Perjodohan Masa Kecil

Perjodohan Masa Kecil
Episode 4


__ADS_3

"aku tidak ingin terpengaruh oleh ajaran sesatmu syasa"ujar moly"huh moly gak asyik"ujar syasa


"baiklah kevin duduklah dibelakang meja moly"ujar pak reno "terima kasih pak!"ujar kevin.


Kevin pun berjalan melewati moly dan duduk dibelakang moly,sesaat pak reno sedang menjelaskan kevin mencoba untuk mengajak bicara moly


"hey,aku kevin salam kenal yah"ujar kevin menyapa moly,"oh yah aku moly salam kenal juga"ujar moly dengan wajah tanpa ekspresi


sesaat kemudian lonceng istirahat pun mulai berbunyi"kring....." "wah sudah istirahat,moly kita kekantin yuk,aku yang teraktir!"ujar syasa


"tidak aku malas kekantin,hari ini kantin terlalu ramai nanti saja,tunggu sepi!" ujar moly, "baiklah,aku ngikut kamu" ujar syasa dengan wajah melas


"ada apa?"tanya moly pada syasa "hah! apanya yang ada apa?"jawab syasa dengan bingung "huh...kenapa wajahmu terlihat muram?"tanya moly pada syasa, "ohh tidak apa-apa"jawab syasa,"sudahlah cerita aja ngak usah kamu pendam"ujar moly


"hmm,gini loh sebenarnya aku ingin minta Wechatnya kevin,tapi aku malu dan takut!"ujar syasa,"kenapa harus malu? dan kenapa harus takut?"tanya moly ,"yah karena secara ini yah,kevin itu tampan,kalau aku disampingnya bawaanya salting mulu,dan kalau masalah takutnya yah karena,aku takut kalau aku minta Wechatnya takut gak dikasih terus aku yah jadinya malu dong,ditolak sama pria tampan"ujar syasa

__ADS_1


"astaga kukira masalah besar ternyata hanya urusan yang seperti ini,gini yah kalau kamu mau dekatin dia usahakan jangan terlalu sering memandang wajahnya,karena kalau kamu terus mandangin dia mungkin kamu akan salting jadi kamu anggap aja dia itu kaya aku,orangnya kalem dan biasa aja mungkin kamu nggak bakal salting" "terus kalau masalah Wechat,gak usah takut kamu nggak dikasih,berpikir positif aja siapa tau dia nggak mau kasih Wechatnya karena dia nggak punya Wechat atau Hpnya rusak atau apalah itu,intinya berpikir positif aja okay"ujar moly


"hmm emang bisa gitu yah?"tanya syasa


"terserah kamu aja aku pusing mikirin masalahmu hanya karena lelaki begitu!"ujar moly dengan nada kesal


"okay-okay kupakai saranmu kali ini"ujar syasa


"iya,iya terserah kamu,oh yah daripada kamu mikirin dia mulu,lebih baik kamu pikirin gimana nasib kamu bulan depan!"ujar moly


"memangnya ada apa dibulan depan?,kenapa aku harus mikirin nasib ku dibulan depan?"


"kamu sudah lupa,kalau bulan depan kita ada ujian kenaikan kelas?"ujar moly sambil menulis catatan yang ada dipapan tulis


"astaga moly,untung kau mengingatkanku,kalau tidak habislah aku,kena marah lagi sama bunda ratu!"ujar syasa sambil mengeluarkan alat tulis

__ADS_1


"tapi...,kamu mau kan bantu aku mengerjakan tugas yang minggu kemarin yang disuruh bu Clara kerjakan,aku sama sekali tidak mengerti apa yang bu clara katakan kemarin"๐Ÿ‘‰๐Ÿ‘ˆujar syasa dengan nada membujuk


"iyah,tapi ada syaratnya!"kata moly


"apa itu?"tanya syasa pada moly


"kau harus mentraktirku dikantin sesudah mengerjakan tugasnya bu clara"jawab moly


"apa!!mentraktirmu??,habislah aku,kalau aku mentraktirmu bisa-bisa aku tidak jajan selama setahun!"ujar syasa


"egh knp bisa?"tanya moly pada syasa


"kau kan kalau makan,satu toko habis dalam sehari!"ujar syasa sambil tertawa


"dasar kau aku tidak serakus itu!"ujar moly sambil kesal

__ADS_1


"lagi pula aku juga bercanda,aku mau membantumu tapi kamu harus janji,kamu harus belajar yang giat dan serius buat mempersiapkan diri mengikuti ujian kenaikan kelas!!!bagaimana?"ujar moly


"baik,aku akan buktikan bahwa aku bisa belajar dengan giat"ujar syasa


__ADS_2