
Setelah pulang dari Rumah Sakit, Nara langsung di bawa pulang ke rumah Mertuanya, hampir setiap hari Abi selalu datang berkunjung walau hanya sekedar untuk bermain dengan Arisha, bayi mungil itu sekarang sudah semakin gemoy dan juga aktif, membuat siapapun yang nelihatnya pasti akan langsung jatuh hati kepada bayi cantik itu.
Seperti hari ini, Nara ingin mengajak buah hatinya untuk terbang ke Indonesia, karena dia baru saja mendapat kabar bahwa sang mama sedang sakit, kebetulan Abi juga ingin menemui kliennya yang ada di Indonesia, jadilah mereka pergi bertiga ke Indonesia bersama sama,
Mama Sarah dan Papa Bara mengantar mereka bertiga ke Bandara, Arisha terlihat begitu anteng di dalam gendongan Abi sambil terus mengoceh membuat siapa pun yang melihatnya menjadi sangat gemas.
__ADS_1
''Kami berangkat ya Ma, Pa!'' pamit Nara sambil memeluk keduanya,
''Hati hati ya sayang, kabari jika kalian sudah sampai di sana!'' ujar Mama Sarah sambil menciumi pipi gembul Arisha, membuat bayi cantik itu langsung tertawa karena ulah Omanya,
''Jaga cucuku dengan baik ya!'' pinta Mama Sarah sambil membalas uluran tangan Abi, ''Tante tenang saja, Arisha adalah belahan jiwaku, aku pasti akan menjaganya dengan sangat baik!'' jawab Abi sambil mengelus kepala Arisha dengan sayang, Mama Sarah langsung mengangguk sambil tersenyum, setelah mereka berpamitan, Abi dan Nara segera masuk ke dalam pesawat,
__ADS_1
''Aku hanya bercanda, jangan menatapku seperti itu!'' jawab Mama Sarah sambil berlalu pergi meninggalkan sang suami seorang diri dengan wajah penuh tanya.
Di dalam pesawat, Arisha terus mengoceh sambil tertawa bersama dengan Abi, siapa pun yang melihatnya pasti akan mengira bahwa mereka adalah seorang Ayah dan juga anak, Nara hanya tersenyum memandang ke arah mereka berdua, matanya langsung melotot saat melihat Agam yang sedang tertawa dengan Arisha, dia langsung mengedipkan matanya beberapa kali, ''Agam..!!'' ucap Nara dengan lirih, Abi langsung menoleh ke arah Nara yang sedang menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan,
''Kau bilang apa?'' tanya Abi, namun Nara hanya diam sambil mengucek matanya lagi, seketika Agam langsung berubah menjadi Abi lagi, membuatnya langsung menautkan kedua alisnya, ''Hei, apa yang terjadi?'' tanya Abi lagi yang membuat Nara langsung tersadar dari halusinasinya, ''Eh, tidak ada apa apa!'' jawab Nara gugup sambil mengalihkan pandangannya dari Abi. Nara lebih memilih untuk memejamkan matanya saja dari pada nanti berhalusinasi lagi, hingga tanpa sadar dia langsung terlelap ke alam mimpi, padahal niatnya hanya ingin memejamkan mata saja,
__ADS_1
Setelah beberapa jam di dalam Pesawat, akhirnya mereka sampai juga di Indonesia, Abi langsung membangunkannya, ''Ayo turun, kita sudah sampai!'' ajak Abi sambil membenarkan gendongan Arisha yang juga sudah terlelap sejak tadi akibat lelah mengoceh.
Mereka turun dari Pesawat dan langsung menuju pintu keluar Bandara, ternyata di sana sudah menunggu beberapa orang Bodyguard sang Papa, yang langsung berjalan menghampiri Nara dan langsung meraih koper yang ada ditangannya, Abi hanya menatap bingung kepada beberapa orang pria yang menunduk hormat kepada Nara, ''Selamat datang kembali, Nona muda!'' ucap mereka semua dengan serempak.