Perjodohan Masa Kecil

Perjodohan Masa Kecil
bab 25


__ADS_3

KEESOKKAN HARINYA


"eughh"


Tere menggercap kan matanya dengan berusaha membuka matanya.saat akan bangun Tere merasakan sakit di sekujur tubuh terutama di bagian bawah nya.


"shhh sakit sekali,Steve benar-benar brutal melakukan nya."batin Tere dan menahan sakit saat ingin berdiri namun tiba-tiba tangannya di cekal oleh seseorang


"mau kemana?"ujar Steve dengan suara bariton khas bangun tidur


"mau mandi,badan ku sangat lengket."ujar Tere


"tidur lah dulu,ini masih pagi sayang."


"ini sudah siang Steve. cepat bangun,aku sudah lapar."ujar Tere yang sudah memposisikan dirinya duduk dan di ikuti Steve


"baiklah,aku akan pesan pelayanan kamar untuk mengantarkan makanan untuk kita. apa yang ingin kamu makan sayang."ujar Steve dengan memeluk tubuh Tere dan memberikan kecupan


"mulai deh mesum nya.apa kita bisa jalan-jalan ke luar hari ini?."ujar Tere


"kita bisa pergi jika ada yang mengantarkan pakaian untuk kita sayang, sepertinya mereka semua sudah merencanakan ini semua dengan sangat matang."ujar Steve dengan memainkan rambut Tere


"ck, ck, ck, merepotkan kan.aku mau mandi dulu."ujar Tere yang berusaha untuk bangun namun Merasakan sakit,Steve yang melihat nya pun segera bangun dan menggendong Tere ala bridal style menuju ke kamar mandi.setelah sampai Steve menurunkan Tere.

__ADS_1


"apa masih butuh yang lainnya."


"tidak perlu,aku bisa melakukan nya sendiri."


"kalau begitu aku keluar dulu dan jika butuh sesuatu panggil saja."


"iya."ujar Tere, setelah Steve keluar dari dalam kamar mandi.tere merendamkan tubuh nya agar rileks dan sedikit santai.


"hmm lelah sekali rasanya!ini sungguh segar dan sangat nyaman"ujar Tere sambil memejamkan matanya,hampir tiga puluh menit Tere baru keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk yang melilit sebatas dada sampai lutut.


"kenapa tidak memberitahu ku jika sudah selesai,aku akan menggendong mu."ujar Steve yang melihat kedatangan Teresa, dengan susah payah Steve menelan Saliva nya melihat penampilan Tere


"aku bisa sendiri,lagi pula ini juga sudah membaik."ujar Tere dengan memalingkan wajahnya


"iya"


"sepertinya itu makanan yang aku pesan sudah datang,aku akan mengambil nya.ksmu tetap di sini jangan keluar."ujar Steve setelah selesai mandi


"iya"ujar Tere singkat


"makan lah dulu Tere."ujar Steve setelah mengambil makanan dari pelayan hotel dan duduk di samping Tere yang tengah asyik dengan telepon nya


"iya."Tere pun mengambil salah satu makanan untuk dia makan

__ADS_1


setelah selesai makan Tere pun mulai bosan karena tidak bisa melakukan apapun,bahkan teman maupun karyawan nya sangat di hubungi.dia merasa di permainkan oleh mereka.


tidak terasa sudah lima hari mereka di hotel dan ini hari terakhir mereka,kini Steve dan Tere pulang ke mansion keluarga tere.setelah sampai Tere memasang wajah marah pada semua penghuni rumah nya itu.


"hai kakak ipar."ujar Charlotte yang ingin memeluk Tere namun dia menghindari nya, sedangkan Charlotte cemberut melihat penolakan dari Tere.


"sayang!kamu pasti lapar kan, mama sudah memasak makanan kesukaan mu."ujar mama Victoria yang mencoba untuk meluluhkan hati putrinya


"Nile!"teriak Tere dengan marah


"ya nona!ada yang bisa saya bantu."ujar Nile asisten pribadi nya dengan sopan


"bawa semua dokumen yang perlu ku tanda tangani ke ruangan kerja ku.dan kamu Nile mulai hari ini aku pindahkan kamu ke China untuk memantau perkembangan di sana."ujar Tere sambil menatap tajam kearah Nile dengan kemarahan dan kekecewaan di mata nya.sedangkan Nile membisu saat mendengar perkataan dari nona muda nya.


"nona apa kesalahan saya,sehingga saya harus pergi ke China."ujar Nile dengan memberanikan diri untuk bertanya


"kau tidak tahu kesalahan mu Nile? kau bekerja dengan ku dan aku yang membayar mu tapi kamu justru mendengar kan perintah mereka semua.sebenarnya siapa atasan kamu hah."teriak Tere dengan amarah yang sudah dia pendam selama di hotel, sedangkan yang lainnya diam melihat Tere sangat marah kepada asisten pribadi nya.


"maafkan saya nona."ujar Nile dengan penuh penyesalan


"maaf mu tidak berguna untuk ku Nile, siapkan semua berkas-berkas yang aku minta sekarang juga dan setelah itu kamu pergi ke china.aku muak melihat mu dengan yang lainnya."ujar Tere dengan kesal


"tolong maafkan saya nona, berikan saya kesempatan."ujar Nile dengan menundukkan kepalanya,dia tahu kesalahan nya karena sudah membuat nona nya begitu marah dengan nya.

__ADS_1


"keputusan ku sudah bulat dan masih untung kamu ku beri pekerjaan bukan memecatmu.segera bawa dokumen yang aku minta"ujar Tere yang masih kukuh dengan keputusan nya sedangkan Nile yang mendengar nya benar-benar putus asa.


__ADS_2