
Dan pada akhirnya akupun terpaksa menerima perjodohan itu,itu semua kulakukan hanya semata-mata untuk ayah....
setelah itu aku pun berangkat sekolah
diperjalan hendak kesekolah
seorang berlari menuju kearahku
entah dia melihatku atau tidak
tapi aku sangat kesal
karena dia menabrakku dan tak ada inisiatif untuk minta maaf
melainkan malah berkata
"cewek bodoh!! jalan itu pake mata"
dan aku pun berkata "kau yang bodoh,mana ada orang yang jalan pake mata,yang ada pake kaki!!!"
dia pun langsung pergi karena milihat seseorang yang dibelakang ku
dan seseorang itu adalah pamanku,saudara dari ayahku.Dia adalah sosok ayah kedua bagiku,karena semenjak kepergian ayahku dialah yang selalu menemaniku bermain dan juga berlibur.
__ADS_1
"paman! ada apa?kenapa paman mengejar orang itu?"ujarku "anak itu tadi dia bermain bola,dan bola itu mengenai wajah paman,bukannya meminta maaf malah kabur!"
ujar paman.
"haha...haha..."aku pun tertawa
"kenapa kamu tertawa?"ujar paman, aku berkata"tidak apa2,hanya saja wajah paman sangat lucu jika sedang marah"
"hadeuh,pamannya kesal dengan anak itu dia malam tertawa"ujar paman
"sudahlah paman,ikhlaskan saja bolanya menimpa wajah paman"ujarku sambil tertawa kecil"apa kamu bilang!!"
"dasar bocah tengil awas kamu ya"ujar paman sambil mengejar aku"hahah..."akupun tertawa sambil berlari
"ohyah kau blm menjawab pertanyaanku tadi bocah" "upss*"ujar paman keceplosan
"paman!!!!,huft aku belum kesekolah karena aku merasa hari ini aku tidak bersemangat paman"ujarku bermuka lesu
"ada apa moly?ceritalah pada paman?"ujar paman
aku pun menjawab"tadi pagi ibu berkata bahwa aku ingin dijodohkan dengan anak dari teman lama ayah"
"lalu"ujar paman
__ADS_1
"tetapi aku menolak dan ibu terlihat marah,dan ibu pun membentakku dan memaksa ku untuk bertunangan,ibu berkata dia tidak menerima penolakan"ujarku
"jadi kamu bersedih hanya karena pertunanganmu dengan anak dari teman lama ayahmu?"ujar paman sambil tersenyum
"iyah paman"ujarku
"apa yang harus kamu sedihkan,itu hanyalah pertunangan belum pernikahan bukan?"ujar paman
"memang bukan pernikahan tetapi itu sama saja paman,begini yah paman,paman tau kan ibu orangnya seperti apa,ibu adalah seseorag yang kalau mengerjakan sesuatu selalu terburu-buru karena ingin mendapatkan hasil yang bagus?"ujarku
"iyah trus kenapa,itu kan gak ada hubungannya dengan perjodohannya?!!"ujar paman
"hadeuh😧... paman masih saja menyimpan otak yang dangkal itu"ujarku dengan raut wajah pasrah,"hey,bocah tanpa otak dangkal ku ini bagaimana sampai sekarang aku masih bisa sesukses ini?hah!"ujar paman dengan nada menyombongkan diri
"paman bisa sesukses itu hanya karena keberuntungan belaka bukan karena otaknya paman!"ujarku dengan nada mengejek
"dasar kau bocah nakal"ujar paman sambil "mencubit pipiku
maaf paman,maafkan aku" ujarku bersuara pelan
Bersambung...
***ohyah omong2 usia pamanku setara loh dengan aku jadi jangan salah sangka kalo aku dekat sama om-om yah#Molly
__ADS_1
terus ikuti kisah molly yah jangan lupa like,komen,vote,dan juga beri rating yah agar thornya semagat terus terima kasih***