
Agam dan Nara juga pamit untuk masuk ke dalam kamar. di dalam kamar Agam langsung mengecek email kerja melalui gadget nya sementara Nara langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil berselancar di dunia maya.
Tak lama kemudian sebuah pesan grub masuk ke dalam ponsel nya, dia langsung membukanya dan membaca isinya yang ternyata adalah undangan reunian dari semua alumni. Nara langsung meletakkan ponselnya kembali dan kemudian dia turun dari kasur dan berjalan menuju balkon,
Dia duduk di atas kursi sambil menyenderkan kepalanya dan memejamkan matanya sambil menghirup udara yang terasa segar karena di sekitar rumah Agam banyak ditumbuhi tanaman hijau, kemudian fikirannya pun langsung terbayang pada kejadian beberapa tahun yang lalu saat dirinya masih sekolah dulu.
🌺🌺🌺
Flashback on
Rey Arkhatama adalah seorang pembisnis yang sangat kaya raya, banyak orang yang ingin bekerja sama dengan perusahaannya, karena dia orang yang sangat bijaksana dan sangat baik hati, namun seseorang dari masalalunya sangat tidak senang melihatnya hidup dengan nyaman dan bergelimpang harta, punya isteri pintar dan juga puteri yang sangat cantik, sementara dirinya tidak punya apapun yang bisa dibanggakan. Dia sangat iri melihat kehidupan seorang Rey Arkhatama itu.
Dia pun akhirnya berencana untuk membuat Rey Arkhatama hancur, dia sangat tahu bahwa kelemahan dari Tama adalah puteri kecil yang sangat di sayanginya itu, Setelah beberapa kali gagal menculik sang puteri akhirnya hari ini dia bisa juga menculiknya karena dia menyamar sebagai seorang bodyguard dari sang puteri dan dia tidak akan menyia nyiakan kesempatan ini, dia langsung berencana untuk membawa puteri Tama ke luar negeri namun naas dia malah tertangkap oleh seorang polisi di saat dia akan masuk ke dalam pesawat. akhirnya puteri cantik itu pun bisa kembali ke pelukan orang tuanya, dan dia berhasil dibawa polisi. namun ketika di perjalanan dia berhasil kabur.
Tama dan Sovia sangat trauma akan kejadian itu, mereka pun akhirnya mengirim Nara kecil ke rumah Omanya yang ada di luar kota dan menutup semua identitas nya. dengan begitu mereka merasa tenang karena di rumah orang tua Tama banyak keluarga yang mengawasinya sementara di rumah Tama hanya baby sitter dan seorang pembantu yang selalu menemani Nara di rumah.
Setelah Nara kelas Dua belas Sekolah Menengah Atas sang oma meninggal dunia dan akhirnya Nara balik lagi ke rumah orang tuanya,
__ADS_1
Dia pindah ke sekolah SMA Tunas Bangsa, sekolah paling elit di kota tempat tinggal orang tuanya. Nara pun akhirnya menyamar menjadi anak orang biasa karena dia ingin memiliki teman yang benar benar tulus ingin berteman dengannya, bukan teman toxic yang hanya ingin memanfaatkannya saja hanya karena dia kaya.
Kedatangan Nara di sekolah itu membuat banyak kaum Adam terpesona olehnya, termasuk most wanted Tunas bangsa yaitu Irvan Geraldin,
Irvan yang saat itu masih menjalin cinta dengan Lily pun akhirnya jatuh cinta juga kepada Nara, dan Irvan langsung memutuskan hubungannya dengan Lily secara sepihak membuat Lily menjadi sangat marah, Apalagi alasan Irvan memutuskannya hanya kerena gadis pindahan dari kalangan biasa membuat Lily bersumpah akan menjadikan hidup Nara seperti di Neraka agar dia tidak betah untuk bersekolah di Tunas Bangsa lagi, Lily merasa bahwa Nara lah yang sudah merebut Irvan darinya.
Nara yang tidak mengetahui hubungan antara Irvan dan Lily, akhirnya menerima Irvan menjadi kekasihnya. karena Irvan dan Lily memang tidak pernah memberi tahu hubungan mereka di depan teman temannya.
Nara yang saat itu ingin pergi ke toilet langsung di hadang oleh Lily, Lily mengancamnya untuk segera memutuskan Irvan namun Nara tidak mau melakukannya membuat Lily semakin marah dan akhirnya Lily menghasut semua teman temannya untuk membenci Nara.
Raka langsung membuka pintu gudang dan mendapati seseorang sedang duduk di lantai sambil menekuk kedua lututnya dan menenggelamkan kepalanya di sana.
Raka berjalan menghampirinya dan berdiri di sebelahnya sambil berdehem membuat Nara langsung mendongakkan kepalanya dan menatap Raka yang juga menatapnya.
Raka langsung mengulurkan tangannya untuk membantu Nara berdiri dan Raka juga mengantarnya pulang, mulai saat itu Raka dan Nara mulai dekat dan menjadi teman baik.
Raka juga mengetahui bahwa Nara adalah anak orang kaya saat mereka sedang berada di restoran, saat itu mereka berdua datang terlambat kesekolah dan tidak di bukakan pintu gerbang, akhirnya Nara nengajak Raka untuk cabut dan jadilah mereka pergi ke restoran yang ada di sebelah mol. saat mereka selesai makan mereka langsung keluar dan di parkiran tiba tiba seorang pria dewasa memanggilnya dan mereka langsung menghentikan langkah dan menoleh je arah belakang, Nara terkejut dan dia keceplosan memanggil papa, Raka yang emang mengenal wajah Tuan Akhatama pun di buat melongo saat Nara memanggilnya papa.
__ADS_1
Akhirnya Nara menceritakan semuanya kepada Raka. dan meminta Raka agar menyimpan rahasianya dengan aman.
🌺🌺🌺
Nara yang sedang melamun langsung tersentak ketika mendengar suara Agam di sampingnya. Dia langsung nembuka matanya dan menoleh ke arah Agam.
''Jangan melamun di sini nanti kesurupan sama penghuni di pohon itu!'' tunjuk Agam ke arah sebuah pohon yang tak jauh dari mereka. Nara hanya menatapnya datar tanpa mau menanggapi ucapan Agam
''Oh iya, nanti malam sebaiknya kita pulang kerumah saja, karena besok pagi aku ada meeting!'' ucap Agam dan Nara hanya mengangguk saja,
Tak lama kemudian Nara masuk ke dalam kamar dan meninggalkan Agam sendirian di balkon.
Nara mengecek ponselnya dan ternyata ada pesan dari Raka yang menanyakan apakah dia ikut reunian atau tidak minggu depan. Nara hanya membacanya tanpa berniat membalasnya, Karena tiba tiba saja mood nya langsung berubah saat mengingat kejadian ketika dulu dia selalu di kerjai oleh Lily.
Namun saat Nara ingin meletakkan ponselnya tiba tiba ponselnya berdering, Nara langsung melihatnya dan ternyata Raka menelfonnya.
Nara langsung mengangkatnya dan ternyata Raka memberitahunya bahwa mulai besok dia akan bekerja di kantornya Agam dahulu sebelum dia bekerja dan memimpin perusahaan papanya yang ada di luar negeri.
__ADS_1