
MANSION
°•Yenako•°
Akhirnya sampai, aku dan kak Jesi turun dari mobil. Kak Jesi menggendong Hans. Supir membawa barang barang kami masuk dalam rumah. Di depan pintu rumah, bibi Marry dan pelayan pelayan yang lain mananti kedatangan kami.
"Selamat datang tuan muda"
Mereka serentak menyambut Hans bagaikan seorang pangeran kerajaan. Kak Jesi membawa Hans masuk ke dalam.
Jesica: dimana kamarnya?
Yenako: di sebelah kiri kak.
Jesica: oke. (Masuk kedalam)
Bibi Marry menghampiriku. Dia memelukku.
Marry: selamat sayang, pangeranmu tampan. (Melepas pelukan)
Yenako: terimakasih bi. Beberapa hari ini mungkin akan merepotkanmu. Perutku masih sedikit sakit. Dan badanku masih lemas.
Marry: tidak perlu cemas. Ada aku disini. Aku akan membantumu, akan aku buatkan sup sehat untukmu. Agar kamu sehat dan asimu juga lancar.
Yenako: terimakasih bibi.
Aku berjalan masuk dalam kamar Hans. Aku melihat kak Jesi duduk di samping box. Dia menatapku dan tersenyum. Kak Jesi mendekatiku.
Jesica: aku harus kembali, mama bilang Deren terluka. Dia pulang dengan seorang wanita.
Yenako: kekasihnya?
Jesica: entahlah, semoga saja.
__ADS_1
Yenako: hati hati kak. Suruh saja supir mengantar pulang.
Jesica: oke. Kamu juga kesehatanmu. Aku akan sering berkunjung.
Kak Jesi pergi dan kembali pulang ke mansion keluarga Lewi. Aku mendekati putraku dan melihatnya tertidur lelap. Aku berbaring di ranjang dan bersandar bantal. Aku merindukan papa dan mama.
Aku mengambil tasku dan mengeluarkan ponselku. Aku menghubungi papaku.
Yushiku: iya sayang, apa yang kamu butuhkan? Papa dan mama akan kesana mingu depan.
Yenako: pa, jika sibuk tidak perlu datang. Yena akan pulang ke Jepang 2 atau 3 bulan lagi. Tunggu Yena sehat. Yena berencana menginap disana beberapa waktu.
Yushiku: oh ini kabar baik sayang, kemarilah kita rayakan ulang tahunmu bersama sama.
Yenako: oke pa, aku lelah ingin istirahat. Papa jaga kesehatan. Salam untuk mama.
Yushiku: baik, mamamu sedang pergi entah kemana. Kamu jaga kesehatan sayang. Papa dan mama menunggu.
Yenako: Papa, aku menyayangimu
Aku memutus panggilan. Aku meletakan ponselku di ranjang. Aku pejamkan mataku dan terlelap tidur.
~~
°•Jonathan•°
Aku membuka pintu kamar, berjalan masuk dan kembali menutup pintu. Aku menghampiri pangeranku aku melihatnya tersenyum. Aku juga melihat sayangku tidur. Aku masuk dalam kamar mandi untuk mencuci tangan dan wajahku. Aku keluar kamar mandi dan menghampiri Hans, aku mencium kilas pipi Hans yang lembut. " love you❤" Aku berjalan dan naik ke atas ranjang. Aku mengusap rambut dan wajahnya perlahan.
Yena bergerak dan membuka mata, kami saling bertatapan. Yena tersenyum dan mencium kilas bibirku, aku membalas nya, aku mencium lembut bibirnya. Tak lama aku melepaskan ciumanku. Jika berlanjut akan berbahaya. Aku berbaring bersandar bantal, aku merangkul Yena masuk dalam pelukanku.
Yena: kamu tidak makan? Jam berapa ini?
Jonathan: jam 2 sayang. Aku makan nanti saja, Apa kamu lapar?
__ADS_1
Yena: tidak. Aku tidak lapar.
Jonathan: tidurlah, aku akan memelukmu.
Yena: kamu tidak ke kantor?
Jonathan: aku bisa pantau pekerjaan dari rumah. Tidak perlu cemas. Oke. Aku lelah tidur di rumah sakit membuat punggungku sakit.
Yena: kalau begitu tidurlah.
Jonathan: ya.. bangunkan aku jika ada apa apa.
Aku mengeratkan pelukanku. Yena memendamkan wajahnya dan memelukku. Aku menutup mataku mendekatkan kepalaku ke kepala Yena. Aku pun terlelap tidur.
°•Yenako•°
Aku perlahan membuka mata, ini saatnya Hans minum asi. Aku perlahan bangun dan turun dari ranjang. Benar saja, Hans sudah bangun. Aku menggendong Hans dan memberi asi. Aku naik keranjang dan bersandar pada bantal. Aku melihat Jonathan terlelap tidur, aku mengusap lembut rambutnya.
Aku mengusap pipi lembut Hans. Putraku sayang. Kamu sangat lucu dan menggemaskan. Hmmm.. aku mengelus lembut hidung dan pipi Hans dengan jari telunjukku.
Jonathan bagun, dia bersandar bantal dan merangkulku. Merebahkan kepalanya di bahuku. Aku mengusap lembut wajah Jonathan. Jonathan memegang tanganku dan mencium punggung tanganku lembut. Jonathan mencium kilas pipi Hans yang lembut. Lalu mencium kilas pipiku.
Yenako: kita makan setelah ini.
Jonathan: oke
Aku berdiri dan berjalan menuju box. Aku meletakkan Hans yang tertidur. Aku menyelimuti Hans dan mencium kening Hans kilas. Aku berbalik, aku melihat Jonathan yang terbaring diranjang. Aku mendekat dan naik ke atas ranjang, aku mencium kilas keningnya. Aku merebahkan badanku disampingnya. Aku menempelkan kepalaku ke kepala Jonathan. Dia mencium pipiku kilas.
Jonathan: aku mencintaimu sayang.
Yenako: aku juga mencintaimu. Ayo makan, sampai kapan akan berbaring.
Jonathan: sampai aku.. (memutus panggilan)
__ADS_1
Jonathan mencium bibirku dengan gemas. Dia menggigit lembut bibirku. Hmmm.. Aku melepas ciuman dan memalingkan wajah. Jonathan menggigit lembut telingaku, lalu mencium leherku kilas. Aku menatap Jonathan. Jonathan tersenyum tampan, lalu memelukku. Jonathan melepas pelukan, dia langsung menggendongku keluar kamar. Ini memalukan.. aku menutup wajahku dengan kedua tanganku.
[Selamat membaca😘]