Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
39.Bertukar Tempat


__ADS_3

°•Jonathan•°


Akhirnya, aku bisa mengendalikan situasi perusahaan. Aku berusaha membujuk semua investor perusahaan Luiso agar kembali menanam saham mereka. Beberapa menolak beberapa menerima. Aku berusaha keras meyakinkan mereka semua dan akhirnya berhasil. Namun aku belum beritahu ini pada Darwin. Ini masih menjadi rahasia.


Dari investor terkuak, Alexander Grub lah dalang dibalik ini semua. Sudah aku duga! Persiapan ku tidak main main. Janga kira aku jonathan bisa diajak bermain kotor. Alexander Grub bermain kotor, aku akan bersihkan dengan sabun dan membilasnya dengan air agar bersih.


Mereka menipu Daren dan mengambil alih saham, menjual dengan harga rendah dan membuat Luiso kehilangan muka. Dengan Luiso bangkrut akan berpengaruh pada Lewi Grub. Membuat papaku jatuh.


Aku bangun kembali Luiso bahkan mengambil sebagaian besar koneksi Alexander Grub secara terang terangan.


Ponselku berdering, nomor asing? Siapa?


Jonathan: Hallo?


"Jonathan Lewi, apa kabarmu?"


Jonathan: Mattew Alexander!!


Mattew: penilaian yang bagus. Kenapa nada bicaramu seperti itu? Kamu tidak senang aku menghubungimu?


Jonathan: tidak perlu bertele tele, ada apa? Langsung pada inti, aku tidak ingin banyak bicara dengan sampah!


Mattew: ck.. ck.. ck.. sabar, ada berita bagus untukmu. Aku akan aktifkan panggilan video, lihatlah baik baik.


Aku melihat ponselku dan membuat menjadi panggilan video. Aku terkejut, melihat Deren terikat di tiang. Dengan wajah babak belur. Jadi Mattew benar benar menculik Deren, dia bahkan berani melukai kepoanakaku, sampah ini, aku akan memnunuhku Mattew!!


Jonathan: Bajingan!! Kamu apakan keponakanku?? (Marah)


Mattew: hahaha (tertawa) kamu mengakui juga Deren keponakanmu. Ayolah, sesungguhnya kamu sangat menyayangi keponkanmu bukan? Sayangnya, keponakanmu tidak percaya padamu.


Jonathan: jangan banyak bicara, katakan apa maumu?


Mattew: datanglah, dan bertukar tempat dengannya. Jangan mencoba menipiku. Atau akau akan langsung membunuh keponakanmu yang tampan ini. Dan akan mencari keponakanmu yang cantik.


Jonathan: jangan sentuh Cherish!! Aku akan datang, kirim lokasimu.


Mattew: datanglah seorang diri. Jangan mencoba membawa pelindung jonthan, aku tidak akan segan!


Mattew memutus panggilan. Aku memukul meja di depanku. Aku sungguh kesal. Aku menghubungi Hendy menggunakan ponsel kantor.


Hendy: ya tuan?

__ADS_1


Jonathan: dimana papa dan mama?


Hendy: sudah di rumah. Nyonya Jeni dan keluarga juga sudah datang.


Aku menerika pesan, Mattew mengirim lokasi. Dan mengacam jika aku datang dengan bantuam akan membunuh Deren.


Jonathan: dengar aku baik baik, jangan keluar dari rumah. Kamu datanglah ke lokasi XXXXX, Mattew Alexander ternyata tidak berbohong! Dia benar benar menculik Deren.


Hendy: baik tuan.


Jonathan: jangan gegabah! Tunggu aku, baru bertindak!


Hendy: baik tuan. Saya akan segera kesana.


Aku memutus panggilan, dan bergegas keluar dari ruang bawah tanah kantorku.


Aku menuju tempat parkir dan mendekati mobilku. Aku masuk dalam mobil dan melesat pergi.


Dijalan aku menghubungi Brian,


Brian: ya tuan?


Jonathan: dimana?


Jonathan: semua baik baik saja?


Brian: iya tuan, tuan ada dimana?


Jonathan: aku sedang dalam perjalanan menyelamatkan Deren, kamu jaga keluargaku Brian. Minta bantuan kakakmu untuk perlindungan.


Brian: saya mengerti tuan, jaga diri tuan baik baik.


Aku memutus panggilan, aku percepat laju mobilku menuju lokasi. Dari jauh melihat Mobil Hendy, aku parkir mobilku di belakang mobil hendy. Hendy keluar dari mobilnya dan masuk dalam mobilku, dia duduk di belakang.


Jonathan: ikuti Deren saat dia keluar. Mattew tidak akan melepas begitu saja. Dia tidak akan meninggalkan saksi mata. Kamu mengerti maksudku?


Hendy: baik tuan, saya mengerti.


Hendy turun dari mobilku dan kembali ke mobilnya, aku langsung begegas pergi. Tak lama aku sampai, aku turun dari mobil. Aku melihat beberapa penjaga diluar


Seseorang menyambutku dan membawaku masuk. Mattew bahkan sudah menyambutku. Aku mengikuti bawahanan Mattew. Aku berhenti di sebuah ruangan besar. Pria didepanku mempersilahkan aku masuk dalam ruangan.

__ADS_1


Aku masuk kedalam aku melihat Deren, aku langsung mengahampiri Daren.


Jonathan: Deren, sadarlah (menepuk pelan wajah Deren)


Deren membuka mata dan menatapku. Deren tersenyum padaku.


Deren: paman, paman datang? Paman menyelamatkanku?


Jonathan: dasar bodoh! Sudah tahu dijebak masih juga datang.


Aku melepas ikatan Deren. Ikatan terlepas, Daren memelukku erat. Aku menapuk pelahana punggung Deren. Aku sudah lama tidak memeluknya seperti ini. Sudah sangat lama, hingga aku lupa rasa pelukannya.


Jantungnya berdetak kencang. Dia ketakutan? Sudah 25 tahun masih juga penakut! Aku tersenyum tipis. Sesungguhnya paman ini sangat sayang padamu Deren. Hanya kamu saja yang tidak merasakan kasih sayang paman.


Plok.. plok.. plok..


Mattew bertepuk tangan. Aku melepas pelukanku.


Mattew: waaahh!! Pemandangan yang indah, paman dan keponakan saling berpelukan.


Jonathan: aku sudah datang, lepaskan Deren!!


Mattew: oke, sesuai kesepakatan kita. Kalian bertukar tempat.


Deren: paman, apa ini? Paman kesini menggantikanku?


Jonathan: pergilah!!


Deren: paman.. tapi aku..(kata kata terputus)


Jonathan: cepat pergi!!


Mattew: kamu tidak ingin pergi Deren? Jika tidak ingin sia sia pamanmu datang.


Deren: kamu penipu Mattew! Kamu tidak lebih dari sampah!!


Jonathan: Deren cukup, pergilah sekarang, atau tidak akan ada kesempatan selamanya!!


Deren: maaf paman.. (pergi)


Aku melihat Deren pergi, aku lega sekali. Kini aku akan hadapi manusia sampah ini. Apa yang akan dia lakukan padaku?

__ADS_1


[Selamat Membaca😘]


__ADS_2