Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
92.Rencana Liburan


__ADS_3

°•Yenako•°


Aku duduk bersandar bantal diatas ranjang. Jonathan naik keatas ranjang dan duduk disampingku. Aku melihat ponselku dan sibuk sendiri.


Cup..


Kecupan lembut mendarat di pipiku. Jonathan merapikan rambutku kebelakang telinga. Membelai lembut rambut panjangku. Sentuhannya membuatku terbuai.


Jonathan: belum tidur sayang? Sibuk apa?


Yenako: tidak, hanya melihat galery foto saja (meletakan ponsel di meja) kamu tidurlah, seharian ini kamu pasti lelah. (Menatap kearah Jonathan dan tersenyum)


Aku berbaring diikuti Jonathan. Jonathan menarik selimut setinggi dada. Kami tidur berhadapan, tangan Jonathan membelai lembut wajahku. Begitu juga tanganku yang meraba wajahnya.


Jonathan: kapan anak anak libur sekolah?


Yenako: Hans, minggu depan. Umeko dan Ryco lusa sudah libur. Ada apa?


Jonathan: ayo kita berlibur. Lama kita tidak berlibur bersama semenjak kelahiran Ryco di Bali waktu itu.


Yenako: kemana?


Jonathan: kamu ingin ke mana?


Yenako: ntah lah, kita bisa tanya anak anak besok. Anak anakmu sudah pandai, pasti ada beberapa negara yang ingin di kunjungi.


Jonathan: kamu terlihat murung, ada apa?


Yenako: mana ada, aku tidak murung. Aku hanya sedikit lelah, tidurlah sayang (meraba lembut rambut Jonathan)


Jonathan: kamu juga tidur, kemarilah aku akan memelukmu sayang.


Aku mendekat dan masuk dalam pelukan Jonathan. Jonathan mendekapku erat. Pelukan hangat yang sama, yang selalu menemani tidur panjangku.


Yenako: selamat malam sayang, mimpi indah.


Jonathan: selamat tidur sayang, aku mencintaimu. (Mencium kilas kening Yenako)


Yenako: hmmm.. selamat tidur sayang.


(Mencium kilas bibir Jonathan)


Hmm.. bibirku langsung di lahap, paman mesum ini selalu membuat kejutan. Jonathan mencium lembut bibirku. Mmm.. Jonathan.. lagi lagi aku terjebak. Ciuman manis ini selalu membuat jantungku berdebar. Jantungku.. Tidak berapa lama Jonathan lepas ciuman dan mencium kening dan hidungku.


Jonathan: aku mencintaimu sayang, selalu mencintaimu. Sekarang dan selamanya.


Yenako: aku juga mencintaimu sayang.


Jonathan: tidurlah, aku akan mememelukmu, aku akan menjagamu. (Mengusap lembut punggung Yenako. (Menempelkan kepalanya ke kepala Yenako)


Aku memejamkan mata perlahan, membenamkan wajahku dalam pelukan Jonathan. Akupun terlelap tidur.


♡♡♡♡♡


Yenako sibuk dengan anak anaknya. Hari ini akhir pekan. Yohanes, Umeko, dan Jerryco ingin pergi ke taman bermain, Jonathan menyanggupi.

__ADS_1


Umeko: papi, ayo kita ajak Viona dan Vionie.


Jonathan: coba papi hubungi kakak Derenwin dulu ya, (mengeluarkan ponsel dari saku lalu menghubungi Derenwin)


(Panggilan terhubung)


Derenwin: hallo, ya paman?


Jonathan: hari ini anak anak ingin ke taman bermain, si kembar mau ikut?


Derenwin: ya.. kebetulan disini ada Cherish.


Jonathan: benarkah? Berikan ponselmu padanya.


..


..


"Hallo"


Jonathan: sayang, kamu sehat?


Cherish: sehat paman. Ada apa?


Jonathan: adik adikmu ingin ketaman bermain. Ajaklah Becca ketaman.


Cherish: oke paman, kami akan langsung ketaman.


Jonathan: baik kita berkumpul pukul 10 pagi ini. Sampai jumpa sayang, sampaikan pada Derenwin.


Jonathan: oke, paman akan sampaikan, bye.. (memutus panggilan)


Umeko: apa si kembar bisa?


Jonathan: bisa, ada Becca juga. (Melihat Jerryco yang murung) sayangku, Ryco ada apa?


