Perjodohan Masa Kecil

Perjodohan Masa Kecil
bab 104


__ADS_3

"sayang" panggil Charlotte dengan suara pelan, lalu dia kembali melihat ke arah belakang dan masih melihat mobil yang sedari tadi mengikuti mereka.


"hmm"


"apa kamu juga sudah menyadari nya jika dari tadi ada yang mengikuti kita? " tanya nya dengan berhati-hati, tama tersenyum kecil mendengar nya dan tidak di ragukan lagi karena yang mendidik istrinya adalah seseorang yang sangat di segani orang dulunya.


"aku tahu, tapi percayalah kita akan aman. tidak perlu khawatir anak buah ku akan segera sampai kita hanya perlu mengulur waktu saja." jawab tama yang tak kalah tenang nya walau sebenarnya dia merasa takut, takut jika terjadi sesuatu kepada istri dan juga calon anak mereka yang belum lahir kedunia ini.


tama mengusap pelan perut istrinya yang sudah membesar itu dengan penuh kasih sayang.


"sayang, tolong kamu hubungi leo." pinta tama yang tengah fokus untuk menyetir mobil nya, sesekali ia mengusap-usap perut Charlotte hingga membuat wanita hamil itu menguap beberapa kali.


"iya." ucap Charlotte setelah nya mengambil ponsel milik nya untuk menghubungi adik ipar nya, panggilan pertama tak ada jawaban dan begitu seterusnya, kemudian ia mencoba untuk menghubungi leo kembali.


"hallo." jawab seseorang di sebrang telepon dengan nada berbisik, tama dan Charlotte saling melemparkan tatapan.


"kamu di mana leo? " tanya tama


"aku sedang di daerah xx samping apartemen." jawab leo, kemudian ia kembali diam dan memperhatikan kondisi sang istri yang terlihat kelelahan.


"apa kalian baik-baik saja? apa perlu kami menjemput kalian? "

__ADS_1


"kami sedang tidak baik-baik saja kak, aku membutuhkan bantuan mu sekarang kak! "


"aku dalam perjalanan, pergi ke arah selatan aku akan segera sampai di sana."


"oke."


"mereka kenapa? " tanya Charlotte


"sepertinya mereka juga mengalami hal seperti kita sekarang sayang, tapi sayangnya mereka tidak berada di dalam mobil seperti kita saat ini." jawab tama, ia kembali melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi sedangkan Charlotte duduk dengan santai, dalam waktu dua puluh menit sepasang suami-istri itu sudah sampai di tempat dimana leo dan istrinya berada.


leo yang melihat mobil sang kakak tak berada jauh dari nya segera menggenggam tangan sang istri begitu erat dan setelah nya memperhatikan sekitar nya, mereka berjalan dengan hati-hati. jika tidak ada istri dan calon anak nya yang belum lahir berada di sisi nya saat ini mungkin diri nya sudah menghabisi orang-orang itu sendiri tapi yang dia pikirkan adalah keselamatan dua orang yang ia cintai.


"iya."


"kenapa kalian tidak pergi bersama dengan bodyguard? " tanya Charlotte yang kasihan melihat clarisa yang seperti nya tengah kelelahan.


"biasanya juga tidak ada kejadian seperti ini, ini baru pertama kali nya bukan." jawab leo, yang di katakan oleh adik nya ada benar nya dan bahkan hanya ada beberapa orang saja yang tahu,. tama mencengkam kuat setir pengemudi saat dia sadar jika ada pengkhianat di antara orang-orang nya.


tama kembali menjalankan mobil nya kembali, Charlotte dan tama saling melirik saat melihat ada dua mobil yang tengah mengikuti mereka dan itu terlihat dari kaca kecil di atas dashboard mobil tersebut.


"kita kedatangan tamu tak di undang lagi." leo menatap ke belakang dan benar saja ada dua mobil yang tengah mengejar mereka jika ini terus berlanjut takutnya istri nya akan trauma setelah ini, selama ini mereka hidup aman-aman saja,musuh-musuh mereka juga sudah tidak pernah muncul selama tapi kenapa sekarang menjadi seperti ini.

__ADS_1


"leo siap kan diri mu, jika sampai mereka bisa mengejar kita. sayang, dengarkan aku baik-baik apapun yang terjadi nanti pergilah bersama dengan clarisa sejauh mungkin agar mereka tidak bisa menangkap kalian dan jangan khawatirkan kami." ucap tama, Charlotte menganggukkan kepala nya, jika dia masih bersama dengan suami nya apa lagi dalam keadaan hamil besar seperti ini hanya akan membuat suami nya tidak bisa leluasa untuk melawan musuh nya.


"iya, tapi berjanjilah kamu akan baik-baik saja sayang, aku akan menunggumu di sana." ucap Charlotte sambil memberikan kode menggunakan tangan nya yang terus menuliskan sesuatu di dashboard, tama tersenyum kecil dan menganggukkan kepala nya.


sesuai dengan rencana dari Charlotte, dia meminta di turunkan di sebuah jalan sepi yang kebetulan ia tahu jalan itu dengan baik, setelah melihat mobil yang mengejarnya masih mengikuti mobil suami nya membuat Charlotte cemas sebenarnya.


"ayo pergi. " Charlotte berbicara sambil berbisik ia takut jika ada orang yang mendengar perkataan nya.


mereka berjalan sambil berpegangan tangan atau lebih tepatnya clarisa yang memeluk lengan Charlotte dengan sangat erat, Charlotte menghela napas dalam-dalam saat melihat clarisa yang tengah ketakutan.


hampir lima puluh menit mereka berjalan kaki dan masuk ke dalam sebuah rumah kecil, Charlotte membawa clarisa masuk ke salah satu kamar dan memperhatikan sekelilingnya agar tak ada cctv berada di dekat nya, ia bahkan memutari tubuh clarisa takut nya ada cctv di diri clarisa.


setelah merasa aman Charlotte memasukkan sebuah data diri nya dan kode yang hanya dia tahu dan terbukalah dinding rahasia di balik lemari buku tersebut, Charlotte membawa masuk clarisa dan setelah nya kembali menutup pintu rahasia tersebut kemudian mengubah kode nya kembali.


setelah melewati beberapa lorong dan kini mereka sampai di tempat persembunyian sang kakek dulu nya dan hanya keluarga nya saja yang tau tempat itu, jika orang lain mungkin akan tersesat karena lorong tersebut seperti sebuah labirin yang bisa membuat musuh mereka terkecoh.


"lebih baik kita tidur dulu sampai mereka menghubungi kita." ajak Charlotte, clarisa menganggukkan kepala nya karena dia juga sudah lelah dan butuh istirahat saat ini.


"tapi aku takut untuk tidur sendirian." Charlotte menepuk keningnya saat mendengar nya, seharusnya clarisa lah yang harus menenangkan nya tapi lihatlah dia seperti kakak sesungguhnya untuk clarisa sekarang.


"aku akan temani." jawab Charlotte dengan pasrah, toh tidak ada masalah mereka tidur bersama sekalian untuk berjaga-jaga jika ada hal sesuatu yang tidak mereka ingin kan.

__ADS_1


__ADS_2