
1 Minggu kemudian..
Hari ini adalah hari pernikahan Derenwin dan Felicia. Setelah menjalani upacara pemberkatan mereka melanjutkan dengan resepsi pernikahan. Derenwin dan Felicia terlihat serasi menggunakan pakaian pengantin dengan warna senada. Derenwin terlihat tampan, Felicia terlihat cantik. Senyum mereka mengembang saat para tamu mengucapkan selamat. Jonathan dan Yenako mengucapkan selamat
Jonathan: selamat Deren (memeluk) semoga bahagia.
Derenwin: terimakasih paman. (Mengeratkan pelukan, meneteskan air mata)
Jonathan: (melepaskan pelukan) selamat Felicia (tersenyum)
Felicia: terimakasih paman.
Yenako: Felicia selamat (memeluk kilas) semoga bahagia, damai rukun selamanya.
Felicia: terimakasih bibi. (Tersenyum)
Yenako: (mendekat dan memeluk Derenwin) Erwin, selamat ya.. semoga bahagia. Aku senang sampai air mataku keluar
Derenwin: terimakasih.. bibi.. (mengeratkan pelukan)
Yenako: Hiduplah dengan baik, bahagiakan Felicia. Aku percaya kamu bisa. Kamu pria baik Erwin. (Melepas pelukan)
Derenwin: terimakasih. Aku juga berdoa untuk kebahagiaanmu dengan paman. Semoga bahagia selamanya.
Yenako: (menyeka air mata) ahh.. aku terharu. (Jonathan merangkul Yenako dan mengusap kepala Yenako)
Jonathan memberi kunci mobil dan selembar kertas bertuliskan alamat sebuah Villa, pada Derenwi.
Derenwin: apa ini? (Menerima)
Jonathan: ini hadiahmu. Sekarang kamu sudah menjadi kepala keluarga. Jadilah suami yang bijaksana dan bertanggung jawab. Selesaikan masalah dengan bicara baik baik. Jangan sampai melukai wanita.
Derenwin: baik, aku mengerti paman. Terimakasih untuk hadiah dan nasihatnya.
Jonathan: ya.. paman dan bibi pergi ke belakang dulu.
Feliacia: terimakasih paman, bibi..
Jonathan: ya, sama sama.. (tersenyum)
__ADS_1
Jonathan dan Yenako berjalan masuk dalam Paviliun.
Yenako: bawa Hans kesini sayang, aku siapkan asinya.
Jonathan: iya sayang, tunggulah dikamar.
Yenako: baiklah.. (masuk kama)
Jonathan pergi keluar mencari Jesica, dijalan mereka berpapasan.
Jesica: untung saja aku menemukanmu. Hans menangis, dia lapar.
Jonathan: berikan padaku kak, aku akan bawa masuk.
Jesica memberi Hans pada Jonathan. Jonathan memeluk Hans dan berbalik kembali masuk kedalan paviliun. Jonathan masuk dalam kamar dan membaringkan Hans diranjang. Jonathan memberi botol berisi asi kepada Hans. Jonathan berbaring disebelah Hans.
Yenako: kamu lapar?
Jonathan: iya, kamu mau ambil makanan?
Yenako: hmm.. kamu jaga Hans, aku ambilkan makan. Oke?
Jonathan: oke sayang, pergilah.
"Ada yang perlu dibantu nyonya?"
Yenako: hallo, aku butuh makanan bebas lemak dan segelas dua gelas susu tawar.
"Baik nyonya akan saya siapkan"
Yenako: terimakasih (tersenyum)
Yenako duduk menunggu. Derenwin masuk kedapur dan meminta segelas air. Pelayan memeberikan air dan Derenwin langsung meneguk habis. Derenwin menatap Yenako.
Yenako: hallo.. aduh yang lagi bahagia. Senyum terus nih.
Derenwin: (tersenyum) iya lah. Kamu.. eh maksudku bibi sedang apa?
Yenako: pamanmu lapar. Aku sedang menunggu makanan.
__ADS_1
Derenwin: oh begitu. (Berjalan ke dapur mencuci tangan)
Yenako: tinggallah di Villa yang diberikan pamanmu. Kamu sudah menikah, harus bisa mandiri.
Derenwin: (mendekati Yenako) oke bibi. Aku kembali ke depan dulu. Felicia menunggu.
Yenako: hmm.. kembalilah.
Derenwin pergi meninggalkan Yenako, Pelayan datang membawa nampan berisi makanan dan susu. Yenako membawa nampan ke kamarnya. Sesampainya di kamar Yenako melihat pemandangan indah, dimana Jonathan tertidur dengan memeluk Hans. Hans menggenggam erat jari tangan Jonathan.
Yenako mencium kilas pipi Jonathan dan berbisik ditelinga Jonathan.
Yenako: sayang, ayo makan dulu.
Jonathan membuka mata perlahan dan tersenyum melihat Yena.
Yenako mencium lembut kening dan hidung Hans. Jonathan mencium pipi Hans dan bangun. Yenako dan Jonathan makan bersama.
~~
Beberapa Jam kemudian..
Acara selesai, semua tamu sudah pulang. Kini tiba saatnya semua keluarga berkumpul dan berfoto bersama. Senyum bahagia Derenwin dan Felicia terpancar.
Usai berfoto Jonathan dan Yena duduk sedikit menjauh dari keluarga. Jonathan memegang erat tangan Yena. Yena menatap Jonathan, Jonathan tersenyum Yenako juga tersenyum. Jonathan menempelkan kepalanya ke kepala Yenako. Mereka bersama sama menatap ke arah Deren dan Felicia.
Jonathan: aku bahagia melihat Deren Bahagia.
Yenako: aku juga, mereka pasangan serasi.
Jonathan: ya, kamu benar sayang.
(Dalam hati Jonathan)
Selamat menempuh kehidupan yang baru Deren. Paman doakan kamu dan Felicia bahagia.
(Dalam hati Yenako)
Selamat Erwin.. aku bahagia sekali. Aku lega, kamu dapatkan cintamu, semoga pernikahanmu bertahan hingga akhir.
__ADS_1
Selamat atas pernikahan Derenwin dan Felicia, semoga bahagia....❤
[Selamat Membaca😘]