Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
75.Hallo Sayang..


__ADS_3

°•Yenako•°


Ah!! Kepalaku sakit sekali. Mataku berat, berkali kali aku membuka tutup mataku agar pandanganku tidak buram. Aku melihat tempat yang asing. Aku kaget, aku langsung bangun. Dimana aku? Ini bukan rumahku.


Aku mendengar pintu terbuka terbuka, aku melihat arah pintu. Aku terkejut, Yamato masuk dan tersenyum padaku.


Yamato: Hallo sayang..... kamu akhirnya bangun dari tidur panjangmu. Kamu tertidur seperti putri tidur.


Yenako: kamu... brengsek! Dimana aku? Dimana anakku?


Yamato: ck.. ck.. ck.. jangan marah marah, kamu semakin cantik. Nanti aku tidak akan tahan denganmu.


Yenako: dimana anakku Yamato? Dia masih bayi (menangis) tolong berikan bayiku..


Yamato: (mendekati Yenako) ssstt.. aku tidak melakukan hal buruk pada kalian berdua, anakmu ada di ruang sebelah. Sedang tidur dengan nyenyak.


Yenako: dimana aku?


Yamato: dimana ya.. yang jelas jauh dari Jonathan, (tersenyum jahat)


Yenako: dasar gila..


Yamato: ya, aku gila.. apa kamu puas?? (Membelai lembut rambut Yenako) kamu sangat cantik sayang, tidak heran Jonathan sangat tergila gila padamu.


Yenako: (menepis tangan Yamato) jangan menyentuhku.


Yamato kesal dia mencengkram daguku, pandanganya sangat tajam sepeti ujung pisau.


Yamato: aku peringatkan, jangan bicara semau mu dan jangan bertindak semau mu. Disini adalah wilayahku, kamu milikku sekarang, lupanan Jonathan dengan segera. Jangan mencoba kabur atau melakukan hal bodoh. Jika sekali saja kamu melanggar kata kataku, aku akan membunuh Jonathan kesayanganmu itu.


Yenako: jangan, jangan lukai Jonathan.

__ADS_1


Yamato: kamu begitu mencintainya? Jika iya, menurutlah! Aku tidak akan menyakitinya dan juga tidak akan melukaimu. karena aku mencintaimu sayang.


Yenako: apa yang kamu inginkan dariku? Jangan ganggu Jonathan.


Yamato: mudah saja, jadilah istriku.


Yenako: aku menolak. Aku tidak akan pernah menikah lagi! Meski harus berpisah dengan Jonathan. Hanya dia satu satunya pria yang aku cintai.


Yamato: aku tidak memaksamu sayang, kamu bersamaku sekarang, cinta bisa datang dan pergi bukan?


Sampah! Pria busuk ini benar benar keterlaluan! Apapun yang terjadi aku harus bisa kabur. Aku tidak ingin disini.


Yenako: aku ingin menemui bayiku. Tunjukan kamarnya.


Yamato: tunggulah disini, aku akan suruh pelayan bawa bayimu.


Yamato mengeluarkan ponsel dan menghubungi seseorang. Tidak lama mengakhiri panggilan dan masukan kembali ponsel dalam saku jasnya.


Yenako: aku mengerti, ada beberpa hal yang ingin aku ajukan.


Yamato: katakan sayang, apa kemauanmu?


Yenako:



Aku tidak mau jadi istrimu.


Jangan menyentuhku.


Kita harus jaga jarak.

__ADS_1


Bicara seperlunya.


Ijinkan aku bekeja dan menghasilkan uangku sendiri.



Yamato: baiklah, aku terima permintaanmu. Asal kamu menurut apapun aku kabulkan kecuali yang terakhir. Aku tidak akan biarkan kamu keluar dari rumah.


Yenako: lalu? Bagaimana aku makan?


Yamato: aku akan memberi makanan sehat dan bergizi sayang, jangan cemas.


Yenako: aku tidak mau. Lebih aku kelaparan dan mati. Daripada menerima uangmu.


Yamato: aku akan pikirkan nanti. Aku masih ada urusan, aku pergi dulu.


Yamato pergi meninggalkanku begitu saja, saat Yamato membuka pintu, seorang pelayan masuk membawa Hans padaku Aku tidak menggubrisnya. Yang aku pedulihan hanya Hans.


Yenako: maaf boleh aku bertanya?


"Silahkan nyonya, ada apa"


Yenako: ini dimana?


" oh, ini di Australia nyonya."


Yenako: ah, baiklah.. terimakasih..


Aku menyuruh pelayan pergi. Aku menangis, aku menciumi pipi Hans. Aku merindukan Jonathan. Pasti saat ini sedang khawatir. Memang sungguh Brengsek Yamato ini.


[Selamat Membaca😘]

__ADS_1


__ADS_2