Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
94.Mansion Alexander


__ADS_3

Plakkkk...


(Suara tamparan)


"apa kamu bodoh? Untuk apa kamu membawa orang asing? "


"Maaf tuan"


"Pergilah, aku tidak ingin melihatmu"


"Baik tuan, saya permisi" (pergi)


Pintu ruangan terbuka, seorang pria tampan berpakaian dokter datang mendekat.


"Mattew.. kamu harus kirim wanita itu ke rumah sakit"


Mattew: ada apa dokter Raymond, bukankah kamu sudah biasa melakukan operasi darurat.


Raymod: tuan Mattew Alexander yang terhormat. Dimana hati nuranimu, dia seorang wanita. Aku sudah lakukan opreasi darurat, hanya saja perlu penanganan intensif di rumah sakit.


Mattew: sewa saja perawat. Aku tidak ijinkan dia pergi dari mansion. Bawa peralatan medismu ke mansionku.


Raymond: tidak perlu kamu suruh, aku sudah siapkan dua perawat terbaik rumah sakitku.


Mattew: apa ada sesuatu yang kamu temukan? Siapa wanita itu?


Raymond: tidak ada identitas atau apapun. Dilihat dari penampilannya bukan orang biasa.


Mattew: aku tau itu. Aku melihat kalung yang dia pakai, itu bukan perhiasan biasa. Itu rancangan desainer khusus. Dan hanya orang besar saja yang mampu membayar desainer khusus.


Raymond: ada banyak orang besar. Jangan cari masalah dengan mereka Matt.


Mattew: haha.. (tertawa) aku tidak takut pada orang besar manapun. Aku adalah penguasa eropa.

__ADS_1


Raymond: ayolah, kamu ingat kejadian 8 tahun lalu? Orangmu mencelakai penerus Lewi grub. Apa yang meraka dapatkan. Mereka semua dieksekusi mati.


Mattew: itu berbeda, itu adalah dendam keluarga. Dendam kakekku, kakekku saja yang keterlaluan. Menyuruh orang orangnya menculik, memperkosa dan membunuh dua putri keluarga Lewi. Hanya karena hal sepele.


Raymond: kakekmu sungguh kejam. Tapi papamu tidak. Kenapa kamu tidak contoh saja papamu.


Mattew: hah!!.. papa yang tidak bersalah pun namanya ikut jelek karena kakek. Semua orang tau kekejaman keluarga Alexander. Tidak ada yang tau jika papaku orang baik. Semua mengecam papa orang jahat. Termasuk Jonathan Lewi. Aku masih ingat kata kata pedasnya waktu itu. Menuduh papaku dalang di balik kematian dua kakaknya. (Kembali mengingat kejadian 8 tahun silam)


Raymond: kakek Max memang penuh misteri.


Mattew: kamu benar, sudah meninggalpun masih tetap meninggalkan jejak kejahatan. Pergilah jika kamu sibuk Ray.. aku akan jaga sendiri wanita itu.


Raymond terkejut, seakan tidak percaya dengan apa yang didengar. Seorang Mattew yang berdarah dingin ingin peduli pada orang lain. Terlebih pada wanita.


♡♡♡♡♡


°•Yenako•°


"Sudah bangun?"


Aku mendengar suara, seseorang datang menghampiriku. Seorang pria berpakaian rapih.


Yenako: siapa kamu, aku dimana?


"Aku Mattew Alexander. Kamu ada di mansionku"


Aku melebarkan mataku, badanku gemetaran. Mattew Alexander, apakah dia orang yang sudah mencelakai Jonathan 8 tahun lalu. Keluarga Alexander, mafia terkenal di eropa. Tidak tidak, dia tidak boleh tau aku istri Jonathan. Jika dia tau, dia bisa menghabisi keluargaku kapan saja, menggunakanku sebagai ancaman.


Mattew: kenapa wajahmu pucat, apa lukamu sakit?


Yenako: tidak, aku baik baik saja. Apa kita di Inggris?


Mattew: kita di prancis. Ada masalah? Kamu ingin pulang ke inggris?

__ADS_1


Yenako: tidak tidak, aku disana hanya berlibur.


Mattew: siapa namamu?


Yenako: Yenako kimoro


Mattew: Kimoro.. Kimoro.. sepertinya nama yang tidak asing. Aku pernah dengar, dimana ya.. (berfikir) haaa.. aku pernah berkenalan dengan pria bernama Kimoro sebelumnya. Kami berkenalan di kediaman Hiraya. Kalau tidak salah ingat Yoshimo Kimoro.


Yenako: (terkejut) ya dia pamanku.


Mattew: wow.. (tersenyum) senang bertemu denganmu nona cantik. Nona Kimoro.


Yenako: kenapa aku di mansionmu? Kenapa tidak bawa aku ke rumah sakit?


Mattew: tidak perlu, ada dua perawat dan peralatan medis disini.


Yenako: tetap saja, di rumah sakit lebih akurat.


Mattew: kamu meragukan kemampuan dokterku?


Yenako: ya, aku meragukannya. Panggil doktermu aku ingin bicara.


Mattew: kamu wanita asing, berani sekali memerintahku. (Membentak)


Yenako: aku tidak menyuruhmu membawaku kan? Kenapa tidak tinggalkan saja aku di taman bermain?


Pria ini sungguh kejam. Kerasa dan kasar. Bagaimana aku bisa lari jika begini. Aku harus menunggu keadaanku pulih, dan pikirkan cara pergi dari sini. Bagaimana bisa aku masuk aku rumah singa. Yenako, kamu bodoh! Saat itu tidak melawan mereka sampai tuntas.


Mattew: aku akan suruh pelayan siapkan makananmu. Jangan mencoba kabur. Aku tidak akan segan membunuhmu.


Mattew bicara dingin dan langsung pergi meninggalkan kamar. Aku duduk bersandar bantal dan melihat lukaku. Jika seperti ini butuh waktu 2-3 bulan untuk sembuh. Waktu yang cukup lama. Apa yang harus aku lakukan? Astaga, Yenako ayo berfikir. Aku harus pergi sscepatnya dari sini, tidak peduli sembuh atau belum, jika ada kesempatan aku akan langsung kabur.


[Selamat Membaca😘]

__ADS_1


__ADS_2