Off Bucin

Off Bucin
I Love You Beb Off Bucin Part 2


__ADS_3

Hai hai hai readers kesayangan ketemu lagi sama author receh di karya terbaru lanjutan dari Off Bucin part 1.


Di Off Bucin part 2 ini Kasih memberi judul


I Love You Beb


Kisah ini masih berlanjut tentang cerita cinta Lola dan Daren, buat readers yang baru baca dan belum baca Off Bucin part 1 silahkan baca dulu agar ceritanya nyambung kak🤭🙏


Yuk simak ceritanya dan happy reading jangan lupa like rate bintang 5 komentar dan jadiin favorit ya kak 🙏


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


"Jatuh cinta, berjuta rasanya" begitu kata banyak orang. Ada banyak ungkapan yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan kala jatuh cinta dengan seseorang. Ada yang bilang seperti ada kupu-kupu dalam perut yang membuatnya merasa lucu dan aneh.


Ada juga yang bilang jika detak jantung menjadi nggak karuan ketika melihat orang yang disukai. Ada yang bilang jatuh cinta membuat semua yang terlihat saat itu menjadi begitu indah.


Lola menarik napas panjang dan menghembuskan nya secara perlahan, tatapan matanya jatuh pada sosok pria jangkung dengan tinggi sekitar 170 an centi yang sedang berdiri di tepi laut di atas batu-batu pembatas antara daratan dan lautan yang tersusun rapi di sepanjang pesisir pantai.


Senyum tersungging indah dari bibir berbentuk hati di wajah sumringah Lola.


"Apa yang kamu rasakan saat sedang jatuh cinta, Eb? Apa lo juga ngerasain apa yang gue rasa?" kata-kata itu tiba-tiba meluncur dari bibirnya.


"Kenapa setiap pancaran indah dari manik mata lu, baik itu kedipan atau lirikan membuat jantung gue berdebar bagai dentuman guntur yang membahana di saat hujan turun." batin Lola dengan mata tak lepas memandang Daren dari jarak sekitar 100 meter di belakangnya.


"Astaghfirullah kenapa gue alay kayak gini apa orang jatuh cinta kayak gini ya?" Lola berusaha menepis suara hati dan juga pikirannya.


Lola melangkah kan kakinya hati-hati, dia ingin mengejutkan Daren dengan kedatangannya. Langkah Lola berhenti saat jarak mereka tinggal 100 meter. Lola berdiri tegak lalu meletakkan kedua telapak tangannya di kedua pinggir bibirnya membentuk seperti cerobong lalu dengan sekuat tenaga berteriak ke arah Daren.


"I LOVE YOU BEB!!" teriak Lola hingga membuat Daren tersentak dan langsung berbalik badan ke belakang menghadap Lola.


deburan ombak yang memecah batu tepi pantai seakan ingin dilawan dengan suara ungkapan hati Lola untuk pemilik hatinya saat ini. Tak ada malu, tak ada ragu Lola yang biasanya cuek dan dingin dalam urusan hati, kini dia melakukan hal yang tidak disangka oleh Daren.


Senyum langsung mengembang dari bibir tipis Daren, pancaran binar bahagia dan cinta bercampur jadi satu tampak jelas di sorot matanya. Daren mengangkat kaki kanannya hendak melangkah tapi saat kakinya masih mengambang di udara Lola berteriak.


"STOP! LU JANGAN NYAMPERIN GUE. BIAR GUE YANG DATANG KE LO, KARENA SELAMA INI LU YANG SELALU DATANG KE GUE TANPA LELAH DAN BOSAN BEB. THANKS LU UDAH HADIR DI HARI HARI GUE DAN MENGISI GALON GUE DENGAN SEMUA HAL GOKIL YANG BIKIN HIDUP GUE PENUH WARNA DAREN PUTRA BASTIAN!!" teriak Lola yang diakhiri dengan menyebut nama lengkap Daren.

__ADS_1


Lola menarik nafas dalam dan menghembuskan dia seperti sedang terlepas dari beban batu beton yang beratnya berton-ton menindih perasaannya yang selama ini.


Daren terpaku bisu dengan kilatan manik mata yang mulai mengenang dan bibir bergetar serta hidungnya kembang kempis mendengar kata-kata teriakan isi hati Lola. Wajah Daren sesaat tertunduk lalu tangan kanannya menghapus titik bening dari kedua sudut matanya.


"Alhamdulillah, cinta itu begitu sempurna hadir setelah 3 tahun hamba mengejarnya ya Rabb." kata-kata syukur yang keluar dari bibir Daren.


Daren kembali mengangkat wajahnya menatap lurus dengan senyum sambil menggigit bibir bawahnya.


"HURRY BEB COME TO ME!!" balas Daren berteriak sambil mengulurkan tangannya.


Lola tersenyum lebar mendengar kata-kata Daren, dia lalu berjalan dengan langkah yakin menuju Daren. Tak sulit buat Lola mendaki tumpukan batu-batu yang tidak terlalu tinggi tempat dimana Daren berada. Saat jarak mereka kurang dari satu meter Daren hendak membantu Lola untuk naik ke atas bebatuan dengan tangan terulur ke arah Lola.


