Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
89.Menggodamu


__ADS_3

°•Yenako•°


Hoam.. aduh lelah sekali.. aku merasakan sakit di bahuku. Aku menggusap bahuku perlahan, aku merasakan sesuatu menyentuh bahuku. Tangan Jonathan memijat lembut bahuku.


Cup..


Kecupan lembut mendarat dibahuku, aku tersenyum dan membuka mataku perlahan. Jonathan memelukku dari belakang. Dia menciumi tengkuk dan belakang telingaku.


Yenako: pagi sayang..


Jonathan: pagi cinta..


Yenako: hentikan ini, ayo cepat mandi. Aku akan siapkan sarapan untuk kalian.


Jonathan: diamlah, aku ingin memelukmu lebih lama lagi. Ini masih terlalu awal untuk bangun.


Yenako: ada apa? Kenapa begitu manja?


Aku mengusap wajah Jonathan dari samping, aku berbalik dan menatap Jonathan. Jonathan tersenyum tampan, uh.. paman ku tampan sekali. Lagi lagi membuat jantungku berdebar.


Jonathan: aku merindukanmu


Yenako: (tersenyum) setiap saat bersama masih rindu? Paman tampan, semakin hari bicaramu semakin manis. (mengusap wajah Jonathan)


Jonathan mencium keningku, kedua mataku, hidungku, kedua pipiku, daguku, dan... umh.. mencium bibirku. Matanya tajam menatap mataku. Tangannya mengusap punggungku. Ciumannya begitu lembut, lidahnya dengan cepat menyusuri dalam mulutku, bibirnya menggigit lembut bibirku. Jantungku terus berdebar. Sudah sering malakukan masih terus seperti ini. Jonathan melapas ciuman dan menatapku. Lalu menciumku lagi.


Kali ini aku yang mengambil alih, aku langsung menyerang dan berguling menindihnya. Jonathan terkejut, aku melepaskan ciumanku dan tersenyum. Aku menciumi wajah Jonathan, turun ke leher nya..


Jonathan: sayang hentikan, kamu bisa bisanya menggodaku.


Yenako: siapa suruh kamu mengangguku duluan?


Aku tidak menghiraukan, aku membuka kancing piama Jonathan, meraba dada bidang Jonathan dan membuat tanda cinta di dada Jonathan. Aku melihat dan meraba bekas ciumanku yang tercetak di dada Jonathan, aku tersenyum puas. Hmm.. aku ketagihan membuat banyak jejak. Tak butuh waktu lama, semua bagian depan Jonathan penuh tanda cinta dariku. Ooppss.. aku terkejut, aku tidak sadar jika aku membuatnya juga dileher.


Yenako: pakailah syal saat kekantor.


Jonathan: kenapa? Bukankah aku harus pamer jika istriku sangat rakus? Seperti vampir?


Yenako: ahh.. jangan buat aku malu.

__ADS_1


Jonathan: (tersenyum) kamu begitu bersemangat sayang, sepertinya badanmu sudah baik baik saja?


Yenako: tidak begitu, badanku masih sakit.


Aku buru buru bangun, aku akan turun dari ranjang Jonathan menarikku dan merebahkan ku di ranjang. Jonathan menindihku dan tersenyum jahat.


Jonathan: membuatku seperti ini tidak mau bertanggung jawab?


Yenako: sayang ayolah, aku terlalu bersemangat. Maaf lain kali aku akan buat satu tanda saja.


Jonathan: oh begitu? Sayang sekali kamu tidak bisa kemana mana, aku ingin melanjutkan pemainanmu istrimu yang nakal.


Jonathan menciumi leherku. Hi.. Jonathan menjilat dan menggigit lembut telingaku. Astaga, ini membuatku geli dan aneh. Hmm.. tangaannya meraba dan meremas dadaku. Jonathan mendekatkan wajahnya dan..


Tok..


Tok..


Tok..


