
(*__*) **Jangan lupa beri dukunganmu pada novel ini dengan cara Like, Komen dan Vote ya.. 🤗🙏
Makasih dan Happy Reading ya gaes**.. 😘
****************************
Nisa dan Riko sudah mulai menunggu di ruang tunggu dokter kandungan. Hari ini dia datang menepati janjinya pada Mika untuk melakukan tes DNA.
Riko yang sudah di ambil sample darahnya sekarang tinggal menunggu hasilnya yang akan keluar sebentar lagi. Sedangkan Mika yang baru tiba, baru saja masuk ke ruangan dokter yang akan mengambil sample darahnya.
"Kau tidak apa-apa meminta izin keluar tadi ? ini kan baru jam sebelas, belum jam makan siang" Ucap Riko.
"Tidak apa-apa aku tadi sudah menelpon Rendi meminta izin" Ucap Nisa.
"Menelepon ? Memang Rendi tidak ada diruangannya ? Kemana Dia ? Meeting atau perjalanan bisnis ?" Tanya Riko.
"Aku juga tidak tahu. Tapi dia tidak ada meeting dan juga perjalanan bisnis minggu ini. Kata sekretarisnya setelah menandatangani dokumen jam sepuluh tadi pagi Dia langsung keluar" Ucap Nisa.
"Oh.." Ucap Riko.
Suasana menjadi hening.
"Kau percaya padaku kan Nis ? Aku tidak mungkin melakukan hal tercela seperti itu" Ucap Riko tiba-tiba.
"Tadinya aku sempat terkejut mendengarnya. Bahkan mama dan papaku yang sangat menyukaimu juga sempat marah padamu begitu melihat gosip tentangmu. Mereka sempat meragukanmu. Tapi aku meyakinkan mereka kalau Kau bukan orang seperti itu" Ucap Nisa.
"Terima kasih ya Nis karena sudah percaya denganku" Ucap Riko.
Nisa tersenyum sambil mengangguk.
Tiba-tiba Mika dan seorang dokter perempuan keluar dari ruangan dokter. Mika memegangi perutnya sambil mengelus-elus perutnya.
"Hasilnya sudah keluar ya Tuan Riko" Ucap Dokter itu sambil menunjukkan hasil tes pada Riko.
Riko mengambil lembar hasil tes dan melihatnya bersama Nisa. Betapa terkejutnya mereka melihat hasil tes yang tidak sesuai harapan mereka.
"Cocok ?" Tanya Riko pada Dokter tersebut.
"Iya, Hasil tes DNA-nya cocok. Selamat ya Pak Riko dan Bu Mika. Kalian sebentar lagi akan mempunyai anak" Ucap Dokter tersebut.
Riko tak percaya dengan apa yang didengarnya dan dilihatnya.
"Ini benar-benar tak masuk akal !" Ucap Riko yang melihat Mika dengan sorot mata tajam.
"Kau ingin menyanggah apalagi Rik. Ini hasil tes yang mutlak. Dan untukmu Nisa, Kurangilah bergaul dengan calon Ayah dari anak yang kukandung !" Ucap Mika.
"Jaga ucapanmu Mika !" Teriak Riko marah.
"Ehhh.. Aku pulang dulu. Aku tidak akan menganggu kalian lagi !" Ucap Nisa bergegas meninggalkan Riko dan Mika.
Nisa berlari sampai keluar parkiran. Dia menekan ponselnya untuk memesan taksi online. Tiba-tiba Riko datang mengejarnya. Nafasnya terengah-engah.
"Nis, Ayo Aku antar pulang" Ucap Riko.
"Aku sudah memesan taksi online. Lebih baik Kau antar calon ibu dari anakmu itu !" Ucap Nisa.
"Nis, Aku mohon... Kau percaya padaku kan ?Kau tidak mungkin percaya dengan hasil tes itu kan ?" Ucap Riko.
"Entahlah.. Perasaanku campur aduk sekarang Rik. Aku bingung, sedih dan kecewa. Semuanya kumpul jadi satu. Aku ingin sekali percaya padamu, Tapi hasil tes itu membuatku meragukanmu ! Dan sekarang yang ada dipikiranku cuma satu. Aku ingin hubungan kita sampai disini saja. Benar kata Mika, Aku tidak mungkin kan terus berhubungan dengan orang yang akan mempunyai kewajiban bertanggung jawab sebagai Ayah dari anak orang lain" Ucap Nisa.
"Aku harap Kau jangan menemuiku lagi !" Ucap Nisa.
