Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
51.Sembuh Total


__ADS_3

°•Yenako•°


Aku keluar dari ruang pemeriksaan. Sekarang perutku sudah besar. Ya, usia kandunganku sudah 8 bulan. Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu.


7 bulan sudah Jonathan menjalani pemulihan. Selama itu pula aku setia mendampingi. Hari ini Jonathan ada jadwal terapi. Aku sudah mengantarnya ke ruang terapi dan meninggalkannya bersama Greck, karena aku harus periksakan kandunganku.


Soal Yamato Hiraya juga belum aku beritahukan pada Jonathan. Hanya aku dan Richard yang tau. Richard mengirim orang mengali informasi. Benar saja dugaanku, kepergian papa dan mama keparis 7 bulan lalu adalah rencana paman Yoshimo. Untung saja aku bisa gagalkan. Aku meminta papa tetap di Jepang.


Paman Yoshimo sangat licik. Beraninya hanya lewat belakang saja. Jika di didepan papa tidak berani apa apa. Hanya bermulut manis. Aku meminta bantuan Ricardo agar bisa melindungi papa dan mamaku. Aku tidak bisa apa apa dengan perut besar seperti ini.


Langkahku terhenti. Aku sudah sampai di ruang terapi. Aku masuk dan menutup pintu. Aku duduk dan melihat Greck yang sedang berbicara serius dengan Jonathan. Mereka berjalan bersama menghampiriku.


Greck: hallo Yena, bagaimana baby nya?


Yena: sehat (tersenyum) bagaimana Jonathan?


Jonathan: kamu tidak lihat aku sudah sehat? Kamu masih menyeretku untuk terapi.


Greck: stop stop!! Pasangan romantis, mesra mesranya nanti saja di rumah. Aku mau jelaskan padamu Yena. Jonathan sudah pulih sepenuhnya. Kamu puas sekarang? Aku menepati janjiku kan?

__ADS_1


Yena: syukurlah, aku sangat senang Greck, lalu apakah perlu terapi lagi?


Grek: Bisa datang 4 bulan atau 6 bulan sekali terapi, jika masih merasa sakit atau nyeri dalam jangka waktu 1 minggu. Jika hanya sehari dua hari tidak perlu. Karena tulang kita ibarat kaca. Meski menyatu tidaklah sempurna seperti sebelumnya.


Yena: baiklah aku mengerti.


Jonathan: kalau bergitu kita pamit pulang Greck. Jangan lupa bulan depan datanglah ke Inggris.


Greck: oke. Kalian hati hati dijalan, bulan depan aku pasti akan datang.


Yena: aku pulang Greck, terimakasih bantuanmu selama ini. Maaf aku merepotkanmu teman.


Greck: tidak masalah Yena, jaga dirimu dan baby mu. Sampai jumpa bulan depan.


Aku dan Jonathan berjalan keluar ruangan diantar Greck. Aku melambaikan tangan dan pergi meninggalkan Greck. Aku dan Jonathan sudah sampai di lobby, kami naik taxi dan langsung menuju Bandara.


Diperjalanan, mataku terpaku melihat luar kaca.


Jonathan: apa yang kamu pikirkan sayang?

__ADS_1


Yena: tidak ada.


Jonthan: apa perutmu sakit? Sini biar aku lihat.


Tangan Jonathan meraba perutku. Anakku merasakan tangan papinya langsung menendang. Jonathan marangkulku dan menyandarakan kepalaku di bahunya. Tangan yang lain sibuk mengusap perutku.


Jonathan semakin perhatian padaku. Dia akan mengomel jika aku melakukan kesalahan. Atau hal yang membahayakan. Jika mengomel hanya satu cara untuk mengunci mulut besarnya. Aku harus melumat bibir nya agar diam. Hahaha..


Semakin lama semakun cerewet, aku yang hamil dia yang sensitif. Sungguh membuatku gemas.


Jonathan: terimakasih sayang.


Yena: sama sama. Aku senang kondisimu bisa pulih total. Selanjutnya jangan tempatkan dirimu dalam bahaya. Oke?


Jonathan: oke (mencium kilas kepala Yena)


Taxi berhenti di lobby, Jonathan membayar tagihan dan kami pun turun. Brian dan Hendy sudah menunggu kami. Kami berjalan bersama masuk kedalam.


Selamat tinggal Jerman,

__ADS_1


Inggris aku datang.........


[Selamat Membaca😘]


__ADS_2