Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
74.Happy birthday


__ADS_3

1Minggu Kemudian..


°•Jonathan•°


Aku membuka mataku perlahan, karena mendengar Hans menangis. Aku melihat Yena sedang menyusui. Aku bangun dan bersandar pada bantal.


Jonathan: ada apa?


Yenako: tidak ada apa apa, tidurlah..


Aku meraih tangan Yenako dan mencium punggung tangannya kilas, aku menggeser posisiku mendekati Yenako dan merangkulnya. Aku meraba pipi Hans dengan lembut.


Jonathan: Hans sayang, anak papi yang pandai. Sehat terus ya.. papi mencintaimu.. (mencium kilas tangan Hans)


Yenako: tidurlah, ini masih gelap. Aku akan baringkan Hans dulu. Dia sudah tidur.


Yenako berajak dari ranjang, dia turun dan membaringkan Hans dalam Box. Yenako kembali ke ranjang dan memelukku. Aku mengusap lembut punggungnya.


Jonathan: apa yang kamu inginkan?


Yenako: apa?? Inginkan apa?


Jonathan: Happy birthday my wife...


Yenako: (melepas pelukan) Thankyou..


Jonathan: teruslah bahagia, teruslah bersamaku dan Hans. Aku akan selalu mendukungmu


Yenako: terimakasih sayang.. (menangis)

__ADS_1


Jonathan: (memeluk) menangislah.. luapkan semua isi hatimu.


Yenako tidak bersuara, badanya gemetar karena menangis.


Jonathan: sayangku.. (melepas pelukan, menyeka air mata Yenako) aku mencintaimu.


Aku mencium kening Yenako, kedua matanya, hidunnya, kedua pipinya, dagunya dan cup.. bibirnya. Aku mencium bibirnya dengan lembut. Jantungku berdebar saat Yenako berbalik menguasai seluruh bibirku. Tanganya erat mencengkram bahuku. Hmmmmm... ingin rasanya aku memangsa domba didepanku ini. Yena melepas ciumannya dan menatapku tajam.


Yenako: kenapa wajahmu begitu merah? Hmmmmm.. menggemaskan.


Jonathan: semua karena kamu, kamu menggodaku sayang.


Yenako berbaring, di menarikku berbaring. Yenako tidur di bahuku, jarinya mengusap lembut dadaku.


Yenako: bagaimna urusan pekerjaanmu? Sudah 2 minggu kita disini, apa pekerjaanmu baik baik saja?


Jonathan: baik sayang, tidak perlu cemas oke..


Jonathan: iya, ada beberapa hal penting yang harus aku bahas. Kita rayakan ulang tahunmu dengan makan malam romantis, bagaimana?


Yenako: hmmm.. boleh boleh..


Jonathan: baiklah, ayo tidur lagi. Masih pukul 3 dini hari.


Aku memeluk Yenako erat, aku mengusap rambutnya dan wajahnya perlahan. Yenako memejamkan matanya, aku perlahan juga memejamkan mata. Aku menempelkan kepalaku ke kepala Yenako. Kami pun larut dalam mimpi indah.


°•Yenako•°


Papa dan mama sudah pergi, baru kembali seminggu lagi. Ya.. mau bagaimna lagi.

__ADS_1


Jonathan: kamu baik baik saja? Perlu aku antar kesuatu tempat?


Yenako: tidak tidak.. aku baik baik saja. Aku akan ke taman dengan Hans. Kamu hati hati dijalan sayang.


Jonathan: oke sayang, aku pergi dulu ya..


Yenako: bye..


Jonathan memelukku erat, dia melepas pelukan dan mencium lembut bibirku. Paman jelek ini tidak pernah bosan menciumku. Tidak lama Jonathan melepas ciumannya dan mencium kilas keningku. Memelukku lagi, aku merasa aneh.


Yenako: hei paman.. jika terus memeluk dan mencium kapan kamu akan pergi?


Jontahan: hei istri ku sayangku, cintaku, aku ingin menempel padamu, apa itu salah? Aku merindukanmu..


Yenako: dasar.. sudah sana pergi, hati hati.


Jonathan: bye.. aku akan segera kembali setelah urusanku selesai.


Jonathan pergi keluar rumah. Aku kembali masuk dalam kamar melihat Hans. Aku mengusap kaki Hans lembut.


Yenako: nanti kita ke taman ya, akhirnya setelah sekian lama, kita bisa keluar rumah sayang.


Aku melebarkan senyumku melihat bertapa lucunya anakku. Aku mendenagar suara ribut ribut diluar.


"Hei.."


"Ahhhhh"


Aku cepat cepat keluar, aku berjalan ke pintu utama, aku membuka pintu. Aku kaget, banyak orang berpakaian hitam ala ninja. Salah seorang berlari kearahku dan memukul tengkukku, aku pun tidak tahu lagi apa yang terjadi.......

__ADS_1


[Selamat Membaca😘]


__ADS_2