
Reyhard beserta istrinya langsung pulang tanpa pamit kepada Mike ataupun kedua putra nya, ia sendiri juga sangat kecewa kepada Steve yang sudah mengkhianati kepercayaan nya. Mike yang melihat kepergian sahabat sekaligus mertua sang putri hanya bisa menghela nafas berat.
Tama dan Leo masih di dalam gedung acara dengan menatap tajam kearah Steve yang sedang berdiri bersama dengan mantan kekasih nya, Tama mengepalkan kedua tangannya menahan amarahnya saat ini.
bagaimana ia tidak tahu tentang kehancuran keluarga kecil sepupunya, padahal mereka sekarang satu rumah dengan nya dan terlebih lagi saat melihat sepupunya dengan keadaan yang sedang tidak baik-baik saja sekarang.
"kamu membuatku kecewa Steve!." ujar Tama dengan nada tinggi ia menghela nafas sejenak dan melanjutkan pembicaraan nya. "bukan kah kamu sudah berjanji kepada ku akan membahagiakan Tere sebelum kalian menikah, jika aku mengetahui tentang ini semua dari awal. aku pastikan tidak menyetujui pernikahan mu itu?." ujar Tama dan langsung melangkah pergi namun langsung di tahan oleh Charlotte.
"kamu mau kemana Tama?." tanya Charlotte saat melihat Tama yang ingin meninggalkan nya.
"pulang!"jawab Tama dengan nada dingin tanpa menatap wajah sang istri, Charlotte yang mendengar nada bicara Tama saat berbicara dengan nya sangat sedih. "jika tidak ada urusan lagi, singkirkan tangan mu dari ku." ujar Tama dengan menarik kasar tangan nya, Steve yang melihat perlakuan dari Tama untuk sang adik sangat sedih. ia berjalan menuju kedua pasangan itu dan berdiri di samping sang adik yang sedang menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"jangan pernah memperlakukan adik ku dengan kasar Tama?." bentak Steve dengan tegas mengatakan nya dan menatap tajam kearah Tama, sedangkan Tama tertawa kecut mendengar perkataan dari Steve.
"lalu bagaimana dengan mu Steve! kamu meninggalkan istri kamu dan memilih wanita ini!." ujar Tama dengan nada tinggi dan sambil menunjuk ke arah seorang perempuan yang sedang berdiri di samping steve saat ini. "kamu tidak bisa melihat adik kamu di sakiti oleh orang lain begitu juga dengan ku, aku juga tidak bisa melihat kamu melukai perasaan Tere." bentak Tama dengan menatap tajam ke Steve yang diam terpaku.
"karena kelakuan mu itu, bukan keluarga mu yang harus menanggung beban atas kejadian ini melainkan keluarga ku Steve. bukan kah tadi kamu juga mendengar perkataan dari uncle derent Steve, jika kami tidak di izin kan untuk datang ke rumah nya lagi dan itu artinya dia ingin memutuskan kekeluargaannya dengan kami Steve." imbuhnya dengan nada kesal.
"aku akan tinggal di rumah keluarga ku, kamu ikut tinggal di sana atau tidak itu urusan mu." ujar Tama dengan meninggalkan tempat itu dan di ikuti oleh Leo beserta istrinya.
Charlotte memandang kepergian Tama dengan sedih, Mike yang melihat nya pun menghampiri sang putri dan mengusap kepala Charlotte dengan lembut.
"tapi dad..?" jawab Charlotte terpotong karena sang Dady lebih dulu berbicara.
__ADS_1
"tidak ada tapi-tapian sayang, pergilah. Tama dan keluarga yg hanya marah sesaat saja."sela Dady Mike dengan tersenyum lebar, Charlotte mengangguk kan kepala nya dan berjalan keluar menuju pintu keluar dan menghampiri Tama yang sudah berada di dalam mobil nya.
setelah kepergian sang putri, Dady Mike menatap tajam ke arah Steve dan perempuan yang berada di samping nya itu. mommy Clara mencoba untuk menenangkan suaminya.
"kamu lihat lah sekarang Steve karena kesalahan mu itu, bukan hanya Dady yang menanggung malu tapi adik kamu juga terkena imbasnya." ujar Dady Mike dan meninggalkan putranya sendiri, bagaimana bisa putra nya bersikap seperti itu terhadap istrinya. sebelum nya hubungan mereka baik-baik saja namun setelah muncul nya masa lalu putra nya, menjadi sangat kacau dan berantakan.
Steve yang melihat kepergian orang-orang yang ia sayangi hanya diam saja, jika mereka semua tahu kenapa alasan Steve berbuat seperti ini kepada Tere pasti mereka tidak akan semarah ini kepada nya. apalagi saat melihat kondisi Tere yang seperti tadi benar-benar membuat nya merasakan sakit.
"maaf kan aku sayang! aku tidak ingin melibatkan mu terlalu jauh dalam masalah ku saat ini, hanya ini yang bisa aku lakukan untuk melindungi mu dari mereka semua." batin Steve, ia merasa sesak di dada nya saat melihat Tere menangis di hadapan nya. jika bukan karena sesuatu hal ia pasti akan memeluk erat tubuh istrinya dan meminta maaf hingga sang istri mau memaafkan nya.
namun sayangnya untuk saat ini Steve tidak bisa memberitahukan kepada keluarga nya maupun yang lainnya, ia meremas kuas kertas yang di berikan oleh Tere. Steve tidak menyadari jika perempuan yang berada di samping nya terus saja memperhatikan ekspresi wajah nya yang tiba-tiba berubah.
__ADS_1
perempuan itu menjadi sangat khawatir jika Steve akan meninggalkan nya dan kembali lagi bersama dengan istrinya, ia sudah bersusah payah untuk membuat Steve bertekuk lutut di hadapan nya seperti sekarang ini.
perempuan itu mulai menyusun sebuah rencana baru untuk menyingkirkan Tere dari kehidupan Steve untuk selamanya, agar ia bisa memiliki Steve seutuhnya dan menjadi menantu satu-satunya di keluarga young.