Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
79.Yenako Vs Yamato


__ADS_3

Jonathan dan Yenako berpamitan pada keluarga Wistone. Mark Wistone tidak menyangka jika Yenako adalah istri Jonathan. Saat akan keluar dari rumah Jonathan dan Yenako dihadang oleh Yamato.


Yamato: Hallo Jonathan Lewi. Akhirnya kita bisa bertemu. Kamu datang menjemput istrimu??


Jonathan: jangan lukai istri dan anakku, juga keluarga Wistone. Akulah lawanmu!


Yamato: ayolah, kita sudah tua untuk berebut satu wanita.


Jonathan: aku tidak akan berebut denganmu. Yenako adalah istriku!


Yamato: haha.. cintamu sungguh luar biasa besar. Jika ingin pergi, hadapi mereka dulu. (Yamato mengangkat tangan kirinya ke atas)


Sekelompok orang berpakaian ninja lengkap dengan pedang samurai berjajar di hadapan Jonathan. Yenako terkejut, saat para Shinobi itu membentuk sebuah formasi. Yenako mundur beberapa langkah lalu berbalik. Yenako menitipkan Hans pada nyonya Wistone. Yenako tersenyum pada nyonya Wistone.


(Dalam hati Yenako)


Selama ini aku belajar ilmu bela diri, tapi aku tidak pernah praktik. Apakah kali ini akan berhasil? Aku belajar ilmu dasar menjadi samurai sedari kecil. Kini aku harus mencoba kemampuanku. Yenako semangat. Kamu pasti bisa!!


Yenako melepas dua sepatu. Dia menjinjing tinggi gaun indahnya dan berjalan mendekati Jonathan.


Yenako: hei kamu, kesini (memanggil salah seorang dari para shinobi, Amelia menunjuk yang paling ujung)


Shinobi itu menatap Yamato, Yamato mengangguk. Shinobi itu mendekat pada Yenako. Yenako tersenyum cantik dan memberikan sepatunya. Shinobi itu terkejut, saat menerima sepatu Yenako dengan cepat Yenako memutar tangan Shinobi itu dan memutar badan Shinobi di hadapannya. Yenako menarik pedang samurai yang ada di punggung Shinobi itu. Yenako memukul tengkuk Shinobi didepannya hingga tersungkur. Jonathan dan Yamato terkejut.


Jonathan: Yenako!! (Terkejut)

__ADS_1


Yamato: bagaimana bisa? (Kaget)


Yenako: (tersenyum dingin) kenapa? Takut aku membunuhmu? Selama ini aku mencoba bersabar padamu. Tidak untuk hari ini!


Yamato: yoo.. kamu menipuku sayang, begitu kuat dibelakangku, hanya berpura pura lemah didepanku?


Yenako: ayo kita bertanding Yamato. Kamu atau aku yang akan berakhir.


Jonathan: apa yang kamu lakukan sayang? (Kaget) apa kamu sudah gila?? Jangan ceroboh!!


Yenako: apa lagi, aku membantumu saat ini. Ini pun aku terpaksa. Kamu tidak percaya padaku?


Jonathan: kamu sungguh mampu?


Yenako menatap tajam pada Jonathan, Jonathan mengerutkan keningnya, wajahnya pucat. Tatapan Yenako sungguh mengerikan.


Yamato menjentikan jari memberi tanda. Yenako melihat para shinobi bergerak mendekat, Yenako dengan cepat mendorong Jonathan menjauh darinya. Para Shinobi mengepung Yenako.


Yamato: sayangku, ayolah.. jangan memaksakan dirimu! kamu tidak sayang nyawamu? Sayang sekali jika kamu mati.


Yenako: jangan banyak bicara Yamato Hiraya! Jangan panggil aku Yenako Kimoro jika aku tidak bisa membunuhmu!!


Yamato: sayang sekali kamu menolak kebaikan hatiku. Selamat tinggal sayangku. Serang dia!! (Perintah Yamato)


Jonathan: Tidaaakkk!!!! (Bertetiak)

__ADS_1


Yenako menutup matanya kilas, mengambil nafas dalam dalam dan mengeluarkan perlahan. Tatapan matanya tajam mengamati gerakan lawannya. Para Shinobi itu berputar mengelilingi Yenako. Yenako mengeratkan pegangan pada pedangnya. Seorang menyerang, Yena menghindar dan langsung melukai paha dari lawan. Shinobi lain menyerang lagi, Yena berhasil menghindar dan melukai mereka. Mereka langsung tersungkur, karena pedang samurai yang beracun.


Yenako menyerang dengan cepat tanpa jeda. Tidak berselang lama mereka semua tumbang. Yenako dengan nafas tersengal mendekati Yamato dan menadahkan pedang di leher Yamato. Yamato tertawa keras


Yamato: hahahaha..... luar biasa, cantik dan hebat! Aku sungguh tidak menyangka kamu adalah seorang yang handal.


Yenako: sudah mau mati masih banyak bicara?


Yamato tersenyum jahat dia menepis pedang Yenako dengan pedangnya. Pedang Yamato menggoreas lengan Yenako. Yamato bergerak menjauhi Yenako.


Yenako: sial! Kamu memang licik.


Yenako mundur beberapa langkah dan memegani lengannya. Yamato berjalan perlahan mengelilingi Yenako dengan memegang perdang samurainya.


Yamato: beruntunglah, pedangku tidak beracun sayang.


Yenako: aku akan membunuhmu Yamato!


Perang sengit terjadi! Amarah dan kekesalan seorang Yenako Kimoro akhirnya terlihat jelas. Yenako menyerang Yamato bertubi tubi. Yenako melukai kaki Yamato hingga Yamato jatuh terseungkur. Yenako mendekati Yamato dan mengangkat tinggi pedangnya, disaat Yenako ingin mengayunkan pedang pada Yamato. Hans tiba tiba menangis, Yena terkejut dan melihat ke arah Hans, Yenako melihat Hans yang ada di gendongan Jonathan. Yenako lengah, Yamato mengambil kesempatan memukul kepala Yenako hingga tersungkur. Yamato berdiri dan mengambil pedang dia ingin melenyapkan Yenako. Yamato mengangkat pedangnya tinggi.


Dorrr..


Dorrr..


Dua peluru melesat di kaki dan tangannya. Pedang terjatuh dan Yamato pun tersungkur. Yamato merintih kesakitan, Jonathan berlari menolong Yenako yang pingsan.

__ADS_1


#Disaat Jonathan tidak bisa berbuat apa apa, dia diam diam meminta bantuan kepada polisi untuk membantu istrinya. Polisi datang diwaktu yang tepat, terlambat sedikit saja mungkin nyawa Yenako sudah melayang di tangan Yamato.#


[Selamat Membaca😘]


__ADS_2