(Suara pintu diketuk)


"Mami ayo kita buat sarapan"


Oh penolongku datang. Akhirnya aku selamat dari cengkaran lion king. Haha.. aku bebas. Aku mendorong bahu Jonatha dan cepat bangun dan turun dari ranjang.


Yenako: iya sayang, mami akan segera keluar.


Aku menatap Jonathan yang memasang wajah murung. Jonathan menatapku dan mengerutkan dahinya.


Yenako: maaf tuan Lewi, permaian kita selesai sampai disini dulu. Pangeranku memanggil.


Aku tersenyum dan berjalan keluar kamar. Di luar pangeran tampanku menunggu. Dia terseyum tampan melihatku.


Hans: mami baru bangun?


Yenako: ya, badan mami sedikit lelah sayang. Tapi tidak masalah, ayo kita buat sarapan.


Yohanes: ayo (bersemangat)

__ADS_1


Yenako: Umeko dan Ryco masih tidur?


Yohanes: tentu saja, adik adik kecilku masih tidur semua.


Yenako: baiklah, oles roti dengan mentega. Mami akan cuci sayur.


Hans selalu membantuku membuat sarapan 1 tahun ini. Dia anak yang penurut dan paling sabar di antara tiga anakku. Aku dan anak anak tidur terpisah. Anak anak tidur didampingi oleh pengasuh. Pengasuh khusus menjaga dan mendampingi anak anak saja. Soal makanan dan yang lainnya aku yang kerjakan.


Aku sekarang adalah ibu ibu yang mempunyai tiga anak. Hans anakku paling besar berumur 7 tahun. Umeko anak ke duaku berumur 5 tahun. Dan si kecil Jerryco yang berusia 3 tahun. Dari bayi hingga sekarang aku mengurusi merek sendiri dibantu Jonathan. Dia papi yang baik, mau repot membantuku. Terkadang sampai harus tertidur saat menjaga anak anak.


Yohanes: Mami... (bicara ragu ragu)


Yenako: ya? Ada apa pengeran sayang? (Mendekat dan melihat)


Yohanes: apa aku anak yang buruk? Temanku bilang aku lemah. Aku seperti gadis.


Yenako: jangan dengar kata mereka sayang. Anak mami tidak ada yang lemah, semuanya hebat. Dengarkan mami baik baik, karena kamu punya cinta kasih dan penuh kesabaran dalam hatimu sehingga kamu tidak bisa dan tidak mau menyakiti orang lain.


Yohanes: aku kan hanya ingin baik pada mereka. Aku tidak ingin bertengkar dan ingin bermain bersama. Itu saja, mereka selalu mengangguku.


Yenako: semangat sayang. Jangan bersedih. Bukankah mami selalu mengajarkanmu untuk percaya pada hatimu sendiri? Belajarlah untuk lebih berani lagi. Kalahkan mereka dengan otak, jangan gunakan otot.


Yohanes: baik mami, aku mengerti.


Yenako: anak pandai. Mami mencintaimu sayang (mencium kilas kening Yohanes)


Jika sudah selesai, pergilah mandi. Mami akan lanjutkan.


Yohanes: ya mami (tersenyum)


Hans menyelesaikan pekerjaanbya dan kembali ke kamar untuk mandi. Aku melanjutkan membuat roti isi. Sesuatu menyentuh perutku. Paman tampan ini seperti hantu ada dimana mana.


Jonathan: sayangku, cepat selesaikan kita mandi bersama (berbisik)


Yenako: dasar paman mesuk (bicara pelan)


Jonathan membantuku membuat roti isi. Dia menciumku di setiap kesempatan. Mencium dengan asal. Aku sampai malu sendiri, aku khawatir anak anak akan melihat kami. Akhirnya semua selesai.


Jonathan menggendongku masuk dalam kamar menuju kamar mandi. Kami mandi bersama, hal tidak terduga terjadi. Jonathan mengerjaiku. Dia sungguh mesum.. uhh.. aku kesal..

__ADS_1


[Selamat Membaca😘]


__ADS_2