Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
81.Akhirnya Pulang


__ADS_3

INGGRIS


°•Yenako•°


Akhirnya.. pulang! Yeee... sekian lama aku merindukan mansion ini. Merindukan saat saat bersama Jonathan dan Hans.


Aku selesai mandi dan berganti pakaian, aku melihat papi dan anak tidur dengan lelap. Pemandangan yang indah. Pasti mereka lelah. Aku selesai berganti pakaian, aku menyisir rambutku dan keluar membuat makan malam.


Marry: Hallo nyonya..


Yenako: hallo bibi Marry, ayo bantu aku buat makan malam.


Marry: baik nyonya. Apa anda baik baik saja? Anda terlihat lebih kurus.


Yenako: iya.. aku merasa juga seperti itu, semua bajuku terlihat longgar. Apa Jonathan makan dengan baik saat aku tidak ada??


Marry: awal awal tidak. Tapi aku terus memberinya semangat. Derenwin juga datang kesini


Yenako: dia sekarang peduli pada pamannya.


Marry: iyaa..


Aku sibuk memasak. 6 bulan bukan waktu singkat, banyak yang kesulitan yang aku alami, aku tidak akan bertahan tanpa Hans. Syukurlah sekarang semuanya sudah berakhir. Aku bisa bernafas lega sekarang.


Aku merasakan sesuatu menyentuh perutku. Aku kaget, aku memalingkan wajahku.


Yenako: kamu sudah bangun?


Jonathan: hmmm.. kamu baru mandi ya?


Yenako: iya, kenapa?


Jonathan: harum sekali, aku suka..


Yenako: Hans masih tidur?

__ADS_1


Jonathan: iya Hans masih tidur. Aku sudah pindahkan Hans masuk ke box.


Yenako: terimakasih, duduklah disana jangan menggangguku.


Jonathan: aku ingin membantumu sayang.


Yenako: ayo singkirkan tanganmu. Aku tidak bebas bergerak.


Jonathan: ayolah sayang. Aku merindukanmu. Ijinkan aku memelukmu seperti ini.


Aku menghela nafas. Kasian juga paman tampanku ini. Pasti kesepian tanpa aku disisinya. Aku melepas tangan Jonathan dan berbalik. Aku meraba wajah Jonathan dengan kedua tanganku. Aku mencium kilas hidung Jonathan.


Yenako: aku sangat merindukanmu..


Aku memeluk Jonathan. Jonathan mengeratkan pelukannya.


Jonathan: aku juga sangat merindukanmu sayang.


Yenako: maaf.. kamu pasti menderita selama aku tidak ada.


Jonathan: tidak, kamulah yang menderita. Lihatlah tubuhmu. Kurus kering tidak terurus.


Jonathan: baiklah, aku mandi dulu. (Mencium kilas kening Yenako)


Aku tersenyum pada Jonathan, dia melangkah perlahan menuju kamar tidur. Aku kembali menyelesaikan pekerjaaku.


15 Menit kemudian..


Aku sudah menyiapkan hidangan masakanku dimeja makan dibantu bibi Marry. Aku menarik kursi dan duduk, menghilangkan rasa lelahku. Jonathan keluar kamar dengan menggendong Hans. Jonathan menciumi Hans dengan gemas. Hans tertawa.


Jonathan: oha anakku sayang. Sudah semakin pintar saja.


"Papapapap papa.. appapa"


(Celoteh Hans)

__ADS_1


Marry: pandainya, baru 10 bulan sudah pandai bicara. Berikan padaku, kamu bisa makan.


Jonathan mengoper Hans pada bibi Marry. Bibi Marry membawa Hans ke kamarnya. Jonathan menarik kursi dan duduk disampingku. Dia mencium kilas pipiku.


Yenako: besok mulailah bekerja, jangan bolos.


Jonathan: siap boss!


Aku berdiri dan menyiapkan makanan dipiring Jonathan. Saat akan duduk, tiba tiba Jonathan menarikku dalam pangkuannya. Aku kaget, aku manatap Jonathan. Jonathan mencium kilas keningku dan mulutku.


Yenako: jangan begini, nanti dilihat pelayan.


Jonathan: biarkan saja. Aku suka melakukan ini padamu.


Yenako: sudah, ayo makan. Kasian bibi Marry harus mengasuh Hans.


Jonathan: biarkan saja dulu, bibi Marry juga pasti sangat rindu pada pangeranmu.


Yenako: hmm.. lalu kita akan makan dengan cara seperti ini?


Jonathan: kenapa tidak, ayo buka mulutmu.. (menyodorkan sendok berisi makanan)


Aku membuka mulut dan makan. Jonathan juga makan, dia menyuapku lagi. Aku terus menatapnya. Dia mengunyah makanan dan menatapku merasa heran.


Jonathan: ada apa?


Yenako: hal ini lah yang aku suka darimu sayang. Kamu selalu manis..


Jonathan: hmmm.. aku akan berikan hal manis lagi nanti (Mengedipkan satu mata)


Yenako: apa? Jangan buat aku penasaran.


Jonathan: kamu akan tau nanti. (Menyodorkan sendok)


Yenako: (melahap makanan disendok) selalu begitu, buat aku penasaran saja.

__ADS_1


Aku penasaran hal manis apa yang dibicarakan Jonathan. Semakin aku pikirkan aku semakin penasaran. Dasar paman tampan..😘


[Selamat Membaca😘]


__ADS_2