
°•Yena•°
Hoaaam... aku menguap dan meregangkan otot ku, perutku lapar. Semalam tidak makan. Aku melihat paman menghilang lagi. Aku beranjak dari ranjang dan berjalan ke kamar mandi.
Lagi lagi membuat bekas, huh!! Paman sangat rakus!! Badanku jadi merah merah. Aku mandi dengan cepat. Dan keluar dari kamar mandi. Aku melihat paman duduk di teras.
Aku berganti pakaian dan menyisir rambutku. Aku berjalan menghampiri paman.
Yena: Morning Honey.. (mencium pipi Jonathan)
Jona: Morning baby.. (tersenyum)
Yena: paman dari mana? Saat bangun aku tidak melihatmu.
Jona: membuat sarapan. Tidak tau enak atau tidak. Kata mbok tadi namanya apa ya.. hmm.. Nasi apa ya?? Aku lupa, (Bingung)
Yena: Nasi Goreng Honey.. paman membuatku gemas! (mencubit pelan pipi Jonathan) terimakasih, ini pasti enak.
Jona: makanlah, aku belajar resepnya dari internet. (Tersenyum)
Aku terharu, paman mau membuat nasi goreng untukku? Paman, kamu sangat peduli padaku? Aku wanita bodoh jika melepasmu. Terimakasih paman.
Jona: hei, kenapa menangis? (Berdiri)
Yena: (menyeka air mata) aku terharu paman. Aku tidak menyangka paman akan mau repot membuat sarapan untukku. Aku senang.
Jona: Sayangku, aku akan lakukan apapun untukmu. Asal kamu bahagia bersamaku. (Memeluk)
Yena: paman, terimakasih (mengeratkan pelukan)
Jona: (melepas) jangan ada kata terimakasih. Oke? (Mencium kilas bibir Yena) ayoo duduk dan makanlah.
Aku duduk dan mulai makan, mataku melebar. Ini sangat enak, pamanku sempurna❤
Aku menyodorkan sendok berisi nasi goreng. Paman memakannya. Paman tersenyum. Hahaha.. baru tau rasanya nasi goreng kah?
Yena: paman belum pernah coba? Nasi goreng?
Jona: (menggeleng) ternyata ini sangat enak. Aku belum pernah makan.
Aku menyuapi paman. Aku senang paman selalu mengembangkan senyuman nya.
Yena: nanti aku akan buatkan mie goreng. Paman pasti ketagihan. Di indonesia itu sangat terkenal dari ujunng sampai ujung.
__ADS_1
Jona: hmm.. rasa mie sumua sayang. Aku tidak suka. Tidak baik juga makan makanan instant.
Aku jadi teringat masa kuliah,semua temanku jika ditanggal tanggal tertentu selalu memborong mie instant. Hahaha.. anak kos, ya.. mereka jauh dari keluarga mereka untuk belajar. Mengejar cita cita mereka. Aku jadi rindu pada Niken. Apa kabar ya?? Aku jadi ingin ke Jakarta. Merindukan rumah sakitku yang lama.
Jona: sayang.. ayo makan!
Aku tersadar.
Yena: iya paman, paman juga makan yaa
Kami makan bersaman. Aku senang sekali.
Harapanku, semoga kita selalu bagaia bersama.
Jona: ayo.. kita akan pergi.
Yena: kemana?
Jona: jalan jalan. (Tersenyum)
Yena: baiklah, ayoo
Paman menggandeng tanganku. Aku mengambil tasku, kami pun keluar dari kamar dan meninggalkan Villa.
Kami masuk dalam mobil, supir membawa kami pergi.
Jona: ke pantai
Yena: hmm.. kenapa paman tidak bilang, kau tidak bawa bikini kesayanganku.
Jona: apa?? Kamu mau pamer bekas ciumanku kah? (Berbisik)
Aku terdiam. Ah sial!! Aku lupa.. gara gara paman sih. Uuuhh!! Aku jadi kecewa tidak bisa berjemur.
Ponsel paman berdering, paman menerima dan berbincang. Aku melihat sekeliling. Banyak turis asing yang datang ke Bali. Tentu saja, Bali merupakan pulau wisata yang sudah terkenal di penjuru dunia. Bahkan temanku yang Di jepang suka ke Bali, tapi tidak tau jika Bali adalah salah satu pulau di negara Indonesia.
Hahaha.. untungnya aku belajar di Indonesia, jadi tau lumayan banyak tentang Indonesia. Paman mendaratkan kepalanya le bahuku. Lagi lagi bersikap manja. Membuat hatiku melunak saja.
Jona: apa yang kamu pikirkan? Jangan banyak memikirkan hal yang tidak penting.
Yena: jika aku memikirkan paman bagaimana?
Jona: jangan mencoba merayuku. Aku akan memakanmu lagi nanti malam. (Menggoda)
__ADS_1
Yena: Haha.. kamu sungguh suka melakukannya. Kamu suka sekali menyiksaku paman.
Jona: hmm.. tentu, aku sangat suka. Aku suka suara itu (menggoda)
Paman ini tidak tahu malu, ada supir bisa bisanya bicara hal hal yang memalukan! Paman menggenggam tanganku erat.
Yena: siapa yang bicara?
Jona: oh, itu Brian. Asistenku.
Yena: bukannya Asisten paman Hendy?
Jona: memang salah memiliki 2 asisten?
Yena: ya ya ya.. Boss besar bebas lakukan apa saja.
Jona: hahaha(tertawa) kamu mengejekku?
Lihat apa yang terjadi padamu nanti.
Aku hanya tersenyum, paman ini sekarang suka mengancam. Aku sekarang tau, sifatnya manja seperti anak anak. Hanya terlihat dingin dan jahat jika didepan orang. Sudah seperti aktor. I love you paman❤
Jona: saat tinggal di Jakarta, kamu sering ke bali?
Yena: ya, biasnaya aku mampir kesini sebelum ke Jepang.
Jona: hmm... begitu.
Yena: paman, pekerjaanmu bagaimana?
Jona: sekertaris akan mengurusnya. Jadwalku 2 minggu ini kosong, semua sudah aku pindahkan di awal bulan.
Yena: apa paman akan bekerja lembur bulan depan?
Jona: kemungkinan, kamu mau membantuku?
Yena: aku tidak mengerti bisnis, bagaimana bisa membantu?
Jona: bantu aku dengan selalu bahagia. Aku tidak ingin melihatmu sedih atau menangis. Oke?
Yena: paman, aku bahagia. Paman selalu membuatku bahagia. Terimkasih paman.
Jona: i love you (suara lembut)
__ADS_1
Yena: i love you too
[Selamat Membaca😘]