Pelayan Tuan Muda

Pelayan Tuan Muda
Eric Wilston


__ADS_3

Kayla yang sedang berusaha untuk melepaskan tali yang mengikatnya, langsung tersentak kaget saat mendengar suara pintu yang di buka dengan kasar, dia langsung mendongak dan menatap seorang lelaki yang sudah babak belur langsung di dorong dengan kuat ke arahnya, ''Eric..!'' ucap Kayla dengan lirih.


Kayla langsung menatap nyalang ke arah seorang pria berbadan tegap yang tadi mendorong kekasihnya itu. Tak berselang lama, Gavin dan Raka langsung masuk ke dalam ruangan tersebut sambil tersenyum miring saat melihat seorang pria yang tersungkur di atas lantai dengan wajah tidak beraturan lagi.


''Lepaskan aku sekarang juga!'' teriak Kayla sambil menghentak hentakkan kakinya di atas lantai.


''Kalian semua ba-jingan! Apa sebenarnya yang kalian inginkan?'' tanya Kayla dengan mata yang memancarkan aura kebencian. Gavin hanya mendengus kasar saat mendengar ucapannya itu, dia lantas memerintahkan anak buahnya untuk segera mengikat Eric juga di kursi sebelah Kayla.


''Dasar tidak waras!'' teriak Kayla lagi, karena sejak tadi dirinya melihat Gavin dan Raka hanya diam saja tanpa mengatakan apa pun.

__ADS_1


''Kenapa kau sangat berisik sekali?'' tanya Raka sambil menggaruk dahinya yang tidak gatal. ''Apa perlu mulutmu itu kubuat tidak bisa bicara lagi?'' lanjut Raka lagi yang membuat Kayla langsung berhenti menggerutu.


''Jangan macam macam denganku, atau aku akan..--'' ucapan Kayla langsung di potong oleh Gavin, ''Memangnya apa yang bisa kau lakukan sekarang dengan keadaanmu yang seperti ini?'' Kayla langsung melengos saat mendengar ucapan Gavin barusan


''Hei ba-jingan, cepat lepaskan aku sekarang juga! Memangnya ada urusan apa kalian denganku?'' tanya Eric sambil menatap Gavin dan Raka bergantian, karena seingatnya dia tidak mengenal mereka apalagi berurusan dengan mereka berdua,


''Kayla, jawab aku! Apa yang sudah terjadi?'' teriak Eric lagi, membuat Kayla langsung menatap tajam ke arahnya, ''Diamlah Eric, mereka berdua itu adalah sepupunya Agam!'' jawab Kayla dengan malas. Eric langsung membolakan matanya dengan lebar saat mendengar ucapan Kayla barusan, dia langsung menelan salivanya dengan susah payah sambil menatap Gavin dan Raka bergantian. ''Tamatlah riwayatku hari ini!'' ucap Eric dalam hati.


''Baiklah, karena kau sudah mengetahui siapa kami, maka saat ini juga kami akan memberikanmu sedikit pelajaran!'' ucap Gavin sambil menyeringai. Eric langsung menelan salivanya saat melihat Gavin menyeringai seperti itu.

__ADS_1


Gavin langsung mengeluarkan pistol kecil dari dalam sakunya, membuat Kayla dan Eric langsung melotot bersamaan.


''Jangan bunuh aku, kumohon!'' Teriak Eric dengan keringat yang sudah membanjiri dahinya. ''Aku akan melakukan apa pun untukmu!'' pinta Eric, namun Gavin hanya tersenyum sinis menanggapinya.


Gavin terus mengarahkan pistolnya ke arah kepala Eric, membuat Kayla langsung menjerit histeris, ''Jangan buat bayiku menjadi yatim, brengsek!''


Eric langsung menatapnya, ''Dasar bodoh, apa yang sudah kau katakan? Kenapa kau memberitahu mereka bahwa itu adalah bayiku, seharusnya kau mengatakan bahwa itu adalah bayinya Agam!''


''Diam kau!'' bentak Kayla yang membuat Eric langsung diam seketika. Gavin yang melihatnya langsung menggeleng gelengkan kepalanya saat melihat sepasang kekasih yang ada di hadapannya itu.

__ADS_1


__ADS_2