
Yena dan Jona pergi ke jepang bersama. Mereka sedang dalam perjalanan ke rumah Yena. Sepanjang perjalanan Yena terus memikirkan Erwin. Yena menatap ke luar kaca mobil.
Jona: apa yang kamu pikirkan?
Yena: kekasihku.. (menutup mulut dengan cepat) maksudku papa dan mama ku
(Dalam hati Yena)
Aduuuh, gawat! Paman bisa marah lagi. Yena bodoh banget sih! (Menundukan kepala)
Jona: apa masih jauh? (Bicara pelan)
Yena: apa? Eh tidak, di depan ada taman. Itu taman rumahku. (Menunjuk jalan)
(Dalam hati Jona)
Siapa kekasih gadis ini? Sepanjang waktu memikirkannya. Jangan panggil aku Jonathan Lewi jika tidak bisa membuatmu bertekuk lutut. Aku akan membuatmu mencintaiku! (Mengerutkan kening)
Mobil pun masuk dalam taman dan berhenti. Yena dan Jona keluar dari dalam mobil. Penjaga menyambut Yena.
"Selamat datang Nona Kimoro"
Yena: papa dan mama ada?
"Tuan besar dan Nyonya besar sedang keluar. Tapi ada seseorang pemuda menunggu ada dari kemarin"
Yena: pemuda? Baik aku akan lihat.
"Dia?" (Menatap Jona)
Yena: jangan sentuh, dia tamuku.
Yena dan Jona masuk dalam rumah. Mereka disambut pelayan.
" Nona, selamat datang kembali"
Yena: bibi, mana pemuda yang menungguku? Siapa?
" ada di kamar tamu"
Yena dengan cepat berlari. Jona hanya mentap kepergian Yena.
Yena membuka pintu kamar ruang tamu. Seseorang di ruang tamu melihat ke arah Yena.
"Yena"
Yena: Erwin (berlari memeluk) aku merindukanmu.
__ADS_1
Erwin: kamu kemana saja 3 hari ini? Aku bingung mencarimu. Aku pergi ke jepang sendiri, aku pikir kamu kesini.
Yena: maaf (melepas pelukan) aku.. aku..
(Kata kata terputus oleh Jona)
Jona: jadi ini kekasihmu?
Yena dan Erwin kaget, lalu bersamaan menatap Jona.
Erwin: paman..
Yena: paman? Kamu kenal paman Jona?
Erwin: bagaimana bisa tidak kenal paman sendiri?
Yena: apa (kaget, lalu membungkam mulutnya)
Erwin: sayang, ada apa??
Yena terdiam, tak bisa bicara. Seakan mulutnya terkunci. Jona berjalan mendekat.
Jona: maaf mengecewakanmu. Mulai sekarang dan seterusnya Yena adalah bibimu.
Jona: (menatap Yena) kamu yang jelaskan atau aku?
Yena: maaf Erwin, sebaiknya kita perpisah. Aku akan menikah dengan pamanmu. (Memalingkan wajah)
Erwin: apa ini? Kamu menghilang lalu kembali, sekarang kamu ingin menikah dengan pamanku? Dia pamanku Yena. Pamanku.
Yena: maaf.. (menangis) aku melukai hatimu. Tapi inilah keputusanku. Maaf Erwin.
Erwin: (menarik Yena dalam pelukan) bicara padaku, apa yang pamanku lakukan padamu?
Jona: kamu sungguh ingin tau?
Erwin: paman keterlaluan, pacar keponakan sendiri pun diambil (menatap penuh kebencian)
Jona: (melepas pelukan Erwin dan menarik Yena dalam pelukannya) jaga sikapmu. Yena akan jadi bibimu. Paman tidak akan melepaskannya. (Menekankan kata kata)
Erwin: Yena, bicaralah! Bilang pada paman jika kamu tidak menyukainya. Dan kamu hanya menyukaiku.
Jona berbisik pada Yena,
__ADS_1
Jona: jangan lupakan janjimu Yena. Bicaralah jika kamu menyukaiku.
Erwin: Yena, aku mencintaimu. (Sedih)
Yena: (melepas pelukan Jona) maaf Erwin, aku sudah tidak menyukaimu lagi, aku menyukai paman Jona. (Berbohong)
Erwin: kau sungguh sungguh dengan kata katamu? Aku bersamamu selama ini, aku menjagamu dan melindungimu. Kita sudah lewati satu tahun bersama. Kamu melupakan itu?
Yena: maaf Erwin, maaf.. (menutup mata kilas) aku memang sudah tidak menyukaimu lagi, kita sudah berakhir.
Erwin: aku tidak terima, pasti pamanku sudah mengancammu. Jawab? (Membentak)
Yena: aku.. aku.. aku tidak diacam siapa pun, kamu lupakan saja aku. Anggap kita tidak ada hubungan apa apa.
Jona: sayang, mana bisa seperti itu. Dia akan jadi keponakanmu. Berbaik hatilah padanya (memeluk Yena dari belakang)
Yena manatap dalam mata Erwin. Mata Yena seakan berkata sesuatu. Erwin menunduk dan menahan air matanya agar tidak keluar.
Erwin: baiklah (mengangkat kepalanya) untuk saat ini paman menang. Tapi paman harus ingat, selamanya aku tidak akan pernah lepaskan Yena. Mau Yena menjadi istri paman pun, aku akan merebutnya kembali. (Pergi meninggalkan Yena dan Jona)
Yena ingin mengejar Erwin, tangannya ditahan oleh Jona.
Jona: kamu masih mau mengejarnya?
Yena: (menepis tangan Jona) aku kan bayar hutangku pada paman 10x lipat. Uang hotel, makan dan pesawat semua akan aku ganti semuanya. Paman tolong lepaskan aku.
Jona: tidak semudah itu. Aku tidak inginkan uang sekarang. Aku menginginkanmu Yena. Menikahlah denganku.
Yena: tidak, aku tidak mau. (Pergi meningglkan Jona sendiri)
(Dalam hati Jona)
Baiklah, aku meminta baik baik kau menolak. Jangan salahkan aku jika memaksa. (Tersenyum Jahat)
Jona merencanakan sesuatu untuk mendapatkan Yena. Jona memutuskan untuk menjadikan Yena sebagai istrinya. Jona tidak akan melepaskan Yena.
(Selamat Membacaš)
__ADS_1