Pelukan Hangat Paman Tampan

Pelukan Hangat Paman Tampan
40.Berhasil Lolos


__ADS_3

°•Jonathan•°


Mattew menatapku tajam. Aku tak bergerak dari tempatku. Tetap tenang dan waspada.


Mattew: kenapa diam?


Jonathan: kenapa harus bicara?


Mattew: haha.. (tertawa) kamu sungguh membosankan Jonathan.


Jonathan: jangan bersikap manis padaku. Katakan apa yang kamu mau dariku?


Mattew: apa ya? Jika aku ingin kan nyawamu bagaimana?


Jonathan: apa? Nyawaku? Bagaimana jika aku lebih dulu menghabisimu?


Mattew: jangan bicara omong kosong!!


Jonathan: hahahaha (tertawa) apa kamu takut? Anak seorang William Alexander takut mati? Papamu bahkan tidak takut mati saat berhadapan dengan polisi!!


Mattew: apa masudmu?


Jonathan: kamu dan aku tidak ada masalah apa apa, kenapa kamu menganggu keluargaku? Apakah William Alexander menyuruhmu balas dendam?


Mattew: apa urusanmu?


Jonathan: aku sudah berbaik hati pada papamu. Selama ini aku tidak pernah menuntut balas kematian kedua kakakku. Sekarang kamu membuat masalah dwnganku? Menyiksa keponakanku, dan akan membunuhku? Ayo.. kita akhiri sampai disini!!


Aku dengan cepat menyerang. Dengan beberapa pukulan, mattew menyarangku kembali. Kekuatannya tidak boleh diremehkan. Dia bahkan bisa menghindari beberapa pukulanku. Aku dipukul hingga tersungkur. Aku menendang kakinya, Mattew tersungkur. Aku dengan leluasa menghajarnya, aku menendangnya.


Mattew: kamu akan mati jika papaku tau kamu begini pada anaknya?


Jonathan: kamu hanya besar mulut saja Mattew!!


Mattew: hahaha.. kau lihat saja, meski keponakanmu lolos dari sini, disetiap sudut jalan orang orangku sudah menunggu untuk menghabisinya. Dan orang orangku sudah mengepung mansion mansion kalian. Tunggu dan lihatlah, semua keluarga Lewi akan binasa


Aku geram, Mattew aku hajar habis habisan. Mattew tidak berdaya lagi. Aku menyeretnya keluar. Para penjaga bekerumun. Dan menghadnagku saat ingin pergi.


"Tuan muda"


"Anda baik baik saja?"


"Cepat bawa tuan muda"


Jonathan: kalian semua minggir, jika tidak aku akan patahkan kaki kalian atau bahkan tidak segan membunuh kalian.


Mattew: (dengan menahan sakit) minggir.. dia tidak akan bisa menyelamatkan keluarganya.


Aku tidak peduli pada ocehan Mattew, aku berlari keluar dari tempat itu. Aku masuk dan langsung menghubungi Hendy. Aku menutup pintu mobil dan melesat jauh.


♡♡♡♡♡


[Sementara itu dirumah Jonathan,diwaktu yang sama saat Jonathan sedang bertarung melawan Mattew.


Deren pulang dengan keadaan yang buruk.


Jesica: Deren, sayang kamu baik baik saja?

__ADS_1


Deren: mama (memeluk erat)


Johan: Dimana pamanmu?


Mayumi: apa terjadi sesuatu?


Deren: (melepas pelukan) paman.. paman.. paman.. dia.. (kata kata terputus)


Yenako: jangan diam saja, katakan padaku dimana pamanmu? (Menangis)


Deren: dia menggantikanku?


Yenako: apa??


Deren: dia menggantikan posisiku dan sekarang sedang bersama Mattew Alexander.


Yenako mundur beberapa langkah, air matanya berhampuran. Mulutnya terkunci. Tak lama Yenako pingsan.


Jenifer: Yena, sayang bangun lah.


Cristian: biar aku bawa ke kamar. Tolong panggilkan dokter.


Jenifer dan Cristian msmbawa Yena masuk dalam kamar, Cherish mengikuti papa dan mamanya. Mayumi sibuk memanggil dokter keluarga.


Johan: kamu bodoh!! Bagaimna bisa berhubungan dengan keluarga Alexander? (Marah dan membentak)


Deren: maaf kakek, aku hanya ingin lebih sukses. Aku tidak tau jika mereka menipuku.


Johan: kerja sama apa yang kau buat?


Johan: apa???


Darwin langsung menapar Deren. Kemarahan Darwin memuncak.


