Perjodohan Masa Kecil

Perjodohan Masa Kecil
bab 113


__ADS_3

"tidak perlu berterima kasih, aku hanya membalas jasa seseorang saja, jika ingin berterima kasih ucapkan itu pada robert. Anak kecil itu yang membawa ku kesini! "


"apa maksud mu?? Xia jangan bercanda, "


"sejak kapan aku bercanda kak tama, kakak tahu sendiri siapa aku yang sebenar nya, orang yang pertama menguhubingi ku adalah mantan asisten kakak itu dan yang kedua kakek itu dan mereka tetap tidak bisa meluluh aku tapi setelah aku mencari tahu tentang siapa sepupu kakak membuat ku cukup terkejut, bukan karena sepupu kakak melainkan putra nya."


"kalian belum pernah bertemu, " ucap steve dengan lantang.


"menurut kakak, kenapa putra kakak bisa langsung dekat dengan ku yang notaben nya baru saja bertemu?? "


"karena dia merasa nyaman dengan mu!! "


"itu tidak benar, aku dan putra kakak memiliki ikatan tersendiri di kehidupan sebelum nya dan ikatan itu masih ada sampai sekarang." semua orang terkejut mendengar nya, bagaimana bisa gadis kecil itu berbicara seperti itu.


"tolong jaga dia untuk ku kak, dia sangat penting untuk ku, mungkin jika orang tua nya bukanlah kalian berdua sudah aku pastikan akan merebut nya dari kalian, tapi setelah aku tahu perjuangan kakak yang selama ini merawat nya membuat ku sadar jika dia tidak bisa aku miliki kembali. mungkin yang aku ucapkan ini terdengar aneh tapi aku dengan putra mu benar-benar memiliki ikatan tesendiri, suatu saat nanti aku ingin seperti kakak yang setia menjaga, melindungi dan merawat pasangan hidup kita suatu saat nanti."


"entah kapan lagi aku bisa bertemu dengan kalian semua tapi yang jelas aku sudah merasa lega saat menemukan seseorang yang aku cari selama ini, putra kakak bukan hanya berarti untuk kalian semua tapi dia juga sangat penting untuk ku, aku akan menemui nya setelah dia tumbuh dewasa."


"kak tama, kak leo, pertemuan kita sampai disini saja, terima kasih karena berkat kalian berdua aku bisa bertemu dengan robert kembali, jika kalian membutuhkan bantuan kembali jangan sungkan mengirimkan pesan lewat anggota ku yang ada di sini, aku harus kembali ke tempat daddy sekarang sebelum semua menyadari akan sesuatu hal."

__ADS_1


"terima kasih xia, jika bukan karena mu mungkin kami akan kehilangan sepupu perempuan kami satu-satu nya."


"terima kasih ya sayang, berkat kamu putri aunty bisa sembuh."ucap mama victoria sambil memeluk tubuh xia, ia menangis haru di pelukan gadis kecil yang baru mereka temui.


" terima kasih dan maafkan uncle karena bersikap kasar kepada mu."


"apa kakak juga ingin mengucapkan terima kasih?? " tanya nya sambil menatap ke arah steve, steve pun menganggukkan kepala nya dengan tersenyum lebar.


"sama-sama aunty cantik, aunty jangan sedih lagi ya, aunty harus tetap tersenyum seperti dulu lagi! Pasti putri aunty tidak akan senang melihat aunty bersedih seperti ini." ucap nya sambil menghapus air mata mama victoria.


"sama-sama uncle dan juga uncle bisa menjemput putra uncle satu bulan lagi, ini untuk uncle, jika uncle menjemput putra uncle tolong tunjukan kartu ini kepada bawahan ku dan mereka akan langsung membiarkan uncle membawa putra uncle tanpa bertanya lebih."


cup


"jangan pernah sakiti kakak cantik itu lagi ya kak, kakak harus ingat perkataan ku tadi dan jika bisa usahakan makan-makanan dari rumah yang kalian masak sendiri dan tentu nya bahan masakan nya harus kalian beli dulu sebelum memasak agar lebih aman, ini juga ada beberapa penawar racun gunakan ini jika dalam keadaan mendesak." steve menganggukkan kepala nya, walau awal nya dia sedikit marah karena gafis itu sudah berani mencium pipi nya tapi jika di perhatikan lagi dari tatapan mata nya bisa melihat dengan jelas ketulusan dari gadis kecil yang berada di depannya.


"hati-hati di jalan, lain kali kalau kita bertemu kakak akan mengajak mu pergi ke taman bermain."


"benarkah, janji ya kak,"

__ADS_1


"kakak janji, apa kamu suka dengan boneka?? "


"suka, memang nya kenapa?? " tak berselang lama ada seseorang tang masuk sambil membawa boneka beruang yang cukup besar dengan pita di lehernya.


"woww,,, boneka beruang, apa itu untuk ku?? "


"iya, maaf kakak hanya sempat membelikan boneka saja, kakak pikir kamu masih di sini beberapa hari lagi!! "


"ini sudah lebih dari cukup untuk ku kak, aku akan menyimpannya dengan baik karena ini hadiah dari kakak."


"aku harus kembali sekarang, kak, tolong jaga putra kakak dengan baik."


"tentu" jawab nya sambil mengusap kepala xia, saat ingin pergi tiba-tiba langkah kaki nya tethenti saat ada seseorang yang memeluk kaki nya.


"ada apa?? " tanya xia saat melihat robert yang memeluk kaki nya dengan erat.


"kakak harus pulang, robert di sini jangan nakal ya, harus jadi anak yang baik dan patuh pada kedua orang tua robert. jangan menyusahkan semua orang yang ada disini, dan robert harus jaga kesehatan dwngan baik oke." ucap xia dengan sedih, robert menganggukkan kepala nya lalu mencium kedua pipi xia sehingga membuat bibir gadis kecil itu menyunggingkan senyuman.


"ini ada hadiah dari kakak, jika robert kangen sama kakak, robert cukup pejamkan mata nya sambil menggenggam gelang ini lalu sebut nama kakak tiga kali, kakak akan langsung hadir di dalam mimpi robert." ucap nya lalu mencium kening robert lalu ia melambaikan tangan nya ke arah robert sambil berjalan mundur dan di balas lambaian tangan dari robert.

__ADS_1


__ADS_2