Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
76.Pencarian Yenako dan Hans


__ADS_3

6 Bulan Kemudian..


Semenjak Yenako menghilang, Jonathan menjadi seperti hilang kendali. Jonathan bahkan langsung datang ke rumah Yamada Hiraya mencari Yamato. Namun tidak ditemukan. Keluarga Hiraya juga tidak tahu dimana Yamato, karena sudah menghilang lebih dari 6 bulan.


Jonathan sudah meminta bantuan kepolisian Jepang. Menyisir seluruh Inggris. Bahkan memperluas pencarian hingga benua Eropa. Jonathan tidak bisa menemukan istri dan Anaknya.


Bahkan Yamada pun ikut mencari, mereka benar benar kehilangan Jejak. Mashito juga membantu mancari. Bahkan Derenwin membatu mencari di seluruh Bali. Tapi tidak ada hasil. Derenwin menemui Jonathan di mansionmya. Jonathan terlihat murung, Derenwin menjadi sedih.


Derenwin: paman, apa kita perlu menyusuri negara lain?


Jonathan: aku sudah mengirim orang. Kamu fokuslah pada pekerjaanmu dan Felicia. Felicia sedang mengandung. Jaga dia baik baik.


Derenwin: baik paman, aku mengerti. Aku pulang dulu paman.


Jonathan: ya, hati hati


Derenwin pergi meninggalkan ruang kerja Jonathan dan menghampiri bibi Marry.


Derenwin: bi.. apa paman makan dengan baik?


Marry: tidak tuan. Tuan Lewi jarang makan, dia sepanjang waktu hanya di dalam ruang kerja, sesekali menangis.


Derenwin: kasian paman.. tolong rawat pamanku bibi Marry, aku harus pulang.


Marry: baik tuan, hati hati.


Derenwin tersenyum dan mengangguk. Dia berlari keluar dari mansion dan masuk dalam mobil. Derenwin kembali ke rumahnya. Sesampainya di rumah, Felicia menyambut Derenwin dengan senyuman. Derenwin memeluk Felicia.


Derenwin: kenapa di luar? Tidak masuk kekamar.


Felicia: aku menunggumu sayang, kamu tidak habiskan sarapanmu dan langsung pergi begitu saja saat aku mandi.

__ADS_1


Derenwin: (melepas pelukan) maaf sayang, aku teringat pamanku. Kasian dia, di pasti merindukan istri dan anaknya.


Felicia: kamu benar, dia pasti sangat rindu. Apa tidak ada kabar dari bibi?


Derenwin: tidak ada, mereka tidak meninggalka jejak. Kemungkinan mereka mengganti identitas agar ridak terlacak.


Felicia: hmmm.. cobaan mereka berat sekali.


Derenwin: sudah sudah.. ayo masuk, bukannya aku sudah bilang istirahat dikamar?


Felicia: bicaramu sudah seperti dokter saja.


Derenwin: tentu aku dokter cintamu sayang..


Felicia: mulutmu manis sekali tuan.. hmmm..


Derenwin dan Felicia berjalan menuju kamar. Pikiran Derenwin masih tertuju pada pamannya.


°°°°°


Marry membujuk Jonathan untuk makan.


Marry: tuan.. ayo makan dulu.


Jonathan: aku tidak lapar bibi.


Marry: (mendekati Jonathan) aku tau, kamu memikirkan Yena dan Hans. Begitu juga aku, jika kamu tidak sehat bagaimana kamu mencari mereka? Bagaimana kamu melindungi mereka?


Jonathan: aku merindukan mereka bibi (memeluk dan menangis)


Marry: sabar, semakin tinggi pohon, semakin kencang angin yang menerpa. Jangan salahkan dirimu, ini adalah tantangan untukmu. Kamu harus semangat. Mereka juga pasti merindukanmu. Yenako pasti ingin kamu baik baik saja disini.

__ADS_1


Jonathan: bibi benar.. (melepas pelukan) aku harus kuat dan tidak boleh menyerah. Aku akan temukan kembali istri dan anakku.


Marry: (menyeka air mata, dan mencium kilas kening Jonathan) makanlah..


Jonathan: baik.. (tersenyum)


Jonathan mendapatkan semangatnya kembali. Marry senang melihat Jonathan kembali bersemangat.


(Dalam hati Marry)


Cinta kalian begitu besar satu dengan lainnya. Semoga kalian selalu bahagia. Aku yakin kalian pasti kembali bersama. Aku hanya bisa berdoa untuk kalian.


°°°°°


Australia


Yenako menyuapi Hans makan. Hans semakin pandai sekarang. Dia sudah bisa duduk dan mengoceh.


Yenako: anak pintar, makan yang banyak ya..


Yenako menatap Hans, dia merindukan sosok Jonathan. Hans meraba wajah Yena yang melamun. Yenako kaget dan tersenyum.


Yenako: apa sayang? Apa kamu tau apa yang mami pikirkan?


"Hmmm hmmmm aaamammmaaam" Hans mengoceh lucu, matanya bersinar.


Yenako: sayang.. (memeluk Hans) apa kamu merindukan papi?


(Dalam hati Yenako)


Sabar ya sayang, mami masih mencari cara agar kita bisa kabur dari sini. Sementara ini kita harus bertahan agar kita tidak sakit dan terluka. (Mencium lembut kepala Hans) mami pasti membawamu pergi, kita kan berkumpul bersama dengan papi. (Menangis) Jonathan, aku merindukanmu..

__ADS_1


[Selamat Membaca😘]


__ADS_2