
tiga bulan sudah berlalu begitu cepat. kini Teresa tinggal bersama dengan suami nya di mansion keluarga young.
Nile dan nickole akan kembali hari ini karena tugas mereka semua sudah selesai dan akan bekerja kembali dengan Teresa.
jabatan mereka masih sama yaitu Nile sebagai asisten pribadi sedangkan nickole sebagai sekertaris pribadi nya.
sedangkan Charlotte masih sama menjalani hari-hari nya seperti biasa,namun sekarang sedikit berbeda karena adanya Tama yang selalu mengganggunya setiap saat jika mereka bertemu.tentu saja hal ini akan membuat Charlotte marah terhadap nya, justru Tama hanya tersenyum kecil melihat Charlotte mengomelinya.seperti saat ini mereka sedang berdebat hanya karena hal sepele.
"Tama!! apa kamu tidak bisa diam hah"ujar Charlotte yang marah karena kelakuan Tama yang sungguh mengganggu nya setiap hari nya.
"tidak bisa"ujar Tama dengan tertawa kecil melihat ekspresi wajah Charlotte, sedangkan teman-teman nya Charlotte hanya menghela nafas panjang dan menggeleng kan kepala mereka, begitupun dengan asisten pribadi nya Tama.
"apa kamu tidak bekerja hah"
"tidak"
"berhenti mengganggu ku Tama"
"aku akan berhenti setelah kita menikah"
"berbicara dengan mu,sama saja berbicara dengan tembok."ujar Charlotte dengan kesal
"tu tuan maaf kita harus segera pergi dari sini tuan,karena hari ini ada meeting dengan klien dari China"ujar
__ADS_1
"baiklah, ayo kita pergi sekarang."ujar Tama dengan bangun dari duduknya dan menatap wajah Charlotte dengan mesra
"aku pergi dulu sayang,sampai bertemu lagi"ujar Tama dengan mencium kening dengan mesra.
"hmm pergilah,kalau bisa jangan muncul lagi di hadapan ku lagi"ujar Charlotte
"kalau itu tidak bisa sayang.hmm aku akan memberitahu tentang hubungan kita kepada orang tua ku sayang dan aku ingin segera mereka menikah kan kita."bisik Tama di telinga Charlotte dan membuat sang empunya melotot kearah nya
"Charlotte"ujar nata yang pindah duduk di samping nya
"ada apa"ujar Charlotte dengan mengernyitkan keningnya menatap kearah sahabatnya
"ini sudah tiga bulan berlalu,sampai kapan kita menunggu kamu untuk memperkenalkan kakak ipar kamu"ujar nata dengan kesal, pasalnya sampai sekarang mereka masih belum di perkenalkan oleh Charlotte
iya berusaha mengusap matanya apakah yang di lihat benar atau salah.seyelah memastikan jika benar itu adalah kakak ipar nya, membuat Charlotte tersenyum lebar menatap wajah Teresa yang duduk sedikit jauh dari mereka. sedangkan para sahabat nya Charlotte yang melihat nya tersenyum lebar segera menimpuk nya dengan buku yang ia bawa.
"aduh ...sakit flora kenapa malah nimpuk sih"omel Charlotte dengan mengusap kepala nya ya di timpuk oleh flora
"ya habis nya kamu itu senyum-senyum sendiri,kayak orang gila tahu gak sih."ujar Flora dengan bergedik ngeri
"aku tersenyum karena melihat istri kak Steve di sini"ujar Charlotte dengan kesal
"mana"jawab mereka bersamaan dan mengikuti arah pandang Charlotte
__ADS_1
"itu, perempuan yang bersama dengan klien nya"ujar Charlotte dengan menunjuk ke arah Teresa yang sedang rapat di luar
"yang benar saja!! itu sih kita juga tahu kali"seru clowi dengan mata berbinar saat melihat Teresa
"tahu soal apa"ujar Charlotte dengan menyipitkan matanya menatap wajah sahabat nya
"kamu kemana saja sih Charlotte selama ini sampai-sampai tidak mengenali nya.
dia itu ada Teresa gristovert pengusaha muda yang sukses dalam karirnya.dia itu menjadi panutan di kampus kita karena dia sudah sukses saat masih kuliah dan tentu nya dia primadona di kampus kita dulu"ujar nata panjang lebar
"yang benar saja,kalau soal bisnis aku sudah tahu kalau kak Teresa seorang primadona aku tidak tahu"ujar Charlotte yang tidak percaya
"dia itu primadona di kampus kita dan juga primadona di kalangan bisnis perempuan yang lain nya.apa kau tahu dia lebih terkenal saat di kalangan bisnis dan terlebih lagi kakak aku juga mengagumi sosok nya"ujar nata yang masih nerocos
"kita gak mau tahu pokoknya kamu harus kenalin dia ke kita hari ini juga"ujar nata yang ngotot ingin ketemu dengan idolanya
"iya tapi bentar kalau klien nya sudah pergi"ujar Charlotte, setelah mereka menunggu dua puluh menit kini klien yang bersama dengan Teresa sudah pergi tapi Teresa masih duduk dengan menikmati secangkir kopi
"kak Teresa"ujar Charlotte saat sudah berdiri di depan nya
"hai Charlotte,kamu ada di sini dengan siapa"ujar Tere sambil memeluk tubuh adik iparnya
"sama teman-teman kak"ujar Charlotte dengan melihat kearah sahabatnya, sedangkan mereka menjadi kikuk di dekat idola mereka.
__ADS_1