"Simpan tangan itu untuk gue setelah kata sah ada diantara kita." tolak Lola halus tapi membuat Daren tertawa haru dengan wajah merona.


"Lu belajar kata-kata baper kek gitu dari mana Yank?" tanya Daren sambil jongkok dan menatap Lola dalam manik matanya.


"Dari virus orang yang mabuk cinta sampai gak sadar udah nularin gue hehehe." saut Lola cengengesan bikin Daren gemas melihatnya.


"Dah, awas geser gue mau naik." perintah Lola pada Daren sambil mengibaskan tangannya.


"Hah! Mau naik pelaminan sekarang Yank?" tanya Daren menggoda dengan wajah di buat serius.


"Ngaco lo Eb, salah minum obat ya Lo?" tanya Lola melotot ke arah Daren.


"Iya gue emang salah minum obat Yank, tapi gue gak salah mencintai lu beb," saut Daren menatap Lola dengan pupil melebar dan senyum manis mengembang.


Blushing.


Seketika wajah Lola memerah sambil menahan senyum.


"Minggir buruan duldul! Pegel nih tangan gue!" Lola mengalihkan rasa gugupnya.


Daren lalu berdiri menggeser tubuhnya memberi jalan untuk Lola naik di atas tumpukan batu-batu pembatas pantai.Saat Lola sudah mencapai puncak tumpukan batu dan hendak berdiri tiba-tiba batu sedang yang diinjak kakinya bergeser dan membuat Lola hilang keseimbangan.


Daren dengan sigap menangkap lengan Lola agar tak jatuh kebawah lalu menariknya hingga Lola jatuh ke dada bidang Daren dengan sedikit menempel.Tak ayal aroma citrus  sekaligus fresh spicy yang sangat menyegarkan menyeruak Indra penciuman nya hingga tanpa sadar Lola memejamkan matanya.

__ADS_1


"Nyaman ya Yank?" tanya Daren sambil menundukkan wajahnya ke arah Lola dengan senyum di bibir.


Lola langsung membuka matanya dan refleks dia mendorong dada Daren menjauh darinya hingga Daren hampir terjatuh kalau tidak bisa menjaga keseimbangan.


"Aaauu! Kasar amat sih Yank nutupin malunya." goda Daren membuat wajah memerah Lola kembali karena malu dan juga grogi.


"Apaan sih ga je lu!" ucap Lola lalu membalik badan dan berjalan menyusuri bebatuan pembatas pantai sambil tersenyum malu dan memejamkan matanya.


"Sebellll! Ihhh kenapa pake merem segala bikin malu aja," gumam Lola gemas pada dirinya sendiri sambil menggigit bibir bawahnya.


"Sayangggg! Tunggu!" teriak Daren tersenyum penuh kemenangan mengejar Lola.


Lola bukannya berhenti tapi dia mempercepat langkahnya membuat Daren merasa lucu dengan sikap Lola yang terlihat kekanakan tapi juga menggemaskan kalau sedang merajuk.


"Yank! kita lagi lomba jalan cepat ya?" pancing Daren menggoda berjalan mengimbangi langkah Lola di belakangnya.


"Hmmm." saut Lola bete berdeham.


"Yes gue ridho ikutan lomba jalan cepat atau lari keliling dunia, asalkan lu yang menjadi garis finish-nya my princess." kembali Daren menggoda Lola dengan kata-kata gombalan.


Lola menghentikan langkah kakinya tiba-tiba membuat Daren ikut berhenti mendadak di belakangnya, Lola lalu berbalik badan menghadap Daren menatap lurus ke manik mata Daren.


"Eb, gue nggak mempunyai kesempurnaan layaknya cewek lain, tapi gue memiliki satu hati yang akan selalu setia sama Lo sampai Lo lu bosan sama gue dan pergi ninggalin gue dengan perasaan itu." ucap Lola membuat Daren langsung berubah aura wajahnya


Daren terperanjat mendengar kata-kata Lola yang dalam penuh makna tapi juga pesan yang membuat Daren membulat kan tekadnya untuk ada di samping cewek yang sudah merubah dunianya menjadi penuh warna


Sesaat dunia seakan berhenti berotasi pada porosnya, keduanya saling menatap dalam dengan binar cinta hingga semua warna di sekelilingnya mereka terlihat indah


"Lu tau Yank, saat pertama gue jatuh cinta sama lu. Gue seperti terjatuh dalam lubang cinta di palung laut terdalam cinta Lo. Gue selalu takjub akan sikap lu apa adanya dan kehangatan lu. Saat mata gue memandang lu, lu makhluk sempurna di mata gue dan


sesaat setelah itu terjadi, gue yakin lu adalah jodoh gue yang nggak tertukar yang Allah kasih buat gue Yank." ungkapan hati Daren yang keluar dari bibirnya membuat Lola tak mampu lagi menahan titik bening yang ada di kedua sudut matanya.


"Thanks Lu udah mencintai gue begitu besar, gue akan selalu jaga cinta itu.I love you beb." ucap Lola membuat Daren begitu terharu dan bahagia.


"Besok kita umumin hubungan kita sama owl night." kata Lola datar tapi membuat Daren membulatkan matanya sambil melongo.

__ADS_1


__ADS_2