Ucap Rebecca suara yang lirih .
Wanita itu bergetar selama ini pria itu belum mengakui janin yang ada didalam perutnya . Sebagai anak nya dan sekarang pria itu mengakui kedua anak kembar itu sebagai anak nya .Bahkan akan memperkenalkan istrinya sungguh hati Rebecca seperti dicabik cabik saat ini .
Tapi wanita itu tetep berusaha untuk mengendalikan dirinya saat ini . Dia harus berusaha untuk tetap tenang agar bisa menguasai dirinya .
" Oke boy .... ayo masuk dan kenal kan ini aunty Rebecca .Orang yang pernah menyelamatkan Daddy ." Ucap Reygan memperkenalkan Rebecca kepada kedua anak itu .
" Selamat malam ....aunty .Aku Damian dan ini kakak ku Dominic . " Ucap Damian memperkenalkan diri dengan senyum cerah .
" Aahh ... iya kalian bisa memanggil aunty Rebecca ." Sahut Rebecca dengan tergagap .
__ADS_1
" Ya aunty kata Daddy aunty saat ini memiliki adek bayi . Dimana adek bayinya aunty aku ingin melihatnya ?." Damian bertanya dengan penuh ingin tahu .
" Adek bayinya masih ada di perut aunty sayang. Nanti setelah sembilan bulan adek bayinya akan keluar . Aunty akan senang jika kalian mau menjaga nya nanti. " Ucap Rebecca dengan lembut . Damian menanggapinya dengan menganggukkan kepala dengan cepat .Sedangkan Dominic hanya diam sambil menatap tajam wanita yang ada didepannya .
Jika bukan karena permintaan dari mommy nya mana mungkin dia ikut melihat wanita tidak tahu diri . Yang saat ini berada didepannya yang berusaha untuk mengantikan posisi mommy nya .
" Sayang aunty sudah menyiapkan makan malam bagiamana jika kita makan bersama .?" Ajak Rebecca dengan senyum kepalsuan .Wanita itu berusaha untuk tetap tersenyum meski saat ini hatinya dengan menjerit .
" Eemm ... aunty memang nya masak apa? Apa makan aunty juga seenak masak mom?." Damian bertanya dengan mata yang berkedip . Siapa pun akan terpesona dengan apa yang dilakukan bocah itu .
" Tentu ... ayo aunty akan membawa kalian . Reygan ayo kita makan malam bersama ." Ajak Rebecca sambil menatap Reygan dengan senyum menggoda .
" Eemm ... " Jawab Reygan dengan dingin .
Saat mereka sedang makan malam dinegara lain saat ini sedang terjadi pertempuran yang cukup sengit .Zack memimpin anggota nya untuk menyerang wilayah musuh . Pria itu sedang menggila untuk membunuh musuh .
" Aagrrhh....tolong .... " Teriakan terdengar sangat mengerikan saat bayangan gelap menerjang para musuh .
Dor ...dor ...dor ....
Boommm....
__ADS_1
" Aagrrhh ... "
Suara tembakan dan juga dentuman ledakan bom menggema dikegelapan malam yang pekat . Suara jerit ketakutan pun menjadi nyanyian yang terdengar menyakitkan .
Seorang pria tengah berdiri ditumpukkan mayat dengan membawa sebuah katana .
" Cih .. apa hanya ini kemampuan kalian .?" Ejek pria itu memandang seorang pria yang dalam keadaan mengenaskan .
" Brother .... cepatlah jangan lama lama. Istri ku masih menunggu ku untuk pulang ".Terdengar suara dari balik aerphone yang digunakan nya saat ini .
" Cih ... jangan banyak omong apa kau sudah selesai .?" Pria itu bertanya dengan berdecih tidak suka.
" Tentu saja.... aku sudah selesai jadi cepat aku ingin segera meledakan nya ." Sahut Zack dengan bangga .
" Oohh ...ayo lah aku masih ingin bermain ." Jawab Sam dengan geram .
Pria itu baru mendapatkan misi ini dari sekian lama dia menanti misi . Kali ini Sam ingin memuaskan hasrat membunuhnya yang sudah lama tidak tersalurkan . Sejak dia sibuk dengan QS yang saat ini dia pegang.
" Aagrrhh ... Bedeb4h sialan lebih baik kau bunuh aku sekarang jika tidak . Aku lah yang akan membunuh kalian semua ." Ucap pria itu dengan keadaan yang mengenaskan.
Sebelah tangan nya sudah terputus akibat dari sabetan katana .Kaki nya pun juga sudah tidak bisa dibilang utuh .
__ADS_1
" Cih ... mati terlalu mudah untuk mu ." Jawab Sam dengan muram .Ya pria yang mendapatkan julukan Ghost night itu saat ini sedang bermain dengan musuh nya .
" Bedeb4h cepat bunuh aku ..... dan aku pasti kan kau tidak akan hidup dengan tenang ." Teriak orang itu dengan dipenuhi amarah yang membumbung tinggi .