
Didalam mobil rendi yang sedang melaju.
"Itu benar teman - temanmu pernah magang di mandala group ?" tanya rendi.
"Iya, benar. Sudah aku duga kau pasti tidak ingat sama sekali !" ucap fani.
"Aku tidak ada waktu untuk mengingat hal semacam itu !" ucap rendi.
Drttt..drrttt.. tiba - tiba handphone rendi berdering. Rendi mengangkat teleponnya.
"Hmm.. ada apa ?" tanya rendi.
"Segera datang ke sini tempat ngumpul kita biasa. Sudah ada azzam juga disini. Rico juga sudah aku hubungi " ucap fahri.
"Mendadak sekali ! aku sibuk !" ucap rendi.
"Sibuk apa ? pacar saja tidak punya ! paling pekerjaan kan.. sudah tinggalin aja dulu. Ini urgent ! Aku mau memberi undangan hari sakralku ! " ucap fahri.
"Kau mau menikah ?" tanya rendi tak percaya.
"Pokoknya aku tunggu kedatanganmu !" ucap fahri mematikan telepon.
"Aisss, playboy yang satu ini !" ucap rendi sambil membanting setir memutar arah.
Fani terkejut.
Semakin hari semakin mirip pembalap F1 saja, cara menyetirnya juga sesuka hatinya, ugal - ugalan !
"Kita ke cafe selebrity dulu ya.. temanku sedang mengajak kumpul disana ! Dia bilang penting. Tidak lama, hanya sebentar " ucap rendi.
"Oke " ucap fani.
******
Sesampai di cafe selebrity.
Rendi dan fani menghampiri meja fahri dan azzam.
"Astaga, kau benar - benar datang. Tidak disangka kau setia kawan juga !" ucap fahri.
"Jangan banyak omong kosong, mana undangannya ?" rendi bertanya.
Fahri memberikan sebuah kertas undangan kepada rendi. Rendi membaca sekilas.
"Brengs*k ! kau menipuku ya! kau bilang kau mau menikah ? sudah aku duga seorang playboy sepertimu mana mungkin tobat secepat itu !" ucap rendi membanting undangan ke meja.
"Kau tahu aku juga tertipu ! aku bela - belain datang kesini ninggalin kerjaan yang banyak, karena mendengar dia mau memberi undangan pernikahan. Ternyata Cih ! cuma undangan ulang tahun perusahaannya !" ucap azzam.
"Hahahahaha.. aku senang kalian sangat bersemangat. Aku tidak akan menikah dulu untuk sekarang.. Pokoknya aku mau menikmati hidup dahulu " ucap Fahri.
__ADS_1
Fahri melirik fani.
"Ngomong - ngomong siapa perempuan yang duduk disampingmu ini ren? apa sekretaris barumu ? sudah punya pacar apa belum ? saya tidak keberatan berpacaran denganmu nona jika kamu belum punya pacar " rayu fahri.
"Dasar playboy gadungan ! dia ini fani, pacarku. Sayang, ini temanku fahri dan azzam. Fahri ini CEO dari Citra Multimedia, dia ini playboy yang namanya sudah terkenal dimana - mana. Ntah sudah berapa gadis yang dibuatnya menangis " ucap rendi.
"Wah, kau pemilik saluran televisi itu ? itu saluran tv favoritku !" ucap fani.
"Tentu saja ! ratingnya selalu dipuncak kan ?" ucap fahri membanggakan perusahaannya.
Fani mengangguk.
"Dan yang ini azzam, dia pemilik perusahaan kontruksi. Dia presdir Wijaya Group. Perusahaanku dan perusahaannya sudah beberapa kali melakukan kerjasama. Dia yang paling alim dan sangat setia pada pacarnya tidak seperti playboy yang satu itu" ucap rendi sambil melirik fahri.
"hahaha, azzam memang sangat setia pada pacarnya. Dan sebenarnya yang akan memberi undangan pernikahan itu azzam. Dua bulan lagi dia akan menikah dengan Zia pacarnya yang sudah dia pacari dari SMA" ucap fahri.
"Salam kenal ! " ucap fani.
"Jadi kalian bertiga sudah bersahabat dari kapan ?" tanya fani.
"Kami sudah bersahabat dari SMA dan lanjut kuliah di kampus yang sama juga, diluar negeri. Masih kurang satu lagi sih sebenarnya. Rico namanya sepertinya dia telat" ucap azzam.
"Ooh.." jawab fani.
