Partner Ranjang Sang Cassanova

Partner Ranjang Sang Cassanova
My Hot Girlfriend (NEW)


__ADS_3

Hallo guys, mampir di novel kedua aku ya 🤗



"Iree, sebentar lagi kita harus berangkat ke lapangan" ucap Tessa pada sahabatnya yang masih asik rebahan di atas ranjang.


"Kayanya gue sakit deh" keluh Iree.


Arletta Cairee, gadis sebatang kara yang bekerja sepenuh hati untuk menghidupi dirinya sendiri. Ibunya meninggal 3 tahun silam akibat tabrak lari.


Kelakuan orang yang tidak bertanggung jawab itu menyebabkan ibunya pergi untuk selama-lamanya karena tidak cepat ditangani. Tentu saja hal yang menghambat semua itu adalah biaya.


Ayah? Dia tidak pernah mengenali sosok ayah kandungnya sendiri. Yang dia tau hanyalah sang ibu seorang yang telah merawat dan membesarkannya dengan penuh kasih sayang.


Didikan sang ibu akan kerasnya dunia membuatnya menjadi wanita tangguh dan pekerja keras.


Saat ini Iree bekerja sebagai waiters di sebuah cafe. Bahkan dia mengambil dua shift sekaligus setiap hari. Tentunya untuk menambah penghasilan.


Sementara disaat weekend, Iree akan bekerja sebagai Caddy Golf di salah satu lapangan golf yang tidak jauh dari tempat dia tinggal saat ini. Mempunyai tubuh yang proposional membuat dia mendapatkan pekerjaan itu dengan mudah.

__ADS_1


"Yakin gak mau kerja? Bukannya hari ini tempatnya udah di booking sama perusahaan terkenal itu kan? Gak kebayang tuh bakalan dapet tip berapa. Jangan ngiri kalau gue dapet duit banyak ya" jawab Tessa memanas-manasi.


Seketika membuat Iree melompat dari ranjang. Gadis itu berlari secepat kilat menuju kamar mandi, membuat Tessa menggelengkan kepala karena sahabatnya yang satu itu memang gila duit.


Bukan karena tamak, tapi lebih tepatnya Iree ingin mengubah hidupnya menjadi lebih baik lagi. Dia tidak ingin hidupnya seperti ini terus, dia juga menginginkan banyak uang agar bisa hidup berkecukupan.


Jangan sampai ibunya diatas sana menangis melihat kehidupan anaknya yang tidak ada kemajuan. Dan juga Iree ingin mengungkap kasus tabrak lari yang dialami ibunya setelah mempunyai banyak uang nanti.


Kedua gadis cantik itu sudah rapi dengan seragam kerja yang dibalut coat. Mereka berjalan beriringan menembus keramaian di hari weekend ini.


Disaat semua orang melepas penat, lain hal dengan kedua gadis cantik yang sedang asik berbincang ini. Saking asiknya perjalanan keduanya terasa sangat singkat.


"Huft, sebenarnya aku malas. Badanku rasanya menggigil. Tapi demi ibu, aku harus kuat" Iree mulai menyemangati dirinya sendiri.


Lapangan mulai ramai, tamu sudah mulai berdatangan. Kali ini Iree mendapat perintah dari sang atasan untuk menjadi pendamping dari pemimpin perusahaan yang sudah membooking.


Iree hanya bisa menggerutu kesal karena pasti orang itu adalah aki-aki bau tanah yang akan banyak menguji kesabarannya hanya untuk mencari-cari perhatiannya.


"Dia akan datang 5 menit lagi, kau harus bersiap. Jangan lakukan kesalahan sedikitpun!"

__ADS_1


"Yes, bos"


Sambil menunggu orang itu datang, Iree pergi ke lapangan untuk menyiapkan semua kebutuhannya saat bermain golf nanti.


Disaat dia berjalan tentu semua tatapan laki-laki mata keranjang akan menatapnya penuh damba. Membuat Iree menyentak-nyentakkan kaki karena kesal dan risih mendapatkan tatapan seperti itu.


Ingin sekali aku mencolok mata mereka.


Setelan rok mini dan atasan berlengan panjang yang bagian bawahnya hanya sebatas pusar. Tentu saja membuat body nya yang aduhai terekspos dengan jelas.


Iree juga tidak mengerti entah darimana asal tubuhnya bisa sesempurna ini. Bahkan Iree sendiri bisa menilai bahwa dia dan sang ibu tidak ada mirip-miripnya sama sekali. Mulai dari wajah dan postur tubuh, jelas berbeda.


Bahkan tak jarang akibat mempunyai postur tubuh yang menggiurkan kaum bersenjata panjang. Banyak diantara mereka yang terang-terangan mengajak Iree untuk menyewa kamar hotel dengan menawarkan sejumlah uang dengan nominal tinggi.


Jika tidak berpikir panjang, mungkin saat ini Iree sudah hidup bergelimang harta dengan uang pemberian dari laki-laki yang mendambakan kemolekan tubuhnya.


Munafik, memang. Apa bedanya dengan sekarang, dia sedang mengumbar-ngumbarkan tubuhnya bukan? Tapi bagi Iree itu lebih baik daripada melemparkan tubuhnya sendiri ke atas ranjang dan membiarkan mereka menggerayangi tubuhnya.


Meskipun dia bekerja dengan pakaian terbuka seperti ini tapi dia tidak pernah membiarkan para pria yang haus akan sentuhan itu menyentuhnya sesuka hati.

__ADS_1


Lagipula, di dalam kontrak kerjanya pun jelas tidak tertulis bahwa dia harus melayani nafsu bi-rahi para pelanggannya. Dia hanya ditugaskan untuk melayani pelanggan selama bermain golf. Jadi tidak ada yang salah bukan?


__ADS_2