Jerryco: tidak mau bertemu Becca. Tidak suka (wajah cemberut)


Jonathan: Ryco sayang, tidak boleh seperti itu. Becca kan baik.


Jerryco: aku tidak suka papi. Tidak suka Becca. Tidak suka anak perempuan.


Umeko: tidak suka padaku juga?


Jerryco: Mami.... (memanggil Yenako)


Yenako mendekat dan menggendong Jerryco. Yenako menatap Jonathan, Jonatha mengangkat bahunya. Yenako menggelengkan Kepalanya.


Jerryco: mami.. aku tidak mau bersama Becca.


Yenako: sayang, kamu tidak boleh begitu, Becca anak yang baik. Ah iya mami baru ingat (tersenyum) papi ajak kita liburan, kalian ingin pergi kemana?


Yohanes: Disini saja ma, tidak perlu kemana mana. (Bicara lembut)


Umeko: ke Jepang (antusias)

__ADS_1


Yenako: (menatap Jerryco) kamu ingin kemana sayang?


Jerryco: (menggeleng) ingin dirumah.


Yenako: ah baiklah, anak mami sedang tidak ingin diganggu ya.


Umeko: Ryco manja sekali. Sudah besar tidak boleh nakal (menggoda Jerryco)


Jonathan: Umeko.. (menatap tajam)


Umeko: (menatap Jonathan) baik baik, aku lebih baik masuk kamar dan bermain game.


Yohanes: Ryco, ayo bekajar bersama kakak. Kakak akan ajarkan berhitung dan menggambar.


Jerryco: mau mau.. (tersenyum)


Yenako menurunkan Jerryco. Yohanes menggandeng tangan Jerryco masuk dalam kamar. Yenako menarik kursi di samping Jonatha dan duduk. Yenako mengambil roti selai dan menyuapnya pada Jonathan.


Yenako: makanlah, (menyodorkan kedepan mulut Jonathan) dari tadi aku tidak melihatmu makan.


Jonathan: (menggigit roti) kamu juga makan (mengambil roti selai dan menyodorkan kemulut Yenako) dari tadi sibuk dengan anak anak.


Yenako: (menggigit roti dan tersenyum) terimakasih sayang.


Jonathan: i love you (bicara lembut)


Yenako hanya tersenyum mendengar ucapan Jonathan. Yenako menggigit roti ditangannya. Begitu juga Jonathan. Mereka makan bersama dan berbincang masalah anak anak mereka.


Jonathan: apa disekolah Jerryco masih menyendiri?


Yenako: (mengangguk) kata pengasuh seperti itu. Aku tanya gurunya juga seperti itu. Anakmu tidak mau biacara pada orang yang tidak dikenal. Saat ditanya pun hanya menjawab iya atau tidak.


Jonathan: lalu Bagaimana dengan sekolah Umeko?


Yenako: putrimu Umeko tertarik bermain dengan laki laki. Dan main mainan laki laki. Kalau Hans..(kata kata di potong oleh Jonathan)


Jonathan: tidak perlu beritahu. Hans sepertiku. Pernuh perhatian, hangat dan sangat pengertian. Pasti semua orang menyukainya.


Yenako: semoga saja saat dewasa, Hans bisa menjadi pria hangat dan baik hati sepertimu sayang.


Jonathan: hmm.. aku harap begitu. Jadi kemana kita akan pergi liburan?


Yenako: terserah padamu saja. Carilah tempat yang menarik dan cocok dikunjungi oleh anak anak.


Jonathan: oke sayang.. aku akan mengaturnya.


Yenako dan Jonathan membereskan meja makan. Jonathan mencuci piring, Yenako mengelap meja makan dan menyapu lantai. Mereka saling berbagi tugas. Yenako membawa piring makan yang kotor ke dapur. Jonathan menerima dan tersenyum. Jonathan mencium kilas bibir Yenako. Yenako terkejut, matanya melebar. Yenako menatap tajam kearah Jonathan. Jonatha dengan cepat memalingkan wajah, Jonathan mengalihkan perhatian dengan mencuci piring kotor.


[Selamat Membaca😘]


*Hallo semuanya, mari mampir ke novel baru aku ya.. dengan judul,


• Marry You


Bisa juga mampir ke novel yang lain.

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen, saya tunggu.. Terimakasih*


__ADS_2