Pelayan Tuan Muda

Pelayan Tuan Muda
Teman Lama


__ADS_3

Pagi ini ada sekretaris baru di kantor Agam, membuatnya mau tidak mau harus datang pagi pagi sekali, Dia juga meminta Nara untuk ikut bersamanya ke kantor,


Sesampainya dikantor Nara langsung duduk disofa karena pagi ini dia merasa sangat lelah apalagi tangannya masih pegal pegal karena habis memijat Agam semalaman.


''Heii.. siapa yang suruh kamu duduk disitu?'' tanya Agam membuat Nara yang ingin duduk terpakasa berdiri lagi.


''Ck, aku sangat lelah Gam, lagian ngapain sih pagi pagi aku ikut kamu ke kantor?'' tanya Nara sambil memasang wajah nelangsa.


Agam hanya memandangnya tanpa menjawab pertanyaannya. karena sejujurnya dia membawa Nara ke kantor karena tidak ingin si supir taksi itu datang lagi dan mengajaknya pergi berkencan.


Agam merasa tidak rela jika Nara berdekatan dengan pria lain, entahlah Agam juga heran mengapa dia bisa seperti itu.


Agam langsung memandang ke arah pintu saat ada yang mengetuknya.


''Masuk..!'' perintah Agam


''Permisi pak..!'' ucap seorang wanita cantik yang baru saja masuk.


Agam langsung mendongak membuat sang wanita itu terkejut lalu tak lama kemudian dia langsung tersenyum dan berjalan menghampiri Agam yang sedang duduk di kursi kebesarannya.

__ADS_1


''Agam..!'' kata sang wanita yang kini sudah berada tepat di depannya.


Agam pun berdiri dan mengernyitnya kening karena dia merasa tudak asing dengan wanita di depannya ini.


''Kamu siapa?'' tanya Agam sambil berusaha mengingat ingat.


''Heii.. kamu sudah lupa sama aku?'' tanya sang wanita dengan wajah sedikit suram


''Aku teman dekat kamu ketika di Universitas XXX. jawabnya sambil memandang Agam dengan intens.


''Sri Kayla..!'' ucap Agam sambil melihat Kayla dari atas ke bawah.


''Iya, Kayla langsung memeluk Agam dengan erat membuat Agam langsung melirik ke arah Nara yang berada di sampingnya, Nara langsung mengalihkan pandangannya dan pura pura tidak melihat ke arah mereka. Agam melepaskan pelukan dari Kayla.


''Seperti yang kamu lihat aku baik baik saja.. dan aku sekarang adalah sekretaris baru kamu!'' jawab Kayla sambil terus tersenyum.


Agam memandang Nara sekilas.


''Oh ya Kay, kenalkan ini kekasih aku!'' kata Agam membuat Nara langsung menoleh sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya ke arah Kayla.

__ADS_1


Kayla yang tadinya tersenyum langsung berubah saat mendengar perkataan Agam barusan.


''Pacar?'' ulang Kayla dengan memandang ke arah Nara dari ujung kepala sampai ujung kaki.


''Iya,'' kata Agam sambil menggenggam tangan Nara.


Kayla hanya diam tanpa ekspresi dan tidak membalas uluran tangan Nara membuat Nara menarik tangannya kembali.


"Sombong banget nih orang!! bathin Nara sambil melirik Kayla sekilas,


''Oh iya Gam, ini berkas yang harus kamu tanda tangani!'' kata Kayla sambil memberikan sebuah map kepada Agam.


''Baiklah, tunggu sebentar!'' ucap Agam


''Oh iya sayang, kamu bisa tunggu aku sambil duduk di sofa itu sebentar!'' lanjut Agam kepada Nara membuat Kayla langsung tersenyum sinis.


Nara tersenyum dan langsung berjalan ke arah sofa karena sejujurnya dari tadi kakinya sudah sangat pegal karena harus berdiri di samping Agam sejak mereka tiba di kantor tadi.


"Akhirnya gue bisa duduk juga!! ucap Nara dalam hatinya.

__ADS_1


Nara duduk di sofa dan langsung membuka ponselnya sambil curi curi pandang ke arah mereka. Nara tersenyum miring melihat Kayla yang dari tadi terus memandangi wajah Agam tanpa berkedip.


"Hellehhh... dasar Srikaya!!!


__ADS_2