Partner Ranjang Sang Cassanova

Partner Ranjang Sang Cassanova
Jalan-jalan


__ADS_3

Ander membalas sapaan istrinya dengan senyuman lembutnya, dia berjalan mendekat lalu mengecup puncak kepala wanita itu dengan sayang "Apa yang sedang kau lakukan disini honey?"


"Tidak ada, aku hanya sedang memberi jadwal shift para pelayan supaya mereka tidak terlalu kelelahan"


"Kau memang majikan yang sangat baik" ujar Ander gemas, pria itu mengacak-acak rambut Ziva.


"Tentu saja, karena dulu aku pernah ada di posisi mereka"


Ander hanya tersenyum tipis menanggapinya "Baiklah, Ayo kita kembali ke mansion" ajaknya seraya mengulurkan tangan.


Dan Ziva dengan senang hati membalas uluran tangan suaminya. Ander menggandeng Ziva menuju buggy car yang ditumpanginya tadi. Tapi sebelum itu dia mengambil buket yang sempat terlupakan dan memberikannya pada sang terkasih.


"Aku membeli bunga ini, khusus untuk bumil cantikku yang satu ini"


"Terima kasih An"


Sepasang suami istri itu akhirnya mulai meninggalkan area paviliun.


"An"


"Iya honey?"


"Apa boleh kita berjalan-jalan sebentar diluar sini?"


"Maksudnya?"


"Aku ingin mengelilingi area mansion menggunakan buggy car ini"


Bukannya menyetujui, Ander malah bertanya lagi "Kenapa?"

__ADS_1


"Ck, sebenarnya aku bosan berada di mansion terus, maka dari itu aku datang ke paviliun. Dan sekarang aku ingin memintamu untuk menyupiri buggy car ini mengelilingi mansion anggap saja itu adalah jalan-jalan. Apa mau mengerti?"


"Tentu saya mengerti Ratu, baiklah ayo kita jalan-jalan" padahal memang Ander sudah berniat mengajak Ziva jalan-jalan malam ini tapi tidak apa lah dengan senang hati Ander pun menuruti permintaan istrinya yang ingin berjalan-jalan mengelilingi area mansion karena mungkin ini adalah keinginan babynya, mengingat jarang sekali Ziva meminta sesuatu.


Wanita hamil itu tentu senang bukan main, berkeliling area mansion menggunakan buggy car saja sudah bisa membuatnya tersenyum lebar seperti ini.


"Kau senang?"


"Tentu aku senang An, setiap hari yang aku lakukan hanya berdiam diri di dalam mansion"


"Kau bisa berbelanja atau melakukan apapun, aku tidak melarangnya bukan?"


"Ya, kau benar. Tapi aku bingung harus melakukan apa"


"Em, apa kau punya bakat lain?"


"Bakat?"


"Sebenarnya, sebelum bertemu denganmu aku itu sedang dalam masa kuliah. Tapi terhenti karena keterbatasan biaya. Apa boleh aku kuliah lagi?" rasa unek-unek di dalam hatinya akhirnya bisa dia keluarkan hari ini.


"Kuliah? Jurusan apa?"


"Tata busana"


"Kenapa tata busana?"


"Sejak kecil aku selalu diajarkan ibu menjahit, dan aku sangat menyukai kegiatan itu"


"Aku akan mengijinkanmu kuliah lagi, tapi setelah junior lahir" putus Ander kemudian. Dia merasa bertanggung jawab dengan masa lalu istrinya yang tiba-tiba dia hancurkan.

__ADS_1


"Benarkah?"


"Tentu saja sayang"


Ziva memeluk leher suaminya dengan erat "Ahh terima kasih suamiku"


"Iya sayang, tapi tolong lepaskan aku sedang mengemudi buggy car nya"


"Ah iya, maaf aku lupa"


Ander hanya tersenyum menanggapinya "Kita masuk ya" ajaknya setelah buggy carnya berhenti tepat di depan mansion.


Ziva mengangguk mengiyakan.


"Bersiap-siaplah karena malam ini aku akan mengajakmu keluar!"


Ziva mengerutkan kening "Kita mau kemana?"


"Aku tidak menerima pertanyaan apapun, jadi supaya cepat ayo kita mandi bersama"


"An!!!"


-


-


-


Rencananya aku bakal up 3 bab ya gaes, mungkin siang baru meluncyurr. Jadi tetap stay tune yaaa

__ADS_1


Terima kasih atas support kalian semua 😘😘


__ADS_2