Darwin: kamu berani menjual saham tanpa ijin dari ku? Anak tidak tahu diri. Aku selalu berbaik hati padamu Deren. Semua kesalahanku selalu aku abaikan.


Jesica: tega sekali kamu nak, kamu tau apa akibat perbuatanmu? Papa dan mamamu dikepung pihak investor dan karyawan karyawan perusahaan.


Darwin: papa dana mamamu tidak akan sampai disini tanpa bantuan dari pamanmu. Pamannu langsung membantu mengurus semua masalah di perusahaan.


Deren terdiam, mulutnya terkunci.


Johan: ketahuilah Deren, kedua bibimu meninggal karena keluarga Alexander. Pamanmu pun pernah diculik, untung saja pamanmu bisa kabur dan meminta bantuan pada orang untuk diantar ke kantor polisi. Sekarang kamu membuka luka lama. Kamu biarkan pamanmu dalam kesulitan?


Deren tetap diam, dia membisu. Dia tidak bisa berkata apa apa lagi.


(Dalam hati Deren)


Apa?? Paman melakukan itu semua? Membantu papa dan mamaku? Jadi peringatan yang paman katakan di Bali benar. Seharusnya aku tidak mengabaikan kata kata paman. Aku bodoh!! Sangat bodoh!! Sangat bodoh hingga menghancurkan perusahaan keluargaku sendiri. Aku juga menghancurkan keluarga Lewi? Aku harus selamatkan paman. Aku tidak boleh meninggalkannya sendirian dalam bahaya. Paman tunggu aku.


Tiba tiba Daren berlari keluar rumah. Dia meninggalkan rumah, didepan rumah Hendy menghadang Deren.


Hendy: maaf tuan muda, demi keselamatan anda dilarang pergi.


Deren: minggir, aku akan selamatkan pamanku!! (Membentak)


Hendy: ini perintah tuan Jonathan, tidak seorang pun boleh pergi meninggalkan rumah. Akan sangat berbahaya.

__ADS_1


Deren: kamu sangat berisik (mendorong Hendy sampai terjatuh)


Deren berlari dan masuk ke dalam mobil, mobil melesat pergi. Hendy langsung mengikuti Deren, dia pun masuk dalam mobil dan pergi.]


♡♡♡♡♡


°•Jonathan•°


Aku akan menghubungi Brian, apakah mereka baik baik saja dirumah?


Brian: ya tuan.


Jonathan: apa semua baik baik saja? Aku sudah lolos, aku dalam perjalanan pulang.


Brian: ada masalah tuan, tuan muda Deren pergi.


Jonathan: (terkejut) apa?? Apa kamu bilang?? Pergi kemana??


Brian: ingin menyelamatkan anda (suara gemetar)


Jonathan: bodoh!! Aku sudah bilang jangan ada yang keluar dari rumah.


Brian: maaf tuan, Hendy berusaha menghadang tapi tidak bisa, Hendy berusaha mengejar tuan muda sekarang.


Aku memutus panggilanku pada Brian, aku menghubungi Hendy.


Jonathan: hallo? Dimana Deren?


Hendy: hallo tuan, saya sesang mengerjar tuan, tuan tadi sudah di rumah namun sekarang kembali lagi. Tuan muda ingin menyelamatkan anda.


Jonathan: Bodoh!! kenapa kembali!! Aku sudah bilang, jangan ada yang keluar dari rumah!! (Marah).


Hendy: maaf tuan, saya akan berusaha mengejar dan menghentikan tuan muda.


Jonathan: kamu masih mengikuti Deren??


Hendy: iya, saya ada dibelakang mobil tuan Deren.


Jonathan: kamu dimana?


Aku melihat sekeliling siapa tau menemukan deren atau berselisih jalan.


Hendy: tuan, saya melihat mobil anda.


Aku juga melihat mobil Hendy, berarti yang didepan Hendy mobil Deren. Aku putar balik dan langsung mengejar Deren.


Jonathan: aku ada dibelakangnmu.


Aku memutuskan panggilan. Aku berusaha mengerjar. Mobilku ada didepan mobil Hendy. Sial!! Deren semakin cepat. Aku terus berusaha mengejar.


Aku melihat di depan ada mobil mencurigakan, mataku melebar. Mobil itu sengaja ingin menabrak mobil Deren. Aku tambah kecepatan mobilku.


Tidak!! Keluargaku tidak boleh ada yang terluka lagi!!


Mobilku berhasil mendahului mobil Deren. Aku menggeser mobilku pada mobil Deren. sehingga mobil Deren keluar dari jalur. Tabrakan pun tak dapat aku hindari lagi.


[Selamat Membaca😘]

__ADS_1


__ADS_2