Tiba-tiba taksi online yang dipesan oleh Nisa datang, Nisa bergegas melangkah masuk ke dalam mobil. Tapi tangan Rendi menahannya. Dia memegang pergelangan tangan Nisa dengan erat.
"Tunggu dulu Nis ! Jangan ambil keputusan dengan gegabah" Ucap Riko.
__ADS_1
"Lepasin tanganku ! Aku ga mau dipaksa !" Ucap Nisa.
Mendengar ucapan Nisa, Mau tak mau Riko melepaskan tangan Nisa.
"Ayo jalan bang" Ucap Nisa.
Mobil yang membawa Nisapun pergi meninggalkan Riko yang termenung sendirian.
********************
Didalam mobil Nisa mengelap air matanya yang mulai mengalir. Sudah dari tadi dia menahannya. Tapi dia tidak mau menunjukkannya di depan Mika dan Riko.
Supir taksi online yang menyetir disebelah Nisa jadi ikutan merasa tidak enak.
"Mbak, lagi sedih ya ?" Ucap supir taksi yang kira-kira berumur 30 tahunan itu. Dia memakai topi, lengkap dengan kacamata hitam.
" Ya iyalah Bang. Kalau berurai air mata kayak gini kalau bukan sedih apalagi namanya.. hiks.." Ucap Nisa yang masih menangis.
"Jangan nangis ya Mbak. Nanti Abang nyanyiin sebuah lagu untuk menghibur Mbak" Ucap Supir itu.
Supir taksi online itu mulai menyanyikan lagu yang lagi hits pada zaman sekarang. Tapi suaranya sangat cempreng dan tempo berlarian kemana-mana. Kalo kata mbak Iik di juri AFI itu bilang "Pitch controlnya" itu loh jeblok habis. Tapi sang Supir tetap menyanyi dengan Pedenya hingga selesai. Menambah suasana hati Nisa semakin panas.
"Bagaimana Mbak dengan suara saya ?" Tanya Penyanyi itu. Eh, Salah maksud saya Supir itu.
"Kalau saya sih "NO" Bang !" Ucap Nisa.
Wajah sang Supir langsung manyun ga jelas.
"Coba saya nyanyi sekali lagi ya mbak !" Pinta sang Supir.
"Jangan.. Jangan.. Sudah cukup tadi Bang" Ucap Nisa yang menolak permintaan sang Supir.
Ini kapan lagi nyampenya... Serasa udah setahun aku dalam nih mobil saking lamanya
"Yah, mbak please dengerin dulu... Satu kali lagi aja sudah ini ga lagi kok" Ucap Supir itu memaksa.
"Iya, silahkan" Ucap Nisa malas.
Sang Supirpun kembali bernyanyi. Kali ini dia menyanyikan lagu yang sama tetapi dengan suara yang sangat berbeda. Suaranya terdengar merdu dan enak didengar. Nisapun sempat dibuat terkejut mendengarnya. Mulutnya menganga.
"Apa benar Kau pria tadi yang sebelumnya menyanyi ?" Tanya Nisa tak percaya.
"Tentu saja. Kenapa Mbak suaranya beda ya ? lebih bagus mana yang ini atau sebelumnya ?" Tanya Supir itu.
"Orang buta juga tahu Bang kalau yang kedua lah yang lebih bagus" Ucap Nisa.
"Oh ya ? Makasih loh" Ucap Supir itu.
Lalu Supir itu membuka Topi dan kacamatanya. Dengan gaya yang sok keren Dia mengumumkan sesuatu.
"Sebenarnya Saya adalah Artis Youtuber, Kevin Agustin yang sedang menyamar Mbak. Video ini saya buat untuk keperluan konten youtube saya. Gimana Mbak terkejut ga ?" Tanya Youtuber itu.
"Kevin Apa ? Aduh.. Saya kurang update kalau soal gituan. Maaf ya, Aku ga tahu sama kamu !" Ucap Nisa.
Ini apaan lagi, udah tahu kepala mumet ditambah beginian... Argghhh..
Batin Nisa.
Wajah sang Artis Youtuber pias menahan malu.
"Oh, Okelah kalau Mbak gak kenal siapa saya. Soalnya Saya lihat Mbak ini tipe pekerja keras. Jadi ga sempet buka-buka Youtube" Ucap Youtuber itu.
"Siapa bilang ? Saya sempet kok buka youtube. Apalagi mengenai kuliner, Itu tiap malem saya pantengin" Ucap Nisa.
"Oh iya" Ucap Kevin yang jadi serba salah mau menjawab apa.
__ADS_1
"Kalau begitu ini dengan mbak siapa ?" Tanya Youtuber itu.
"Saritem" Ucap Nisa.