"Jadi kamu dan rendi sudah berapa lama pacaran ? rasanya wajahmu tidak asing ya ? kamu yang diacara ulang tahun perusahaan rendi itu kan yang mempublikasikan hubungan pacaran kalian? pantas saja seperti pernah melihatmu. ternyata kalian benar - benar pacaran ya ? " ucap fahri.
"Aku penasaran sekali, bagaimana kamu bisa berkenalan dengan rendi ? susah sekali pasti kan menjadi pacar rendi yang moodnya selalu berubah - ubah ?" ledek fahri.
hahaha ayolah temanmu bahkan sangat hafal luar dalam dengan sifat payahmu itu !
"Kami pacaran baru satu bulan. Aku magang diperusahaannya kemarin " ucap fani.
"Jadi kau masih kuliah ?" tanya fahri.
"Iya " jawab fani.
"Dimana ?" tanya fahri lagi.
"Di kampus pelita mandiri. Tapi sebentar lagi aku wisuda. Besok aku sudah mulai sidang " ucap fani.
"Kenapa kau banyak tanya sekali ?" ucap rendi.
"Kau tak perlu selalu menjawab pertanyaan yang tidak berbobot darinya ! "ucap rendi.
"Astaga rendi, aku hanya bertanya saja apa kau sudah secemburu itu. Tapi aku benar - benar salut padamu, karena kamu sudah bisa move on setelah bertahun - tahun putus dari keyla. Aku kira kamu menjadi guy, karena setiap kali aku jodohkan dengan teman - teman pacarku kau selalu menolak hahaha" ucap fahri diselangi tawa.
Mendengar nama keyla raut wajah rendi berubah. Ada kemarahan dan kerinduan disorot matanya yang menjadi satu. Azzam menyenggol lengan fahri yang sudah lancang menyebut nama keyla didepan rendi dan fani. Keadaan berubah jadi hening.
guy ? temanmu juga satu pikiran sepertinya denganku. Tapi tunggu dulu tadi fahri menyebut nama keyla.. siapa keyla itu ya ? apa dia gadis yang masih dicintai rendi itu.. kenapa raut wajah rendi tidak seperti biasanya ya mendengar nama itu.. sepertinya dia masih sangat mencintai gadis itu..
__ADS_1
Tiba - tiba riko datang dan menghampiri meja mereka.
"Maaf aku telat !" ucap riko yang memecah keheningan.
"Semua mata tertuju pada riko. Riko duduk disebelah rendi.
"Ini riko, teman yang kami ceritakan tadi " ucap azzam mencoba mencairkan suasana.
"Iya, dia ini presdir Buana Group. Perusahaannya bergerak dibidang properti sama seperti rendi. Dia ini sama sepertiku, tapi dia ini playboy kelas pemula" ucap fahri mencoba melawak.
"Dasar bedeb*h ! jangan samakan aku dengan dirimu !" ucap riko.
"Astaga apa bedanya.. aku berganti pacar setiap 3 minggu, sedangkan kau berganti pacar setiap 3 bulan !" ucap fahri.
"Aku berganti pacar karena ada alasan, bukan dengan alasan bosan sepertimu !" ucap riko.
"Eh, siapa dia ?" tanya riko pada fahri.
"Itu fani, Kekasih rendi" ucap fahri.
"Apa ??? kau sudah bisa move on dari keyla sekarang ? " ucap riko terkejut.
Rendi hanya diam tak bergeming.
Fahri dan azzam langsung menepuk kepala riko.
"Bisakah kau mengganti kata - katamu ? kata - kata itu sudah dipakai tadi !" ucap azzam.
"Hahaahahaaha " Fani tertawa terbahak - bahak tidak berhenti. Rendi, riko, fahri, dan azzam melihat ke arahnya bingung.
Mereka berempat ini sungguh konyol ! satu alim, 2 playboy, dan yang satu ini tidak jelas ! wakakakak..
Rendi yang melihat tingkah fani, dan takut fani bertingkah lebih aneh lagi segera menarik tangan fani mengajaknya pulang.
"Kalau tidak ada hal yang penting lagi, kami pulang duluan. Aku harus mengantarnya " ucap rendi.
"Hei, aku bahkan baru datang ! dan kau mau pulang sekarang?" ucap riko.
"Itu urusanmu !!! " ucap rendi.
Rendi dan fani bergegas melangkah pergi dari ruangan itu.
Terdengar sayup - sayup teriakan fahri.
"Hei, rendi jangan lupa lusa datang ke pesta perayaan ulang tahun perusahaanku !" teriak fahri.
Rendi hanya diam dan terus melangkah.
#tidak jera - jeranya meminta like dan votenya dari kalian pembaca baik hatiku 😘🙏
__ADS_1