Perjodohan Masa Kecil

Perjodohan Masa Kecil
bab 39


__ADS_3

DI SISI LAIN


"Charlotte aku tidak menyangka, jika kakak ipar kamu masih mempunyai hubungan keluarga dengan tunangan masa kecil kamu?." ujar nata yang masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


"iya, aku masih shock melihat mereka di sini tadi?." ujar Naura dengan mengelus dada nya yang berdetak lebih cepat dari biasanya.


"ini sih gila nama nya" timpal flora, sedangkan Charlotte hanya menggeleng kan kepala nya melihat reaksi teman nya.


Dua Minggu sudah berlalu, kini keluarga Tama dan Tere pergi ke kediaman Tyson young. untuk membahas tentang pertunangan anak-anak mereka.


"bagaimana kabar mu Mike?" tanya Dady Reyhard setelah duduk di sofa


"aku baik-baik saja "


"kedatangan ku kali ini, untuk membahas tentang pertunangan anak-anak kita Mike! dan aku juga ingin mengatakan jika ternyata putri


adalah tunangan masa kecil putra ku Tama?." jawaban Reyhard membuat keluarga Mike terkejut.


"kita bahas soal tunangan mereka setelah sampai?." ujar Dady Mike, Mike sangat bahagia.


"ya, aku setuju."seru Dady Reyhard

__ADS_1


tak berselang lama yang di nanti pun tiba, semua orang sudah hadir kecuali Tere dan Steve, karena mereka masih di sibukkan diri dengan pekerjaan mereka.


"kenapa Dady menyuruh ku pulang? aku masih ada janji dad, dengan teman ku?." protes Charlotte kepada sang Dady.


"Dady ingin membahas perjodohan mu dengan Tama sayang! Dady juga sudah tahu jika Tama adalah tunangan kamu waktu kecil!." ujar Dady Mike dengan menatap wajah Charlotte dengan seksama.


"dan Dady juga ingin menikahkan kalian dalam waktu dekat ini?." imbuh nya, dan sukses membuat Charlotte terkejut.


"no dad, Charlotte masih belum mau menikah!." jawab Charlotte dengan tegas.


"Dady tidak butuh jawaban dari kamu sayang! Dady tahu yang terbaik untuk mu, jangan membantah!." ujar Dady Mike tegas dan tidak mau menerima penolakan, sedangkan Charlotte hanya bisa pasrah dengan ke inginan Dady Mike.


"sudah kan dad, Charlotte mau keluar dulu." ujar Charlotte yang kesal dengan perkataan dari sang Dady. dan melenggang pergi begitu saja, sedangkan Dady Mike menggeleng kan kepala nya tak percaya.


"kenapa kamu di sini?." tanya Tama di dekat nya.


"ckk benar-benar menyebalkan." gerutu Charlotte saat melihat kedatangan Tama.


"aku merindukan mu, sayang!." ujar Tama dengan memeluk tubuh Charlotte dari samping, Charlotte yang mendapatkan serangan mendadak hanya mematung.


"kamu masih bisa kuliah, walau kita sudah menikah nanti nya? aku juga tidak mau melihat mu bersedih seperti sekarang ini!."imbuh nya

__ADS_1


"apa kamu yakin, aku akan tetap kuliah dan mengejar impian ku?." tanya Charlotte dengan menatap wajah Tama tanpa berkedip.


"iya aku janji itu sayang, tersenyum lah!." jawab Tama yang masih memeluk tubuh Charlotte dengan sangat erat.


Satu bulan sudah berlalu, pernikahan Charlotte dengan Tama pun sudah siap, dan seperti sekarang mereka semua sudah berada di tempat acara untuk pernikahan mereka.


semua tamu undangan sudah hadir dalam acara tersebut, acara pun berjalan lancar tanpa adanya hambatan.


Saat acara berlangsung, Tama dan Leo sama-sama menyadari sikap sepupu dan sahabat nya, mereka sedikit berbeda, Steve yang terlihat gusar sedangkan Tere menahan rasa sakit hatinya saat melihat sang suami berjalan berdua dengan perempuan lain.


Saat mereka menyadari jika mereka sedang di perhatikan oleh semua orang, mereka pun memilih bergabung dengan yang lainnya dan bersikap seperti biasanya.


"Tere kamu kenapa sayang?." tanya sang papa yang melihat putrinya tidak bahagia, begitupun dengan keluarga nya yang lainnya.


"Tere baik-baik saja pa! mungkin Tere kelelahan saja." kilah Tere, dia tidak mau melihat kedua orang tua nya bersedih.


Tama memperhatikan ekspresi Tere yang masih sedih walaupun dia sudah berusaha menutupi nya.


Beberapa hari yang lalu sebelum pernikahan Tama dan Charlotte, Tere bertemu dengan kekasih yang hilang, dan mereka melepas rindu dengan mengobrol. Tere pun bercerita jika dirinya sudah menikah dan sudah mempunyai pengganti dari kekasihnya.


tentu saja pria itu pun memberikan selamat dan ikut bahagia, dan saat itu lah Tere melihat suami nya sedang bermesraan dengan perempuan lain, bahkan mereka juga bertukar ciuman di depan umum.

__ADS_1


dan saat itulah, hubungan nya dengan Steve renggang, Steve pun tidak menjelaskan siapa perempuan itu, menurut Tere itu sudah cukup untuk jawaban yang dia cari dari sang suami.


"pa! Tere ke kamar dulu ya, Tere sedikit pusing!." bohong Tere, yang sudah tidak tahan menutupi kesedihannya di depan keluarga nya.


__ADS_2