
"Tere! duduklah dulu ada yang papa ingin sampaikan kepada mu"ujar papa derent saat melihat Tere ingin pergi dari ruang makan.
"ada apa pa"ujar Tere dengan memainkan handphone nya
"papa, memanggil karyawan yang kamu pecat untuk bekerja di perusahaan kita yang lainnya."ujar papa derent dengan menatap wajah Tere yang masih terlihat kesal
"hmm lalu."ujar Tere cuek
"masalah nya adalah ada satu karyawan yang menolak."
"apakah nickole"ujar Tere dengan menatap wajah papa derent
"iya,tapi dari mana kamu tahu sayang."ujar papa derent dengan penasaran
"tentu aku tahu, karena nickole aku sendiri yang merekrut nya menjadi sekertaris pribadi ku."ujar Tere dengan mengalihkan pandangannya ke arah Greyson yang tengah asyik bermain.
"aku memang sengaja memecat mereka hanya untuk mengetahui kesetiaan mereka pada perusahaan ku. karena papa sudah menawarkan pekerjaan kepada mereka,aku tidak perlu lagi menyuruh perusahaan baru untuk berpura-pura membutuhkan karyawan."ujar Tere dengan tersenyum manis menatap kedua orang tuanya
"kalau soal nickole aku juga sudah tahu dari awal kalau dia akan menolak nya dan kemungkinan besar dia akan kembali menjadi sekertaris pribadi ku lagi.karena sampai sekarang dia tidak mengajukan lamaran ke perusahaan lain nya."imbuh nya
"tapi bagaimana caranya."ujar papa derent dengan penasaran apa rencana dari Tere
"tentu saja mencari pegawai baru! aku memang sudah menugaskan Jacobs untuk membawa karyawan tapi itu untuk kepala bagian dan lainnya.aku hanya membutuh kan sekitar sepuluh tenaga kerja lagi dan kali ini aku sendiri yang akan merekrut karyawan ku."ujar Tere dengan percaya diri
"hanya sepuluh karyawan!kenapa malah berkurang sayang."
__ADS_1
"aku hanya membutuhkan karyawan yang kompeten dan profesional pa.walaupun hanya sedikit tentu mereka harus bisa menyelesaikan tugas mereka dengan baik tapi jika gagal mereka semua akan aku pecat secara langsung."
"tapi bukankah itu berarti memaksa mereka sayang."
"apa papa tahu,jika aku di Italia juga mempunyai perusahaan."tanya Tere dengan nada serius
"tidak."ujar papa derent dengan tegas
"hmm papa harus tahu, karyawan yang aku punya di sana tidak lah banyak hanya empat puluh pekerja termasuk cleaning servis maupun bagian keamanan.aku tidak perlu banyak karyawan pa, karena dengan sedikit karyawan akan membuat keahlian mereka keluar dengan sendirinya dan sekarang aku juga mengambil sebagian dari pegawai yang berada di Italia."
"bukankah ini akan mempersulit mereka semua sayang."
"tidak pa,justru di sana sudah terlalu banyak pegawai dan mereka sendiri yang menginginkan pindah.papa belum mengerti cara bekerja."
"untuk apa mempunyai banyak karyawan tapi tidak ada kemajuan sama sekali saat bekerja.aku memilih memilki sedikit pekerja tetapi juga harus bisa menyaingi karyawan ku yang lainnya."
"lalu berapa karyawan yang akan kamu kerjakan di perusahaan kamu sayang."
"hanya empat puluh tetap masih sama seperti di Italia.jika tidak ada yang kuat mereka bisa langsung pergi dari perusahaan ku,karena aku tidak suka karyawan yang banyak bicara tapi sedikit bekerja"ujar Tere
"itu artinya kamu membawa karyawan kamu yang berada di Italia langsung tiga puluh orang sayang.bukankah itu artinya di sana hanya tersisa sepuluh orang sayang."
"tidak pa!disana masih empat puluh yang aku rekrut ke sini adalah karyawan baru di sana.walaupun mereka baru 2 tahun bekerja di sana tapi mereka bisa menyelesaikan pekerjaan mereka tidak kalah dengan yang lama."
"papa akan melihatnya semua karyawan ku saat ulang tahun perusahaan ku nantinya"ujar Tere dengan tersenyum lebar
__ADS_1
"kapan sayang dan ulang tahun perusahaan yang ke berapa"ujar papa derent
"yang ke empat tahun dan semua karyawan pada saat itu akan berkumpul dengan yang lainnya.untuk kapan nya itu masih rahasia"ujar Tere dengan tersenyum manis dan menatap kearah handphone nya yang berbunyi
drt drt drt drt
"hallo Jacobs,apa kalian sudah tiba?"ujar Tere dengan seseorang di sebrang telefon genggam nya
"ya Presdir! kami sudah tiba di bandara internasional."ujar Jacobs dengan sopan
"bawa mereka ke basemen karyawan nanti aku kirimkan alamat nya Kepada mu dan sebentar lagi aku akan ke sana untuk bertemu dengan kalian semua"ujar Tere dengan tegas
"baik Presdir"ujar Jacobs, setelah itu Tere pun mematikan telepon nya
"kamu mau pergi sayang."ujar papa derent
"yes pa,aku ingin menemui karyawan ku"
"tapi Nile tidak di sini sayang,kamu akan bersama siapa pergi nya."
"hah... aku bukan anak kecil lagi pa.aku bisa pergi sendiri ke sana tanpa supir."
"ya sudah hati-hati di jalan."
"oke,Tere pergi dulu"ujar Tere dengan melangkah untuk pergi ke luar
__ADS_1