Mysterius Girl

Mysterius Girl
Kebrutalan Zergan


__ADS_3

Di sebuah kamar terdengar suara erangan dan juga teriakan secara bersamaan . Terdengar jeritan kesakitan juga des4han yang menyayat hati .Seorang pria tengah menyatukan tubuhnya dengan brutal .


Dari teriakan wanita itu tersirat betapa kuatnya pria itu , Dan sebesar apa kemarahan nya .Bisa dimengerti oleh orang yang saat ini sedang berada diluar .Benar Zergan menyalurkan amarahnya dengan bercinta dengan beberapa orang wanita .


" ***** ... berteriak lah ... iya seperti itu begini lah nasib kalian jika berani menentang ku ." Ucap Zergan penuh amarah .Bahkan 2 wanita sudah pingsan tidak sadarkan diri saat ini .Tapi amarah binatang buas itu belum sirnah tapi malah bertambah buas .


" Aahh .. lord aku sangat menikmati ini ....yah teruskan ini sangat luar biasa ."Sahut Wanita dengan nafas yang tidak baik .Dia hanya berharap orang yang dipanggilnya lord itu segera berhenti .


Selama ini hanya dia yang sanggup mengimbangi kebrutalan dari Zergan .Dan yang menjadi kunci nya hanya satu jangan sampai meminta pria itu berhenti .


" Yah .... Aagrrhh ...." Teriak Zergan saat gelombang kenikmatan mulai menerpa pria itu .


Setelah paus bermain dengan pria itu akan pergi ke kamarnya sendiri . Dan meninggalkan para wanita yang sudah tidak sadarkan diri itu dikamar yang gelap itu .


Brakkk...


Zergan keluar dengan membanting pintu dengan keras . Pria itu keluar hanya mengunakan bathroop yang menampakkan dada bidang nya .

__ADS_1


" Urus mereka ...jika mati berikan kepada hewan .Jika masih bernafas berikan perawatan ."Perintah Zergan dengan angkuh .


" Baik lord kami laksanakan .," Jawab asistennya dengan menunduk .Setelah memberi perintah Zergan pergi menuju kamar yang ada dilantai atas untuk mengistirahatkan tubuhnya .Entah kenapa dia selalu kalah selangkah dengan musuh nya saat ini.


"Sial ....aku sudah bercinta dengan mereka kenapa belum bisa meredam amarah yang ada didalam hati ku .?" Zergan bertanya kepada diri nya sambil bercermin .Dari kecil dia dibesarkan tanpa perasan hingga dia tidak memliki sifat perduli .Dia hanya diajarkan untuk memliki apa pun itu untuk menguasai .


Setelah berada didalam kamar hampir 1 jam , Terdengar ketukan pintu yang membuatnya tersadar dari lamunan .


Tok..


tok....tok...


" Eemm ...katakan aku akan menemuinya ." Jawab Zergan dengan engan .Dengan gerakan yang pelan pria itu pergi dari depan kamar Zergan . Dia tidak ingin jadi sasaran amarah pria itu .


Tak butuh waktu lama Zergan turun dengan lebih segar . Pria itu menggunakan sebuah kaos santai dan juga celana joger. y.Yang membaut penampilannya lebih menawan hanya saja aura membunuhnya tetap terpancar .


" Untuk apa ....lagi kau datang kesini .?" Zergan bertanya dengan sarkas kepada pria paruh baya yang saat ini sedang duduk sambil menyesap wine digelasnya .

__ADS_1


" Sudah berapa markas yang saat ini hancur ...?" Pria itu juga bertanya dengan tatapan membunuh .


" Aku bisa mengurus ini .... jadi kau tidak perlu khawatir lagi .Dan jangan sering keluar itu akan bahaya dengan keadaan mu saat ini." Jawab Zergan dengan dingin .Tidak ada rasa hormat atau pun kelembutan dari mata Zergan .


"Baik ... lakukan itu jika tidak aku bisa saja mengantikan mu dengan saudara mu yang lain ." Sahut pria itu tak kalah dingin .Mendengar itu Zergan hanya bisa tersenyum miring dan mengejek pria itu dari sorot matanya .


"Cih ..jika anak mu yang lain bisa maka berikan saja aku juga tidak perduli .Tapi apa kau masih bisa melakukan nya saat ini . " Ucap Zergan dengan tawa mengejek yang membuat pria perih baya itu geram .


" Dasar ... tidak tahu diri ..." Teriak pria paruh baya itu sambil melemparkan gelasnya .


" Ha ha ha ... itu lah kenyataannya kau sekarang sudah tidak bisa berbuat apa pun . Dan ingat aku lah yang saat ini berkuasa jadi nikmati saja ." Tawa Zergan menggema dari ruangan tamu itu .Siapa pun yang mendengar tawa itu akan membuatnya takut .Tawa itu terdengar sangat mengerikan saat keluar dari mulut pria itu .


" Bajingan keparat.... beraninya kau ." Pria itu berteriak dengan keras yang membuat apa pengawal dan pelayan ketakutan .Kedua pria itu tidak pernah bisa akur saat sedang bersama .


" Jaret... antar lord tau kekediaman nya .. Dan perketat penjagaan agar tidak ada yang bisa keluar masuk dengan mudah . Apa lagi saat ini mereka semakin berani menantang kita ." Seru Zergan dengan mata menyalang tajam . Siap untuk membunuh siapa pun saat ini juga .


" Baik Lord ..." Jawab Asisten yang dipanggil jaret itu .

__ADS_1


" Lord tua mari ....saya akan mengantar anda untuk memastikan keselamatan anda saat ini ." Sambungnya dengan membungkuk hormat sambil mempersilahkan pria paruh baya itu untuk pergi .


Dengan perasan kesal pria paruh baya itu pergi meninggalkan rumah anaknya . Anak tertua nya dari seorang wanita yang sudah tiada .


__ADS_2