"Ah, yang bener Mbak.. Tadi rasanya namanya bukan itu deh waktu Mas yang ganteng tadi manggil Mbak" Ucap Kevin.
"Emang bener nama gue Saritem. Kamu salah denger tadi" Ucap nisa.
"Ya udah. Kalau begitu video kita tadi ga apa-apa kan Mbak kalau saya upload ke youtube buat keperluan konten ?" Ucap Kevin.
"Ga apa-apa kok" Ucap Nisa santai.
"Makasih ya Mbak sudah izini" Ucap Kevin.
"Mana ?" Tanya Nisa sambil mengenadahkan tangannya seolah-olah seperti meminta.
"Mana apanya ya Mbak ?" Tanya sang Youtuber.
"Mana imbalan buatku ? Kau kan mengupload video ini mendapat reward dari youtube, Dan Aku mendapatkan apa ?" Tanya Nisa.
Kevin bingung menjawab. Karena setahunya tidak ada yang meminta imbalan darinya saat Dia mau minta izin mengupload video.
"Aduh, Saya ga ada persiapan yang bisa diberikan Mbak. Setahu saya sih juga ga ada yang minta selama ini" Ucap Kevin.
"Oh ya ? Kalau ga ada yang bisa diberikan cepat hapus video ini ! Saya ga izini kamu upload video ini. Kalau berani kamu upload saya bisa tuntut kamu !" Ucap Nisa yang marah dengan emosi meluap-luap.
Kebetulan sekali ada tempat pelampiasan emosi untuk masalahku
Batin Nisa.
Lalu Nisa turun dari Mobil dan meninggalkan Artis Youtuber yang masih bengong tak percaya melihat tingkah laku Nisa. Nisa lalu melanjutkan perjalanannya ke kantor menggunakan ojek yang kebetulan berada tidak jauh dari sana.
****************
Sedangkan di Samudra Group, Fani yang sedang menunggu didepan lift untuk turun ke bawah melamun memikirkan tingkah Rendi yang tiba-tiba aneh. Sampai-sampai Dia tidak sadar dengan kehadiran Vino yang ada disampingnya.
"Kenapa melamun di depan lift ? Apa ada masalah ?" Ucap Vino.
Vino menekan timbol lift khusus Pimpinan dan Direksi yang berada di sebelah lift karyawan.
"Ayo masuklah, Lama sepertinya menunggu lift itu" Ucap Vino mengajak Fani masuk ke lift khusus Pimpinan dan Direksi.
Akhirnya Fani masuk ke dalam lift mengikuti perintah Vino.
"Kamu belum jawab pertanyaanku. Kenapa kamu terlihat murung seharian ini, Apa ada masalah ?" Ucap Vino.
"Ga ada kok" Ucap Fani berbohong.
"Pulang ini dijemput Rendi ya ?" Tanya Vino.
"Enggak. Dia bilang, Dia sibuk mengurus beberapa pekerjaan yang mendadak minggu-minggu ini jadi ga sempet anter jemput deh" Ucap Fani.
"Ooh.." Ucap Vino.
Pintu lift-pun terbuka, Fani dan Vinopun melangkah keluar dari lift. Mereka berjalan beriringan menuju pintu keluar. Tiba-tiba langkah Fani terhenti saat mendengar berita di televisi yang berada di lobby.
Sang Pembawa acara mengatakan bahwa :
"Perusahaan kosmetik milik selebriti Keyla Veronica meluncurkan produk baru. Terlihat seseorang yang berdiri disampingnya, selalu mendampingi Nona Keyla selama acara berlangsung. Ternyata Dia adalah PresDir dari Mandala Group, Perusahaan besar yang sedang berkembang pesat. Gosipnya mereka sedang mencoba menjalin hubungan kembali setelah lama putus. Tetapi ada juga sumber yang mengatakan kalau itu hanya gosip semata, karena saat ini sang PresDir telah memiliki kekasih. Sampai saat ini baik Keyla atau Rendi enggan memberikan konfirmasinya mengenai berita ini" Ucap pembawa acara itu.
Fani terdiam menatap layar televisi dihadapannya. Begitu juga dengan Vino yang geram dengan sikap Rendi.
Hati Fani terenyuh melihat berita tersebut. Dia seakan tidak percaya dengan apa yang baru dilihatnya dan didengarnya.
Jadi ini Ren yang kau bilang sedang ada urusan pekerjaan !
__ADS_1
Batin Fani.
#Makasih buat dukungan kalian.. jangan lupa like, komen dan vote ya.. 🤗🙏 "Bahagia itu baca komen-komen dari kalian" Saranghaeyo 😘